Tampilkan postingan dengan label bekal ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bekal ramadhan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Februari 2025

*10 Nasehat Sebelum Ramadhan*



Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail (Ketua PP IKADI ):

Sekarang sudah hampir memasuki bulan Ramadhan. Maka biasakanlah beberapa perkara ini untuk menghadapi bulan Ampunan;

1. Sudahilah/perbaikilah segala macam bentuk permusuhan dengan sesama manusia.
Karena permusuhan itu penghalang diampuninya dosa.
Nabi salallahu Alaihissalam bersabda :

فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا.”
Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan.
Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.
”(HR. Muslim)

2. Tinjaulah Makanan kalian, pastikan kehalalannya. Sampai antum masuk pada bulan Ramadhan dengan makanan yang halal.
Karena makanan yang halal salah satu sebab diampuni dosa, dimudahkan untuk melakukan ketaatan kepada Allah.
Tidak layak bagi kaum muslimin yang puasa, tapi berbuka dengan makanan haram.

3. Latihlah diri antum dengan puasa dari sekarang (masih tersisa 17 hari lagi) meskipun hanya dengan puasa senin kamis.
4. Biasakan hati kalian dari sekarang untuk bisa melakukan qiyamul lail 11 rakaat meskipun dengan baca surat-surat pendek.
5. Biasakan mulai dari sekarang untuk rajin sedekah meskipun dengan 1 junaih (700 rupiah) , agar malaikat selalu mendoakanmu :
اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ (Muttafaq Alaihi)

6. Jagalah lisan dari segala bentuk celaan, sehingga terbiasa tatkala bulan Ramadhan dengan lisan yang bersih dari umpatan.
7. Bacalah Al-Qur'an, jangan meningglakan Al-Qur'an.
وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan".
(QS. Al-Furqon : 30 ).
Bacalah 1 juz dari sekarang, jangan nunggu Ramadhan saja rajinnya.

8. Sambunglah silaturahmi mulai dari sekarang meskipun dengan hanya menelpon saudaramu.
9. Jagalah pandangan kalian terhadap wanita atau dari tontonan haram, jangan pandang manusia dengan pandangan syahwat, kedengkian atau menganggapnya remeh/mengolok-oloknya.
10. 3 Amalan yang tidak ada selain di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan, Qiyam Ramadhan dan Lailatul Qodr. Jangan sibuk dengan sinetron, semua film yang diputar pada bulan Ramadhan akan diulang, tapi perkara 3 tadi tidak bisa diulang kecuali antum masih hidup pada Ramadhan depannya.
Semoga kita menjadi golongan yang beruntung untuk dapat meraup ampunan sebanyak-banyaknya dari Allah Ta'ala.
بارك الله فيكم. ...

Senin, 18 Maret 2019

*‼🌙 SIAPKAN BEKAL RAMADHAN MULAI HARI INI 🌙‼*



💢 Kaum muslimin rahimakumullah, alhamdulillah Allah Ta’ala masih memberi kita kesempatan untuk menghirup udara dan memanfaatkan waktu sampai detik ini.

📆 Seiring dengan berjalannya waktu, hari berganti pekan ,pekan pun berganti bulan. Tak terasa, 57 hari lagi RAMADHAN In sya Allah.....
🌙 Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Datangnya sekali setahun saja. Sungguh sayang kalau ia berlalu sia-sia.
👥 Seseorang akan menyesal....
Bila terjun dalam peperangan......
Tapi tanpa persiapan.....

👥 Seseorang akan menyesal....
Bila dapati Ramadhan
Tapi tanpa bekal mapan...

 Kalau tahun lalu, kita menyongsong Ramadhan dengan tangan kosong. Tahun ini kita berusaha mempersiapkan bekal ilmu jauh hari sebelumnya.
 Kalau tahun lalu, kita alpa membaca Al-Quran. Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini kita bisa banyak membaca dan mentadabburinya.
🍕🍹Kalau tahun lalu, puasa kita hanya sebatas lapar dan dahaga. Tahun ini kita berjuang menggandengkan puasa dan amal shalih lainnya.
🛍 Kalau tahun lalu, kita sibuk dengan baju baru dan dekorasi rumah. Tahun ini kita berusaha lebih bijak dalam menentukan prioritas kesibukan.
🌙 Ramadhan sudah di ambang pintu kita, Tamu istimewa kaum mukminin...
Mari menyambutnya dengan Ilmu, Agar meraih jannatun na'iim.

📚 Bekal ilmu yang dikumpulkan lebih awal insyaallah akan mendatangkan banyak kebaikan bagi kita pada bulan Ramadhan kelak.
💝 Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun ini.
💝 Semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan,
Serta sukses menjalaninya hingga akhir....

💎 Mari siapkan diri kita secara lahir bathin untuk menyambut bulan Ramadhan yang mulia.
💎 Apabila kita berdoa meminta kepada Allah agar dipertemukan dengan Ramadhan, maka ️jangan lupa untuk berdoa kepada Allah agar memberikan *BARAKAH* untuk kita di dalam Ramadhan.
 Sebab yang penting bukan bertemu Ramadhan, tapi yang terpenting adalah
AMAL APA YANG AKAN KITA KERJAKAN DI BULAN RAMADHAN!!

اللهم بلغنا رمضــــــــــــــــــــان وبارك لنا فيه ......
آمين ......

💎 Ya Allah pertemukanlah kami dengan Ramadhan...dan berkahilah kami di dalamnya.......aamiiin
___

 *Abu Syamil Humaidy* حفظه الله تعالى
 Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

🌏 Sumber : RISALAH SUNNAH
══════ 🌺🌺 ══════ 
Repost by : 
 *MUSLIMAH ISTIQOMAH* 

Selasa, 05 Juni 2018

BABAK FINAL



Saudaraku...
Kita akan memasuki malam puncak dari malam-malam di bulan Ramadhan. Inilah babak Final !! Prime Time yang harus kita manfaatkan! Persiapkan diri kita! Ini adalah kelas akselerasi! 
10 hari terakhir, diantara malam-malam tersebut ada satu malam dimana kita berkesempatan (jika berhasil) meraih pahala seperti beribadah selama 1.000 bulan. Dalam firman Allah disebutkan,

"Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadar: 3)

Dan untuk malam spesial ini, bukan saja pahala berlipat yang akan kita dapatkan, namun juga ampunan, ya ampunan dari dosa-dosa kita.

Sabda Nabi -shalllallahu alaihi wa sallam- yang sangat terkenal:
"Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadr karena iman dan mengharapkan pahala, maka Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu." ( HR. Bukhari)

Dengan demikian, tidak heran jika Aisyah - Radhiyallahu 'anha - bertutur : "Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam beribadah dengan kesungguhan yang tidak pernah terlihat di waktu-waktu yang lain."
(HR. Muslim)


Mari kita renungkan...
Jika sosok sekaliber Nabi yang akan membuka pintu surga pertama kali di hari kiamat masih mencari malam tersebut, lalu bagaimana dengan kita?

Jika Kekasih Allah dan seseorang yang telah diampuni seluruh kekhilafannya masih mencari malam Lailatul Qadr, lalu apakah kita pantas santai-santai saja?

Jika Seorang Nabi terbaik bangun untuk menghidupkan malam-malamnya, lalu kita membaca do'a tidur?

Jika Rasul - Sholalloohu 'Alaihi wa sallam - sibuk membaca Al Qur'an, lalu kita seperti kita sibuk nongkrong di luar?
Lalu kita meremehkan??
Sibuk menonton TV acara yang tidak bermanfaat??

Saudaraku...
Ini 10 hari terakhir, jangan lengah !!
Maksimalkanlah ! Usir rasa kantuk itu !
Ingatlah... Inilah babak final bulan suci, Dan ingatlah... Kekalahan yang paling menyakitkan adalah kekalahan di sebuah partai FINAL...!!!


Semoga ALLAH memberikan taufiq untuk kita semua,
Selamat Berjuang !!! Bismillaah..

Walloohu a'lam bishshowab..


☕ Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.
                                                                        
✒ Ditulis oleh Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.حفظه الله تعالى.
                            
*

RENUNGAN

Ustadz : "Mas.. misal nih, rumah anda di Medan dan anda kerja di Medan, kalau atasan anda menawarkan pindah kantor, gak usah jauh2 deh ke Aceh aja trus gaji anda dijanjikan naik 4 kali lipat mau ga..?"

Jama'ah : "Mau banget ustadz..."

Ustadz : "Naah sekarang kalau ALLAH nih yang menawarkan anda dengan tawaran begini, 

"Wahai hamba-KU sholatlah kalian berjamaah di masjid tepat waktu, nanti Aku lipat gandakan pahala sholatmu 27 kali, dan dari setiap langkah kakimu menuju ke Masjid akan Aku gugurkan dosa-dosamu, dan akan Aku angkat derajatmu, dan akan Aku berikan solusi dari seluruh masalahmu, dan akan Aku mudahkan dan cukupkan urusan duniamu, dan akan Aku berikan kamu kemenangan",  
Maukah anda menerima tawaran dari ALLAH...?

Jama'ah: ..
Ada yang terdiam, ada yang bilang mau, ada yang menangis

Ustadz: "Jika dengan tawaran ganjaran sehebat ini, anda belum juga tergerak untuk ke masjid, lantas dengan cara apalagi Allah menawarkan ke anda..?"

"Seringkali untuk urusan dunia kita lebih memilih yang banyak ganjarannya, sedangkan untuk urusan akhirat kita lebih memilih yang sedikit ganjarannya"

Allah mustahil berbohong

Untuk janji dari seorang manusia yang bisa meleset saja atau berbohong, kita semangat mengikuti.

Masa janji kebahagiaan dari Allah yang tidak mungkin meleset, kita tak mengikuti ?

Kita lebih sering nyaman dengan janji dari manusia, dibanding janji Allah.

"Jadilah muslim yang cerdas, cerdas dalam memilih. 

Mintalah perlindungan dan pertolongan Allah dengan Rahmat-Nya sehingga kita dimudahkan dalam beribadah. 

Insyaa Allah kita selalu diberi Hidayah. Karena Hidayah adalah Hak preogatif Allah... Aamiin."

Persiapkan dengan baik sholat kita, jangan kalah persiapannya dengan saat kita akan menghadap orang yang paling kita hormati atau orang yg akan memberi keuntungan besar bagi kita

Mumpung belum waktunya kita disholatkan

Senin, 04 Juni 2018

13 Pesan Syaikh Mahir Al Mu’aiqily Sebelum Ramadhan Beranjak Pergi



Syaikh Mahir Al Mu’aiqily, pemilik suara emas yang menjadi Imam Masjidil Haram memberikan 13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi agar bisa meraih keutamaan dan keberkahan malam Lailatul Qadar.

1. Sedekahkan kepada siapa saja setiap hari misal Rp 1.000 dalam 10 malam terakhir ini sehingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau menyedekahkan sebanyak Rp 1.000 selama 84 tahun atau Rp 1.000 x 365 hari x 84 tahun.

2. Kerjakan shalat sunah minimal 2 rakaat tiap malam sehingga jika Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau shalat 2 rakaat selama 84 tahun atau 2 rakaat x 365 hari x 84 tahun.

3. Bacalah surat Al Ikhlas minimal 3 kali setiap malam hingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau mengkhatamkan Quran selama 84 tahun.

4. Bacalah tafsir surat Al-Qadar, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada Lailatul Qadar. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya, insya Allah.

5. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk memperbanyak amal shaleh dan beribadah semaksimal mungkin. Karena seluruh malam dari sepuluh malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai kesempatan meraih Lailatul Qadar terlewati begitu saja.

6. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan oleh baginda Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini:

ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN, TUHIBBUL ‘AFWA FA’ FU’ANNI

(Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku)

7. Sempatkan tidur siang (qaylulah) sejenak jika memungkinkan.

8. Jangan lupakan keluargamu! Nabi Muhammad senantiasa membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. semangati dan berilah motivasi pada mereka!

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri akan berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian yang syar’i (khusus laki2) ketika beribadah.

10. Jagalah perut agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk mendirikan sholat malam.

11. Seluruh ibadah di bulan Ramadhan ini bukan lah ajang untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-Nya malam ini” dsb) di Facebook atau media sosial lainnya Biarlah itu jadi rahasia indah antara engkau dengan Allah.

12. Sabar adalah kunci untuk mendapatkannya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Di siang hari anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktifitas lainnya. Ini adalah saat untuk mengerahkan kesabaran semaksimal mungkin. Ingatlah Allah telah memberi kita kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi.

13. Ini yang paling penting: Berbaik sangkalah pada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah dan Pengampun. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-Nya. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari-Nya.

Jumat, 01 Juni 2018

KAPAN AL-QURAN TURUN PADA MALAM LAILATUL QADAR ATAU PADA MALAM 17 RAMADHAN




✅Ketika memasuki malam yang ke 17 di bulan Ramadhan sebagian kaum muslimin dan masjid-masjid mulai diadakan peringatan turunnya al-Quran pertama kali yang disebut malam peringatan Nuzulul Quran. Hal ini juga ‘terkesan’ dikuatkan dengan catatan kaki dalam “al-Quran dan Terjemahnya” surat adh-Dhukhan ayat 3.
إِنَّآ أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ

“Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi

[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan”.
[1369] malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan.
Keyakinan ini bertentangan dengan firman Allah subhanahu wa ta’alaa dalam surat al-Qadr ayat pertama:
إِ نَّآ أَنْزَلْنَهُ فِى لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[1593].”
[1593] Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, Karena pada malam itu permulaan Turunnya Al Quran.
Ayat diatas dengan jelas bahwa al-Quran diturunkan pada malam kemulian (Lailatul Qadar) dan juga Terlihat jelas bahwa catatan kaki untuk ayat di atas dalam “al-Quran dan Terjemahnya” juga menjelaskan bahwa malam permulaan turunnya al-Quran adalah pada malam tersebut. Sekarang yang menjadi pertanyaan, kapan terjadinya malam Lailatul Qadar, malam dimana al-Quran itu turun ? apakah benar pada 17 Ramadhan seperti yang selama ini oleh sebagian kaum muslimin Indonesia mempertingatinya ?
Nabi shallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kepada kita tentang kapan akan datangnya malam Lailatul Qadar. Beliau pernah bersabda:
“Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” (Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)
Beliau shallahu’alaihi wa sallam juga bersabda:
“Berusahalah untuk mencarinya pada sepuluh hari terakhir, apabila kalian lemah atau kurang fit, maka jangan sampai engkau lengah pada tujuh hari terakhir” (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Dengan demikian telah jelas bahwa lailatul qadar terjadiy pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan yaitu pada malam-malam ganjilnya 21, 23, 25, 27 atau 29. Maka gugurlah keyakinan sebagian kaum muslimin yang menyatakan bahwa turunya al-Quran pertama kali pada tanggal 17 Ramadhan.
Jika ada yang berargumen, “Tanggal 17 Ramadhan yang dimaksud adalah turunnya al-Quran ayat pertama ke dunia kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yaitu surat al-‘Alaq  ayat 1-5, sedangkan Lailatul qadar pada surat al-Qadar adalah turunnya al-Quran seluruhnya dari lauhul mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia !!?”.
Maka jawabnya: Benar, bahwa turunnya al-Quran yaitu pada Lailatul qadar seperti yang tertuang dalam surat al-Qadar adalah turunnya al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia, dan setelah itu al-Quran diturunkan secara bertahap selama 23 tahun. Seperti perkataan Ibnu Abbas radliyallahu’anhu dan yang lainnya ketika menafsirkan QS. Ad-Dukhon ayat 3:
“Allah menurunkan al-Quran sekaligus dari Lauh Mahfudz ke baitul izzah (rumah kemuliaan) di langit dunia kemudian Allah menurunkannya secara berangsur-angsur sesuai dengan berbagai peristiwa selama 23 tahun kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.” (Tafsir Ibnu Katsir 8/441)

Minggu, 27 Mei 2018

Apa itu IMSAK ??

Imsak hanya dikenal di Asia Tenggara (Khususnya Indonesia), kemungkinan yg Membuat Ajaran Imsak Ini Berniat Baik Agar Kita Ada Waktu Untuk Bersiap Diri Melaksanakan Sholat Dan Mempersiapkan Waktu Terbitnya Fajar.
Namun dia lupa Bahwa Islam yg diajarkan Rasulullah Saw Sudah Sempurna Sehingga Tidak perlu ditambah atau dikurangi. Akibatnya pada hari ini banyak umat menganggap batas akhir makan sahur adalah Imsak Sehingga menghilangkan Ajaran Rasulullah Saw yg Sesungguhnya.
Dalil:
"Jika salah seorang dari Kamu Mendengar Adzan Sedangkan ia Masih Memegang Piring (Makanan), Maka Janganlah Ia Meletakkannya Hingga Ia Menyelesaikan Hajatnya (makannya).
[HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Hakim, dishahihkan oleh Adz Zahabi]
Ibnu Umar berkata, "Alqamah Bin Alatsah Pernah Bersama Rasulullah, Kemudian Datang Bilal akan mengumandangkan adzan, kemudian Rasulullah Saw Bersabda, "Tunggu sebentar wahai bilal..!, Alqamah sedang makan sahur".
[Hadist ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani]
"Dan Makan Dan Minumlah Kamu Hingga Terang Bagimu Benang Putih Dan Benang Hitam Yaitu Fajar". (QS Al Baqarah 2 : 187)
Jadi sahabatku,Batas Santap Sahur Adalah waktu FAJAR (saat adzan subuh/fajar), Bukan IMSAK.
"Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarang bagimu maka tinggalkanlah". (QS Al Hasyr 59 : 7)

Rabu, 16 Mei 2018

TIPS SAHUR AGAR TIDAK MUDAH HAUS

Terkadang kalian merasakan haus di kerongkongan saat puasa, padahal pas waktu sahur sebelumnya sudah minum bergalon-galon air.

Seakan air minum bergalon-galon yang kalian minum tak ngefek sama sekali, hihihi..

Tetep aja puasa rasanya haus melulu..

Iya khan..?

Ternyata rasa haus saat puasa bukan karena kalian tak minum air, bahkan kalian saat sahur sudah minum bergalon-galon air, sampai perut kalian mules dan kembung.

Lho...? Lalu yang bikin haus saat puasa itu apa dong?..

Jawabnya, hal itu di sebabkan oleh minyak yang melekat di dinding kerongkongan yang berasal dari makanan saat sahur kita.

Minyak tersebutlah yang membuat kerongkongan terasa seperti haus saat puasa.

Nah, tipsnya adalah dengan minum segelas air putih hangat sebagai penutup sahur.
Apapun menu makanan dan minuman kita saat sahur, akhirilah aktifitas sahur anda dengan minum segelas air hangat.
Air hangat dapat menggelontor zat minyak yang menempel di dinding kerongkongan.
Sisa-sisa minyak itulah yang dapat memicu rasa haus saat berpuasa walaupun sudah bergelas-gelas minum di waktu sahur.
Jadi, jika anda suka ngopi misalnya, silahkan ngopi terlebih dahulu lalu tutuplah aktifitas sahur anda dengan air hangat.

Ingat ya, air hangatnya di akhir..

Artinya setelah minum air hangat jangan makan lagi, karena fungsi kalian minum air hangat tadi adalah untuk membersihkan kerongkongan dari minyak makanan sahur.

Rasakan bedanya...

Seharian penuh puasa, kerongkongan anda akan terasa lega dan tak terasa haus sama sekali.

Insya Allah..

Sabtu, 05 Mei 2018

Ini 4 Orang Yang Mendapatkan Keringanan Tidak Berpuasa

Meskipun hukum menjalankan ibadah puasa adalah wajib bagi setiap muslim, namun ada beberapa golongan orang yang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa. Berikut penjelasan mengenai golongan orang-orang yang mendapatkan keringanan tidak berpuasa.
  1. Orang yang sakit
Yang dimaksud orang yang sakit adalah seseorang yang mengidap penyakit sehingga membuatnya tidak lagi dikatakan sehat. Namun demikian, jika orang tersebut sudah sembuh, dia diharuskan untuk mengganti puasanya. Penting untuk diketahui juga, ada 3 kondisi yang dikatakan orang tersebut sakit. Kondisi pertama, apabila sakitnya ringan dan tidak berpengaruh apa-apa jika tetap berpuasa. Contohnya, pilek, pusing, sakit kepala ringan, dan perut keroncongan. Kondisi kedua, apabila sakitnya bisa bertambah parah atau bertambah lama sembuhnya jika berpuasa. Untuk kondisi ini, dianjurkan untuk sebaiknya tidak berpuasa. Kondisi ketiga, apabila tetap berpuasa akan menyusahkan dirinya dan untuk kondisi ini maka dianjurkan untuk tidak berpuasa.

  1. Orang yang bersafar (musafir)
Seseorang yang menjalankan perjalanan jauh atau disebut musafir diperolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya saat perjalanannya selesai. Namun demikian, golongan orang-orang yang disebut musafir inipun memiliki pilihan untuk tetap berpuasa. Berikut 3 kondisi bagi musafir di saat puasa.
Kondisi pertama, jika berat untuk berpuasa atau sulit melakukan hal-hal yang baik ketika di perjalanannya, maka lebih utama untuk tidak berpuasa. Kondisi kedua, jika tidak memberatkan untuk berpuasa dan tidak menyulitkan untuk melakukan hal-hal baik ketika di perjalanannya, maka lebih utama untuk berpuasa. Kondisi ketiga, jika tetap berpuasa malah menyebabkan kematian bagi dirinya, maka lebih utama wajib tidak berpuasa.

  1. Orang yang sudah renta
Orang tua yang tidak mampu berpuasa, diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa dan tidak ada kewajiban untuk mengganti puasanya. Mayoritas para ulama sepakat bahwa cukup bagi mereka untuk memberi fidyah yaitu memberi makan kepada orang miskin bagi setiap hari yang ditinggalkan.

  1. Wanita hamil dan menyusui
Dalam syariat Islam keringanan untuk tidak berpuasa juga diberikan kepada wanita hamil dan menyusui. Jika wanita hamil takut terhadap janin yang ada dikandungannya dan wanita menyusui takut terhadap bayi yang sedang disusuinya, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa. Wanita hamil dan menyusui juga diharuskan mengganti puasanya, namun tidak dengan memberi fidyah. Mereka diwajibkan untuk mengganti puasanya dengan puasa di waktu lain. 

Sumber : https://www.1001inspirasiramadhan.com

Jumat, 04 Mei 2018

Serba-Serbi Ramadhan: Amalan – Amalan yang Berhubungan Dengan Puasa




1. Niat
Jika telah masuk bulan Ramadhan, wajib atas setiap muslim untuk berniat puasa pada malam harinya karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من لم يجمع الصيام قبل الفجر فلا صيام له
“Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tiada baginya puasa itu.” (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, dan al-Baihaqy dari Hafshah binti Umar)
Niat tempatnya di hati sedang melafalkannya itu termasuk kebid’ahan. Kewajiban berniat puasa pada malam hari khusus untuk puasa wajib saja.

Senin, 30 April 2018

🌷HAKIKAT DUNIA

Sahabat...
Ibnul Qoyyim 
Al-Jauziyah mengatakan

"Dunia itu ibarat bayangan, bila kau kejar, dia akan lari darimu, tapi bila kau palingkan badanmu, dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu".

Apa yang dikatakan Ibnul Qoyyim selaras dengan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam:

“Siapa yang obsesi hidupnya akhirat, maka Allah akan menjadikan kekayaan nya berada di dalam hatinya, menyatukan urusannya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk." 

"Sebaliknya, siapa yang menjadikan dunia sebagai obsesinya, maka Allah akan meletakkan kefaqiran di depan matanya", 

"Dia akan mencerai-beraikan urusannya, sementara dunia tidak mendatanginya kecuali sebatas apa yang telah ditakdirkan baginya.”
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Begitulah...setiap potongan hidup selalu menyajikan pilihan-pilihannya sendiri. 

Disini kita hanya punya dua pilihan, mengejar bayangan semu atau berbalik menuju kepastian. 

Tak ada pilihan ketiga, sebab kita tak mungkin berhenti, karena dengan berhenti itu artinya kita telah memilih untuk binasa. 

Teruslah melangkah maju sesekali lihatlah bayang itu, karena Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (berupa kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”
(QS. Al-Qashshash: 77)

Sebagian orang menyangka bahwa maksud ayat ini adalah anjuran untuk menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat. 

Padahal tidak, justru ayat ini menjelaskan agar manusia sepenuhnya mencari karunia akhirat dan menjadikan dunianya sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan akhirat. 

Sehingga apapun pekerjaan dunia yang ditekuni seseorang selama itu halal  hendaknya membuat ia semakin bersemangat dalam meraih akhiratnya.

Tataplah akhiratmu, berjalanlah menujunya, namun jangan lupakan duniamu sebagai sarana meraihnya.

Sebab Allah tak memuji mereka yang terus-menerus beribadah dan melupakan dunia, tapi 

Dia memuji mereka yang melakukan pekerjaan dunia namun hati mereka terpaut pada Allah.

ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ
__

Sabtu, 28 April 2018

10 Nasehat Sebelum Ramadhan



*_10 Nasehat Sebelum Ramadhan..._* Sekarang sudah hampir memasuki bulan Ramadhan. Maka biasakanlah beberapa perkara ini untuk menghadapi bulan Ampunan; *1. Sudahilah/perbaikilah segala macam bentuk permusuhan dengan sesama manusia.* Karena permusuhan itu penghalang diampuninya dosa. Nabi salallahu Alaihi wasallam bersabda : فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا.” Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, "Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” *_(HR. Muslim)_*


 *2. Tinjaulah makanan kalian, pastikan kehalalannya.* Sampai dirimu masuk pada bulan Ramadhan dengan makanan yang halal. Karena makanan yang halal salah satu sebab diampuni dosa, dimudahkan untuk melakukan ketaatan kepada Allah. Tidak layak bagi kaum muslimin yang puasa, tapi berbuka dengan makanan haram. *3. Latihlah dirimu dengan puasa dari sekarang* meskipun hanya dengan puasa senin kamis. *4. Biasakan hati kalian dari sekarang untuk bisa melakukan qiyamul lail 11 rakaat* meskipun dengan baca surat-surat pendek. *5. Biasakan mulai dari sekarang untuk rajin sedekah* meskipun dengan 1 junaih (700 rupiah) , agar malaikat selalu mendoakanmu : اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak". *_(Muttafaq Alaihi)_* *6. Jagalah lisan dari segala bentuk celaan*, sehingga terbiasa tatkala bulan Ramadhan dengan lisan yang bersih dari umpatan. *7. Bacalah Al-Qur'an*, jangan meninggalkan Al-Qur'an. وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan". *_(QS. Al-Furqon : 30 )._* Bacalah 1 juz dari sekarang, jangan nunggu Ramadhan saja rajinnya. *8. Sambunglah silaturahmi* mulai dari sekarang meskipun dengan hanya menelpon saudaramu. *9. Jagalah pandangan kalian terhadap wanita atau dari tontonan haram*, jangan pandang manusia dengan pandangan syahwat, kedengkian atau menganggapnya remeh/mengolok-oloknya. *10. Tiga Amalan yang tidak ada selain di bulan Ramadhan*. Puasa Ramadhan, Qiyam Ramadhan dan Lailatul Qodr. Jangan sibuk dengan sinetron, semua film yang diputar pada bulan Ramadhan akan diulang, tapi perkara 3 tadi tidak bisa diulang kecuali dirimu masih hidup pada Ramadhan depannya. Semoga kita menjadi golongan yang beruntung untuk dapat meraup ampunan sebanyak-banyaknya dari Allah Ta'ala. Barokallahu Fikum *_Semoga bermanfaat_* *...🙏🙏🙏...ds...*

Senin, 19 Juni 2017

Ini Makna di Balik Nuzulul Quran

Oleh: Hidayat Nur Wahid

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Setiap Muslim wajib beriman kepada kitab-kitab Allah. Dan di antara kitab-kitab Allah yang mulia itu, hanya Alquranlah yang masih terpelihara keaslian dan kemurniannya, sesuai dengan janji Allah SWT (QS al-Hijr: 9).

Manusia hidup di muka bumi ba gaikan seorang musafir yang se dang mengembara, begitulah gambaran yang diberikan Nabi Muhammad SAW. Sebagai musafir, maka diperlukanlah sebuah guide book sebagai panduan agar manusia tidak tersesat dan bisa sampai di tempat tujuan akhir dengan selamat. Allah SWT telah memberikan sebuah kitab sebagai buku panduan perjalanan yang diturunkan melalui Malaikat Jibril AS kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Amiirussafar dari dunia menuju akhirat, yaitu Alquranul Karim.

Sebagai buku panduan, maka orang yang menggunakannya harus lah memanfaatkannya dengan penuh keyakinan tanpa ada keraguan. Oleh karena itu, Allah SWT menegaskan, "Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang bertakwa." (QS al-Baqarah: 2).

Minggu, 28 Mei 2017

Fakta Unik Ramadhan Di Berbagai Negara

Bagi kita yang menjalankan ibadah puasa di Indonesia, tentunya pasti tau hal-hal apa saja yang akan kita temui di bulan puasa ini. Makanan apa yang menjadi favorit kita saat berbuka puasa, hal apa saja yang kita lakukan saat menunggu waktu berbuka tiba, atau mungkin tempat-tempat favorit saat momen berbuka buasa bersama keluarga atau kerabat.

Tapi, apakah Anda tahu hal-hal dan fakta unik apa saja yang ada di beberapa negara saat bulan Ramadhan tiba? Daripada Anda menebak-nebak sendiri, berikut fakta-fakta unik Ramadhan dari berbagai negara.

  1. Amerika
Fakta unik pertama datang dari negara Amerika. Puasa di Amerika bisa sampai 15 jam sehari, dan bisa lebih. Menu berbukanya? Tentu bukan dengan lontong ataupun es buah. Ya. Muslim di Amerika biasanya tetap melahap hotdog dan burger saat berbuka puasa. Di sana, juga biasanya tidak terdengar suara adzan, tidak ada kentungan, bedug ataupun tanda imsak.

  1. Rusia
Yang kedua yaitu negara Rusia. Puasa di negari beruang putih ini berlangsung sekitar 17 jam sehari. Saat Ramadhan, hampir di seluruh masjid-masjid di sana, menggelar bazar dadakan. Mereka biasanya menjual buku-buku Islami, souvenir, minyak wangi, dan kopiah. Berbuka puasa di Masjid Yarman, salah utara Moskow sangat menyenangkan. Umat Islam hampir selalu berkumpul di setiap waktu shalat.