Kamis, 26 November 2020

Banyak orang tua yg tidak mempersiapkan diri menghadapi perjalanan masa tua ini


 PERLU DIRENUNGKAN :*

Orang tua yg katanya banyak makan asam garam, mengerti semuanya, namun sejatinya mereka seperti anak-2 yg tidak mengerti tentang masa tua. 

*Banyak orang tua yg tidak mempersiapkan diri menghadapi perjalanan masa tua ini.* 

Manusia sejak menginjak usia 60 tahun mulai memasuki masa tua, sebelum hari benar-2 gelap kita harus mengingat beberapa pemandangan yg akan dihadapi, sehingga hati lebih siap dan tidak galau.

*# PEMANDANGAN PERTAMA*, ketika usia makin tua kita menyadari bahwa makin sedikit orang orang yg ada disamping kita, generasi orang tua kita telah tiada, generasi kita juga banyak yg sudah tidak mampu merawat diri sendiri, generasi muda punya kesibukan sendiri, bahkan mungkin suami atau istri sudah jalan lebih dahulu.

Yang menemani kita hanyalah hari hari yg kosong melompong, kita harus belajar untuk hidup sendirian dan menikmati kesendirian tsb.

*## PEMANDANGAN KEDUA*, Perhatian masyarakat makin lama makin kecil, tidak peduli dulu betapa gemilangnya karir kita, betapa terkenalnya kita, setelah uzur kita menjadi kakek atau nenek biasa saja. Lampu-2 tidak lagi menyoroti kita, karena itu belajarlah untuk duduk disudut yg tenang, mengagumi keriuhan generasi muda, dan kita tidak boleh dan harus menanggulangi rasa cemburu atau rasa galau kita.

*### PEMANDANGAN KETIGA*, jalan didepan banyak bahaya yg menghadang, patah tulang, stroke, alzheimer, kanker dsb, semua itu mungkin menghampiri kita, mau menolakpun sulit, karena itu kita harus belajar berdamai dgn penyakit-2 itu, belajar hidup bersama penyakit, berteman dgn penyakit, jagalah suasana hati, tugas kita adalah berolah raga yg cukup, selalu memompa semangat kita sendiri.

*#### PEMANDANGAN KEEMPAT*, hidup diatas tempat tidur, kembali ke situasi seperti waktu kita kecil. Ketika ibu melahirkan kita, diatas tempat tidur, setelah melewati kehidupan yg penuh kesulitan dan lika liku, akhirnya kita kembali ke awal....

Tempat tidur, menerima perawatan orang lain. 

Yang berbeda dulu kita dirawat ibu, namun nanti belum tentu ada keluarga yg merawat kita, walau ada tentu jauh beda dgn perawatan seorang Ibu, besar kemungkinan yg merawat kita adalah perawat yg wajahnya tersenyum namun hatinya jengkel, kita tetap harus merendah dan berterima kasih

*##### PEMANDANGAN KELIMA*, 

Sebelum malam, *tahap terakhir* perjalanan hidup itu makin gelap, tentunya ini mempersulit kita melangkah, karena itu setelah usia 60 kita harus bisa *"take it easy "* terhadap kehidupan, nikmati hidup ini, syukuri yg ada, tidak usah terlalu peduli pada hal-2 yg remeh, tidak usah terlalu peduli pada urusan kecil anak cucu, persiapkan suasana hati sehingga bisa menghadapi perjalanan ini dgn alami dan wajar.

*SELAMAT MENJALANI HARI TUA DENGAN BAHAGIA DAN*

 *SELALU MENDEKATKAN DIRI PADA SANG PENCIPTA

*USAHAKAN JANGAN MUDAH TERSINGGUNG,BANYAK MENAHAN PERASAAN DAN USAHAKAN JANGANLAH MARAH,  HARUS KUAT DAN BANYAK BERDOA* 

*Artikel sangat7 bagus, baik sekali dibaca dan dipahami  para lansia.*

_*Semoga Bermanfaat.dan jadi renungan*_

DICARI TEMAN YANG BISA & MAU MEN-SHALATKAN SAYA, KETIKA SAYA WAFAT




Bismillahirohmanirrohim 

Duka cita di zaman sekarang

Karangan Bunga tidak menambah apa-apa...

Ada seseorang yang kami kenal, sebagai seorang yang diberikan kedudukan yang tinggi di dunia ini di hadapan manusia.

Beberapa waktu yg lalu... beliau rahimahullaah wafat....

Maa syaa Allah...

selang satu jam tersiar berita duka, semua masyarakat bergerak. Tamu berdatangan ke rumah megahnya. Tidak sampai tiga jam, jalan raya di sekitar rumah duka, penuh dengan karangan bunga yg tersurat dari rupa-rupa orang besar di negeri ini.

Jalanan ditutup untuk umum, dijaga oleh polisi militer. Patroli pengawal disiapkan, panitia pengurusan jenazah didatangkan khusus.

Keluarga tidak mau merepotkan pengurusan oleh jamaah Masjid. 

Tak masalah

Hingga selesailah jenazah dikafani, dan siap utk fardhu kifayah ketiga; dishalatkan.

Di luar rumah orang ratusan sudah berjejalan hadir. Maka diputuskan jenazah dishalatkan di masjid. 

Segera kami siapkan, masjid siap, jenazah sudah di hadapan imam, tetapi....

yang berbaris di belakang imam baru enam orang! Subhanallah, kami susul para pelayat di luar masjid. 

"pak..., bu..., ayo ambil wudhu...! 

Shalat jenazah segera dimulai...! Ayo pak...!!", kami menyeru..... 

Namun, tamu-tamu elite dan sosialita ini berujar di luar dugaan, "ini susah buka sepatunya, dek...!" atau "kami doakan saja..., dek dari sini, timpal ibu yg lain sambil bercermin ke kaca mobil.

Subhanallah, kami berseru tetangga-tetangga kampung kami yg sama-sama hadir menyaksikan prosesi megah ini, "pak..., bu..., Ayo...! Cepetan wudhu...! Ayo pak..., diminta keikhlasannya...!!" 

Bapak ibu tetangga kami ini hanya menggeleng, sambil tersenyum, "nggak dek...!, 

"Kami Malu...Banyak orang besar!"

Jawab mereka polos... 

Kami terhenyak menyerah...

Akhirnya kami kembali ke dalam masjid, yang saat itu terhimpun sekitar 11 orang yang kemudian kami bagi menjadi tiga shaf. Jenazah pun dishalatkan. 

Semoga Allah mengampuni beliau..., menyayangi beliau..., dan memasukkan beliau ke dalam Syurga-Nya yang penuh kenikmatan. 

Ibrah Bagi Yang Hidup

mulailah hari ini dan seterusnya.....!

Berkawanlah dengan mereka yang pada waktunya, ikhlas menyalatkan jenazah kita..., bahkan walau pun harus menempuh jarak!.

Mereka yang ikhlas mau mendo'akan ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini sudah kaku.

Berdekatanlah dengan mereka yang benar-benar menyayangi kita Dunia-Akhirat!

Karena karangan bunga tidak menambah amalan kita.....

Takziah dan ikut men-sholatkan jenazah serta mendo'akan itulah yang paling utama.....

Carilah teman ta'at Dunia- Akhirat supaya kelak kita tidak hanya menerima kiriman karangan bunga...!

Karena rizki terakhir kita di-do'akan dalam sholat jenazah.

Reminder diri, sudah kah kita mempunyai teman seperti ini ?

Semoga dan In-Syaa Allah...

SAUDARA²KU, KALAU SAYA BERPULANG DULUAN TITIP SAYA DISHOLATKAN YA ?!

Jazakallahu Khoiron!! 

Syukron ,

Barakallahu Fiikum.

Aamiin Allahumma Aamiin...

🌴🌴🌴🌹🌴🌴🌴

Kisah Nyata Seorang Wanita Pemesan Kamar Di Neraka


Suatu hari, seorang gadis yang terpengaruh dengan cara hidup masyarakat Barat menaiki sebuah bis mini untuk menuju ke tujuan di wilayah Iskandariah (Egypt = Mesir).

Malangnya walaupun tinggal di bumi yang terkenal dengan tradisi keislaman, pakaian gadis tersebut sangat menyolok mata. Bajunya agak tipis dan seksi hampir terlihat segala yang patut disembunyikan bagi seorang perempuan dari pandangan lelaki yang bukan mahramnya.

Usia nya sekitar 20 tahun.

Di dalam bis itu ada seorang tua yang dipenuhi uban dan menegurnya.

“Wahai pemudi Alangkah baiknya jika kamu berpakaian yang baik, yang sesuai dengan ketimuran dan adat serta agama Islam kamu, itu lebih baik daripada kamu berpakaian begini yang pastinya menjadi mangsa pandangan liar kaum lelaki…”, nasehat orang tua itu.

Namun, nasehat itu dijawab nya dengan jawaban mengejek,

“Siapakah kamu hai orang tua?

Apakah di tangan kamu ada kunci surga? Atau adakah kamu memiliki sejenis kuasa yang menentukan aku bakal berada di surga atau neraka?

Setelah menghamburkan kata-kata yang sangat mengiris perasaan orang tua itu, gadis itu tertawa mengejek panjang. Tidak cukup dengan itu, si gadis lantas coba memberikan telepon genggamnya kepada orang tua tadi sambil melafadzkan kata-kata yang lebih dahsyat,

“Ambil handphone-ku ini dan hubungilah Allah serta tolong pesankan sebuah kamar di neraka jahannam untukku,” katanya lagi lantas ketawa terkekeh-kekeh tanpa mengetahui bahwasanya dia sedang mempertikaikan hukum Allah dengan biadab.

Orang tua tersebut sangat terkejut mendengar jawaban dari si gadis manis itu. Sayang wajahnya yang ayu tidak sama dengan perilakunya yang buruk.

Penumpang-penumpang yang lain turut terdiam ada yang menggelengkan kepala kebingungan.

Semua yang di dalam bis tidak menghiraukan gadis yang masih muda yang tidak menghormati hukum itu dan mereka tidak mau menasehatinya karena khawatir dia akan menghina agama lebih parah lagi.

Sepuluh menit kemudian bis pun tiba di perhentian. Gadis seksi bermulut lancang tersebut didapati tertidur di muka pintu bis. Pemandu bis termasuk para penumpang yang lain membangunkannya tapi gadis tersebut tidak sadarkan diri. Tiba-tiba orang tua tadi memeriksa nadi si gadis. Sedetik kemudian dia menggelengkan kepalanya. Gadis itu telah kembali menemui Rabbnya dalam keadaan yang tidak disangka. Para penumpang menjadi cemas dengan berita yang menggemparkan itu.

Dalam suasana kalang kabut itu, tiba-tiba tubuh gadis itu terjatuh ke pinggir jalan. Orang-orang segera berbuat untuk menyelamatkan jenazah tersebut. Tapi sekali lagi mereka terkejut. Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang terbujur kaku di jalan raya. Mayatnya menjadi hitam seolah-olah dibakar api. Dua, tiga orang yang coba mengangkat mayat tersebut juga keheranan karena tangan mereka terasa panas dan hampir terbakar begitu menyentuh tubuh si mayat. Akhirnya mereka memanggil pihak keamanan untuk mengurusi mayat itu.

Apakah keinginannya memesan sebuah kamar di neraka dikabulkan Allah? Naudzubillahi min dzalik.

Sesungguhnya Allah itu Maha Berkuasa di atas segala sesuatu.

Saudara-saudariku,

Alangkah baiknya jika kisah nyata ini kita jadikan bahan renungan dan pelajaran kita sebagai seorang muslim. Jangan sekali-kali kita mempermainkan hukum Allah maupun sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam dengan senda gurau atau dengan mengejek.

Semoga bermanfaat. 

Sumber: Faidah Ustadz Fahruddin Nu’man, Lc.

CIRI-CIRI AHLI SYURGA


 *CIRI-CIRI AHLI SYURGA*

1. Wajahnya bercahaya.

2. Perkataannya hikmah.

3. Hatinya lembut.

4. Sifatnya dermawan.

5. Akhlaknya mulia.

6. Lisan dan hatinya selalu berdzikir dan bersholawat.

*CARA MENDAPATKAN WAJAH BERCAHAYA*

1. Menjaga takbiratul ula bersama imam.

2. Menjaga solat tahajjud.

3. Menjaga wudhu.

4. Menjaga pandangan dari yang haram.

*CARA MENDAPATKAN PERKATAAN HIKMAH*

1. Sering membaca Al-Qur'an.

2. Sering/selalu membicarakan kebesaran dan ke-agungan Allah.

3. Mengamalkan dzikir pagi dan petang.

4. Menghindari perkataan berbohong dan sia-sia.

*CARA MENDAPATKAN HATI YANG LEMBUT*

1. Sering duduk di majelis ilmu dan selawat.

2. Sering duduk di majlis ta'lim.

3. Sering berkhidmah kepada orang sholeh.

4. Hindari berdebat walaupun benar.

*CARA MENDAPATKAN SIFAT DARMAWAN*

1. Sering membaca dan merenungi fadhilah sedekah.

2. Sering bergaul dengan orang miskin.

3. Menanamkan sifat qona'ah.

4. Tanamkan keyakinan "jika saya bersedekah

tidak membuat saya miskin dan jika saya tidak

bersedekah tidak membuat saya menjadi kaya."

πŸ“‘ *Lakukanlah kebaikan sekecil apapun karena engkau tidak pernah tau kebaikan apa yang akan membawamu ke Surga.*

_( Imam Hasan Al Basri )_

*Semoga Bermanfaat...*

πŸŽ€πŸŒΉ❁༻✾πŸ•Š️✾༺❁πŸŒΉπŸŽ€

 πŸŒΉIKHLAS🌹 

Ikhlas itu letaknya di dalam hati. Ikhlas itu bukan perkara mulut, melainkan perkara hati. Orang yang ikhlas dalam beramal, maka dia akan mendapatkan kurnia Allah ο·» sebelum dia merasakan nikmat pahala. Yaitu, dia akan merasai nikmatnya dalam beramal. Allah ο·» yang menghadirkan kenikmatan tersebut di dalam hatinya.

Sedangkan orang yang tidak ikhlas dalam beramal, maka dia akan merasa ketidaksenangan sejak dia melakukan amal tersebut. Hatinya akan resah, tidak nyaman. Solat tidak sedap, sedekah tidak sedap, baca al-Quran tidak sedap, menolong orang tidak sedap. 

Kenapa demikian? 

Kerana Allah Maha Mengetahui bahwa dia beramal bukan untuk-Nya, melainkan untuk mencari penilaian makhluk.

#KalamUlama#

APA YANG KITA PIKIRKAN ITULAH YANG AKAN TERJADI



 *Assalamu'alaikum wr.wb.*

*Renungan buat kita semua*

*bismillahirrahmanirrahiim*

Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut. 

Beliau bersabda, 

"Semoga penyakitmu ini menjadi penghapus dosamu".

Orang itu menjawab, 

"Tapi ini adalah demam yang mendidih, yang jika menimpa orangtua yang sudah renta, bisa menyeretnya ke lubang kubur".

Mendengar keluhan orang itu, Rasulullah saw bersabda :

‘Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya’.

(HR. Ibnu Majah)

Sungguh indah apa yang disabdakan Rasulullah saw. 

*Perhatikan pesan-pesan Rasulullah berikut ini :*

"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa mengeluh, maka keluhan itu akan menjadi miliknya"

(HR. at-Tirmidzi)

"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah *keridhaannya menerima keputusan ALLAH."*

(HR. Ahmad)

πŸ”ΉJika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia.

πŸ”ΉJika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih.

πŸ”ΉJika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal

πŸ”ΉJika kita berpikiran sukses, maka kita niscaya sukses. 

πŸ”ΉJika kita berpikiran sakit, kita juga menjadi sakit.

πŸ”ΉJika kita berpikiran sehat, maka kita pun akan sehat.

πŸ”Ήjika kita memikirkan/niat untuk bersedekah

Pasti kita bisa bersedekah.

*Inilah, The Law of Attraction Hukum Tarik Menarik,  merupakan Sunnatullah yang berlaku di alam semesta*

_*You are what you think*_

(Anda adalah apa yang Anda pikirkan)

Ketika Buat Status di FB, Twitter, Instagram.

Buat Pilihan Kata yg Baik.

Karena Kata- kata adalah juga Doa.

*Selalulah berpikir yang positif* dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu otak dan kehidupan kita. 

Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan.

Tugas kita hanya 2, yaitu : Berusaha optimal dan berdoa.

Sedangkan selanjutnya itu kuasa ALLAH SWT.

Nabi SAW bersabda :

"Ketika seorang hamba berkata, *Laa Haula Wa Laa Quwwata Ila Billah*,  maka ALLAH berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu".

(HR. Ahmad).

*Pikirkan Yg baik² berkata yg baik, Bertindaklah yg Baik- Baik, dan In syaa Allah yg datang juga Yg Baik- Baik!*

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*

*Ya Allah...terimalah dari kami (amalan² kami), aamiin² YRA.*🀲

Semoga bermanfaat buat kita semua.

*Salam santun penuh syukur dari kami pengurus dan adik2 yatim.*

*yayasan mutiara harapan.*πŸ™πŸ™

SPIRIT TAHAJUD



Ingat Mati Dapat Melembutkan Hati* 

Sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah sebuah perjalanan panjang menuju negeri keabadian. Semoga kita digolongkan ke dalam orang-orang yang sadar dan mengerti harus bagaimana menjalani hidup ini agar terhindar dari kehidupan yang sia-sia dan tanpa makna. Perjalanan ke sebuah negeri yang tiada akhirnya. Ingatlah wahai saudaraku perbekalan yang terbaik adalah ketakwaan kita (wa tazawwadu fainna khoiroz zaadit taqwa) QS. 2:198. Yakni dengan amal shaleh yang ikhlas dan mutaaba'ah (sesuai sunnah Rasulullah SAW) yang menyertaimu ketika meninggalkan dunia ini untuk menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kematian yang pasti. "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.." (QS. Al-Imran :185)πŸ™

πŸ‘‰ Perjalanan ini adalah menuju akhirat. Suatu perjalanan yang kita mohon kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala agar berakhir pada kenikmatan surga. Bukan neraka. Karena keagungan perjalanan menuju hari akhir inilah Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya kalian mengetahui apa yang kuketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." (Mutaffaqun 'alaih)πŸ™

πŸ‘‰ Maksudnya, jika kita mengetahui hakekat ajal yang akan menjemput kita dan kedahsyatan alam kubur, kegelapan hari kiamat dan segala kesedihannya, shirot (titian) dan segala rintangannya, surga dengan segala kenikmatannya, niscaya akan memberikan motivasi kepada kita untuk mengadakan perubahan. Berubah dari kefasikan dan kekafiran menjadi keimanan, dari kemunafikan menjadi istiqamah, dari keraguan menjadi keyakinan, dari kesombongan menjadi ketawadhu'an, dari rakus menjadi rasa syukur dan sederhana, dari pemarah dan pendendam menjadi kasih sayang dan memaafkan, dari kelicikan dan kesewenangan menjadi kejujuran dan keadilan, dari kedustaan menjadi kebenaran. πŸ™

πŸ‘‰ Jadi, perubahan diri dari sifat dan watak syaithoni dan hewani, menjadi insan Islami yang kamil harus segera di mulai. Akan tetapi kita sering lupa atau berpura-pura lupa dengan perjalanan panjang tersebut, bahkan malah memilih dunia dengan segala perangkatnya, kemewahan, kecantikan, kekayaan, kedudukan yang semua nilainya disisi Alloh SWT, tidak lebih dari sehelai sayap nyamuk !🍁

πŸ‘‰ Wahai manusia yang selalu berangan-angan panjang! Tidakkah engkau mengetahui bahwa kamu akan segera meninggalkan duniamu dan duniamu pula akan meninggalkanmu? Mana rumahmu yang megah? Mana pakaianmu yang indah? Mana aroma wewangianmu? Mana para pembantu dan familimu? Mana wajahmu yang cantik dan tampan? Mana kulitmu yang halus? Mana? Mana? Saat itu ulat dan cacing mengoyak-ngoyak dan mencerai-beraikan seluruh tubuhmu !

πŸ‘‰ Bersegeralah bersimpuh di hadapan Rabbul Jalil, Alloh SWT. Lepaskan selimut kedinginan yang menghalangi dari rahmat dan maghfirah-Nya. Kuberikan khabar gembira bagi yang berdosa, lalai dan berlebih-lebihan, agar segera berhenti dari perbuatan kemaksiatannya itu. Siapakah diantara kita yang tak berdosa, siapa diantara kita yang tidak bersalah kepada Tuhannya? Sama sekali tidak ada, seharipun kita tidak bisa seperti malaikat yang selalu taat dan tidak berbuat maksiat sedikitpun.🌺

πŸ‘‰ Datangilah masjid dan beribadahlah di dalamnya, tegakkanlah shalat lima waktu, puasalah di bulan Ramadhan, tunaikan haji jika engkau telah mampu, zakatilah harta dan jiwamu, bimbinglah anak-anakmu dengan Al-Islam, Insyafilah semua dosa-dosa, serta ingatlah! Pintu taubat masih terbuka lebar untukmu, rahmat dan maghfirah Alloh Subhanahu Wata'ala sangatlah luas, lebih luas dari lautan dosa. Ketahuilah bahwa Alloh SWT sangat senang dengan taubatmu. Ingatlah firman Alloh SWT: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan hatinya." Rasulullah SAW menyampaikan satu nasehat yang mana satu nasehat ini cukup untuk menasehati setiap manusia: "Cukuplah dengan adanya kematian sebagai penasehat (bagi kita)."πŸ’

πŸ‘‰ Kembalilah kepada Alloh SWT dan Rasul-Nya SAW dengan cara yang benar. Kerjakanlah apa yang telah diperintahkan-Nya dan sekuat-kuatnya untuk menjauhi larangan-Nya. Berusahalah untuk memelihara ketundukan, tawadhu' dan rasa syukur atas nikmat-Nya yang akan mengajakmu menuju pintu ketenangan dan kebahagiaan. Berhiaslah dengan amal shaleh dan keindahan akhlaqul karimah. Semuanya akan mempertanggungjawabkan amalannya sendiri-sendiri, maka beramal-lah! Alloh SWT berfirman: "Maka barangsiapa beramal seberat biji sawi dari kebaikan, niscaya akan melihat ganjarannya. Dan barangsiapa beramal seberat biji sawi dari kemaksiatan, niscaya akan melihat siksanya." (Az-Zalzalah: 7-8). Wallohu A'lam bis-shawab.πŸ™

Bila


 

Yaa Allah....

Bila hari *JUM AT* ini masih menjadi bagian dari hidup kami...,

Berikanlah kemudahan dan kelancaran.

Bila rezeki yang Engkau turunkan masih ada bagian haq kami, datangkanlah dalam jumlah yg banyak, yg halalan thoyiban.

Ya Rabb...

Bila keluarga, saudara2, sahabat2 ku disini masih diperkenankan mewarnai kehidupan kami, jadikanlah mrk sbg warna-warni keindahan, penuh kasih sayang, rukun dan damai selalu dan bisa menambah semangat kami untuk semakin mendekatkan diri serta meningkatkan iman kami kepada MU ya Rabb.

Angkat & hilangkanlah segala penyakit keluarga, saudara2, sahabat2 ku ini, gantikanlah dng kesehatan yg sempurna serta berikanlah sisa usia yg manfaat dan barokah.

*Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin*🀲

BERBUAT BAIK DENGAN CARA YANG BERBEDA



Berapa orang memiliki kemampuan bangun di tengah malam untuk Shalat Tahajjud setiap malam, tetapi yang lain tidak dapat bangun meskipun sudah berusaha._

Namun, mereka berpuasa pada hari Senin dan Kamis sepanjang tahun.

_Yang lain tidak bisa melakukan kedua hal di atas, tetapi di mana pun mereka berjalan, mereka bersedekah dengan murah hati kepada fakir miskin._

Beberapa orang tidak memiliki kekuatan untuk melakukan ibadah tambahan, tetapi mampu menjaga hati yang bersih dan wajah yang tersenyum kepada orang lain sepanjang waktu.

*Intinya?*

_*Jangan pernah berpikir bahwa mereka yang tidak melakukan apa yang Anda lakukan lebih rendah daripada Anda, atau tidak memiliki apa pun yang bisa dipersembahkan bagi orang lain.*_

Jangan pernah berpikir bahwa tindakan Anda untuk beribadah lebih baik daripada tindakan orang lain.

_Jangan biarkan kesholehan Anda menumbuhkan *kebanggaan* (baca : *kesombongan*) terselubung dalam diri Anda._

Jangan biarkan kesholehan Anda mengisolasi diri Anda dari keluarga dan teman, jangan biarkan itu membuat Anda merasa *"lebih suci dari orang lain."*

_Keturunan, kekayaan, kecantikan, kemampuan ilmiah, warna kulit, dan suku Anda bukan kriteria untuk kesholehan Anda._

Ada banyak manusia di seluruh dunia yang mungkin lebih dekat dengan Allah SWT karena fakta sederhana, bahwa mereka dapat menanggung kesulitan dan mengatasi cobaan lebih baik daripada Anda.

Ada banyak orang di dunia yang dekat dengan Allah SWT meskipun mereka tampak biasa-biasa saja.

_Afilasi Anda dengan sebuah jama'ah atau lembaga ilmiah mana pun, harus menjadi sarana untuk memusnahkan egosentris dan kebanggaan Anda, tanpa memandang rendah orang lain. Bukan paspor otomatis masuk Surga._

Seseorang mungkin berjalan melalui pintu surga dengan modal sangat sedikit dan kehadirannya ketika hidup di muka bumi dianggap tidak penting, sementara yang lain dengan perbuatan yang jauh lebih besar justru binasa karena kesombongan mereka.

_Jangan terkejut jika orang yang dianggap tidak penting itu justru memberikan syafa'at kepada Anda dan menuntun Anda berjalan melewati pintu Surga._

_WAJIB SELALU MELIHAT HAL-HAL BAIK DALAM DIRI ORANG LAIN. SEBAB PADA DASARNYA SEMUA ORANG PUNYA POTENSI BERBUAT KEBAIKAN DENGAN CARA YANG BERBEDA._

✍🏻 Ust. Satria Hadilubis

Mencari Jalan Pulang



Bismillah

Kita bukan penduduk bumi…

Kita adalah penduduk syurga…

Kita tidak berasal dari bumi…

Tapi kita berasal dari syurga…

Maka carilah bekal untuk kembali ke rumah…


Kembali ke kampung halaman…

Dunia bukan rumah kita…

Maka jangan terlena cari kesenangan dunia…


Kita hanya pejalan kaki dalam perjalanan kembali ke rumahNya.

Bukankah mereka yang sedang dalam perjalanan pulang selalu mengingat rumahnya dan mereka mencari buah tangan untuk kekasih hatinya yang menunggu di rumah?


Lantas….

Apa yang kita bawa untuk penghuni rumah kita, Rabb yang mulia?

Dia hanya meminta amal sholeh dan keimanan, serta rasa rindu padaNya yang menanti di rumah…

Begitu beratkah memenuhi harapan-NYA?


Kita tidak berasal dari bumi…

Kita adalah penduduk syurga…

Rumah kita jauh lebih Indah di sana.


Kenikmatannya tiada terlukiskan…

Dihuni oleh orang-orang yang mencintai kita…

Serta tetangga dan kerabat yang menyejukkan hati…

Mereka rindu kehadiran kita…

Setiap saat menatap menanti kedatangan kita…


Mereka menanti kabar baik dari Malaikat Izrail…

Kapan keluarga mereka akan pulang?

Ikutilah peta (Al-Qur’an) yang Allah titipkan sebagai pedoman perjalanan…


Jangan sampai salah arah dan berbelok ke rumahnya Iblis Laknatullah yaitu jalan ke Neraka Jahannam…


Kita bukan penduduk bumi…

Kita penduduk syurga..

Bumi hanyalah dalam perjalanan…

Kembalilah ke rumah…

Selamat berikhtiar saudaraku semua…

untuk kembali ke rumah kita di syurga…


Seperti Firman Alloh dalam Al-Quran…


“ *Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan hanya permainan dan senda gurau belaka. Dan sungguh Kampung AKHIRAT itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”

(QS. Al An’am: 32)* 


“Setiap yg Bernyawa akan Merasakan Mati. KAMI Akan Menguji Kamu dengan Keburukan & Kebaikan Sebagai Cobaan. & Kamu akan d Kembalikan Hanya Kepada KAMI”

(QS AL-ANBIYA : 35 )


“ *Takutlah kamu akan Siksa d Hadapanmu d Dunia & Azab yg akan datang d AKHIRAT agar Kamu Mendapat RAHMAT

( QS YASIN: 45)* 


🌐 # *DSAS : DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMA-LAMANYA.

▪┈┈◈❂◉❖ ° ❖◉❂◈┈┈▪*