Selasa, 26 Maret 2019

Rindu Ramadhan di Kampung Halaman

Merantau ke negeri orang adalah merupakan keputusan yang tidak mudah. Jauh dari keluarga dan kampung halaman yang sebelumnya begitu lena memberikan kenyamanan. Namun merantau juga memberikan banyak kebaikan kepada diri.
Tanah perantauan mengajari kita bagaimana harus hidup dengan lebih mendisiplinkan diri dan berbuat banyak hal tanpa pengawasan keluarga. Dan dengan merantau juga kita belajar menghandle rasa rindu kepada tanah kelahiran yang sering kali seakan membuat kita menangis darah karenanya.
Rindu rumah akan menjadi lebih menggelora ketika memasuki bulan Ramadhan. Rasanya tak ada lebih indah menikmati bulan suci selain menjalaninya di tengah keluarga tercinta. Makan sahur bersama suami dan anak-anak, menyiapkan menu buka bersama untuk dibawa ke masjid juga kajian kobla Ifthor, Kajian Tarawih, Kajian badha sholat subuh yang selalu mengesankan.
Iya, saya sedang sangat rindu rumah saat ini. Hari ini adalah hari terakhir syaban, insyaallah besok kita sudah akan memasuki bulan penuh berkah.
Benar ini bukan kali pertama saya melewati ramadhan di rantau. Sudah sering, bahkan telah terhitung belasan kali, namun rindu suasana ramadhan di kampung selalu akan terulang.
Saya harus bertahan. Air mata darah walau mengalir deras itu tak akan pernah membunuh manusia asal dia tetap memiliki iman dan keyakinan.
Andai kerinduan pada keluarga bisa membuat seseorang kaya-raya, mereka yang merantau pasti sudah punya uang yang bukan main banyaknya. Rasa rindu memang selalu ada dalam dada, namun sebaik-baik manusia adalah yang tak terlena pada hangatnya rumah. Ia memilih mengembara demi menyaksikan dunia yang lebih megah.
Orang bilang “Merantaulah, agar kau menjadi sebaik-baiknya manusia.”
Ada yang bercanda juga dan berkata “Merantaulah, agar kau tahu mahalnya harga tiket pulang.”
Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu pahalanya adalah surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.
“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”
Para sahabat berkata,”Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw,”Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”
Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).
Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya, niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.
Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan. Dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.
Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.
Marhaban ya Ramadhan

Alasan Mengapa Suasana Ramadhan Di Kampung Halaman Selalu Bikin Kangen!


Bulan Ramadan merupakan bulan yang paling dinanti oleh seluruh umat muslim di dunia. Pada bulan tersebut, kita diwajibkan berpuasa dan berbuat segala amal saleh. Bukan berarti bulan yang lain kita tidak beramal saleh, ya! Pada bulan Ramadhan, segala amal akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah. Sebab itu umat muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan.
Ada juga sebagian dari kita yang memanfaatkan liburan di bulan suci untuk pulang ke kampung halaman. Saya, salah satunya yang paling menikmati puasa di kampung halaman.

Bukan hanya suasana kampung yang sangat rekat, kita juga dapat temu kangen dengan keluarga besar yang lama tidak berjumpa. Silaturahmi juga terhitung ibadah karena kita telah menjaga tali persaudaraan sesama muslim.

Dari bangun sahur, tadarus Al-Quran, menyiapkan buka puasa, buka puasa bersama sampai bangun pagi sekali untuk menyiapkan makan dan bangunin orang sahur, apa kegiatan yang paling berkesan ketika bulan Ramadhan?
Bangun pukul tiga pagi untuk bangunin warga sahur sama teman-teman sekampung! Waduh, biasanya waktu-waktu begitu kita lagi asyik-asyiknya bermimpi, ya. Jangan terlena dengan tempat tidurmu yang empuk! Segera bangun dan ikut mereka bangunin orang sahur. Rasanya belum lengkap Ramadhanmu kalau kamu ngga ikutan bangunin orang sahur.

Saya pribadi merasakan perbedaan yang cukup signifikan antara suasana puasa di kota dan suasana puasa di kampung. Apa, sih bedanya?
Kita semua pasti merasakan betapa mengantuknya bangun pukul tiga untuk menyiapkan makan sahur. Belum lagi, jika kita tidak mendengar alarm berbunyi dan orang-orang yang bangunin sahur karena terlalu nyenyak tidur atau yang bangunin kurang semangat. Kalau di kampungku, tepatnya di Sudimara, Bantarmangu, Cimanggu Cilacap Jawa Tengah kamu dijamin pasti kebangun untuk sahur! 

“Sahur! Sahur!” 
Selain suasana sahur yang berbeda, kamu akan merindukan betapa serunya buka puasa di kampung. Selepas maghrib keluarga besar kembali berkumpul di ruang keluarga untuk menyantap makanan. Makan besar bersama seluruh keluarga akan jadi momen yang kamu rindukan sepanjang hidupmu. 

Ada saja alasan mengapa menghabiskan bulan Ramadhan di kampung selalu jadi yang terutama. Rasa kekeluargaan yang sangat kental membuat rindu untuk menyambut bulan penuh rahmat tahun depan lagi di kampung. Bagi kalian yang mempunyai banyak sanak keluarga di kampung halaman pasti merasakan hal yang sama. Tidak ada yang lebih berarti dari berkumpul bersama keluarga besar di bulan yang suci ini.

Meski begitu, kamu yang belum bisa berkumpul bersama keluarga besar jangan berkecil hati, ya! Kamu masih bisa merasakan buka puasa bersama keluarga kecilmu di rumah atau ajak mereka untuk berbuka puasa di masjid. Kamu juga bisa mengadakan buka puasa bersama anak yatim dan teman-temanmu. Jangan sia-siakan waktu kamu di bulan penuh kemuliaan ini, raih keberkahan, dan insya Allah kamu akan bertemu bulan Ramadhan di tahun depan bersama keluarga tersayang. Tetap semangat puasa, ya!

Mengetahui 7 Makna Puasa Ramadhan Sesungguhnya



Bulan Ramadhan adalah dimana umat muslim diberikan waktu istimewa dari Tuhan Yang Maha Esa untuk merefleksikan diri dan menumbuhkan sisi spiritualnya. Namun, kebanyakan dari kita memaknai bulan Ramadhan hanya  sebagai bulan dimana umat muslim berpuasa selama satu bulan penuh. Memang benar, umat muslim dilarang makan dan minum sampai matahari terbenam selama satu bulan penuh, meski sebenarnya berpuasa adalah hal yang lebih dari itu.
Untuk mengingatkan kembali makna berpuasa sebenarnya, berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda tahu :

  1. Menahan diri dari segala emosi
Selain menahan haus dan lapar, di bulan Suci ini, berpuasa dianjurkan untuk juga menahan godaan diri dari segala bentuk emosi. Amarah, nafsu, dan emosi yang berlebih, dapat menyia-nyiakan kegiatan berpuasa. Maka dari itu, muslim dianjurkan untuk lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah, tadarusan, meminta maaf pada orang lain dan memberikan maaf pada sesama.

  1. Menahan diri untuk tidak bergosip
Sesungguhnya tidak ada yang baik dalam bergosip, apalagi saat Ramadhan tiba. Karena, Nabi Muhammad shalallahu’alaihi Wassalam pernah bersabda, “Hindarilah oleh kalian perbuatan ghibah. Karena ghibah lebih besar dosanya daripada zina. Seseorang terkadang berzina kemudian bertaubat kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan diterima taubatnya oleh Allah. Sedang orang yang berbuat ghibah, dia tidak akan diampuni sampai orang yang dia ghibah-i memaafkannya”.[Ihya Ulumiddin, Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali, jilid 4, hal 411]

  1. Lakukan ibadah sebaik-baiknya, dan siap sambut malam seribu bulan
Malam Lailatul Qadar, tentu sebagai umat muslim tidak asing lagi dengan malam yang sesungguhnya terbaik dalam seribu bulan itu. Malam suci yang dinantikan bagi setiap insan manusia muslim, malam kemuliaan yang hanya dapat dibeli dengan amalan-amalan shaleh, seperti berpuasa, tilawah, tadarus Al-Qur’an, berdoa, berdzikir, muhasabah diri dan amal ma’ruf lainnya untuk diri sendiri dan orang lain. Lakukanlah ibadah sebaik-baiknya pada bulan Ramadhan ini, Insya Allah jika anda terus bertaqwa kepada Allah SWT, anda berkesempatan untuk mendapatkan berkah istimewa dari malam Lailatul Qadar ini.

  1. Bulan Al-Qur’an
Bulan Ramadhan adalah saat turunnya kitab Al-Qur’an. Nuzulul Qur’an atau malam disampaikannya wahyu kepada nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.

  1. Waktunya beramal
Janganlah kalian menyia-nyiakan Ramadhan dengan hanya menghamburkan uang untuk belanja baju baru, makanan nikmat tapi Anda melupakan diri untuk beramal. Niscaya puasa Anda akan sia-sia. Sesungguhnya sungguh dahsyat pahala jika anda beramal di bulan Ramadhan ini.

  1. Tak semua orang wajib puasa
Meskipun puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, namun Allah Swt memberikan keistimewaan khusus kepada mereka yang sakit, anak-anak yang belum balig, ibu hamil dan menyusui, menstruasi atau orang yang harus bepergian jauh dan berkondisi tidak memungkinkan untuk puasa. Mereka dapat memilih untuk menggantinya kemudian hari atau membayar fidyah, yang berarti mereka akan memberi makan orang yang tidak mampu.

  1. Detoks usus
Selama puasa, setiap racun yang tersimpan dalam lemak tubuh larut dan dikeluarkan dari tubuh. Sejumlah jurnal kesehatan mencatat, puasa di bulan Ramadhan bisa membersihkan lambung, usus, dan mengistirahatkan organ pencernaan lain. Itu sebabnya, Ramadan disambut positif oleh paramedis. Jika dilakukan dengan benar, puasa dapat melepaskan endorfin yang meningkatkan kesehatan mental dan detoksifikasi organ.

5 Keutamaan Bulan Ramadhan



Bulan suci Ramadhan merupakan bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah. Bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang paling dirindukan oleh umat muslim dan banyak yang menyebutnya sebagai bulan seribu bulan. Dan tahukah Anda, khusus di bulan Ramadhan amal kebaikan umat muslim akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda? Bahkan bila kita menjalani puasa dengan sempurna, ketika hari lebaran datang, kita akan bersih dari dosa seperti seorang bayi yang baru lahir kembali. Selain hal tersebut, ada beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui mengapa bulan Ramadhan menjadi bulan yang begitu istimewa bagi umat muslim. Apa saja? Yuk, disimak.

  1. Bulan diturunkannya Al-Qur’an
Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Mengapa? Karena di bulan ini pertama kali kitab suci umat Islam Al-Qur’an diturunkan. Seperti yang tertulis dalam Q.S Al-Baqorah 185 yang bahwa Allah memuji bulan Ramadhan dari bulan-bulan lainnya karena bulan ini dipilih sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

  1. Amal sholeh yang berlipat ganda
Dalam sebuah hadis dikatakan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu dimana kita mendekatkan diri kepada Allah SWT maka nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukan di bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan ini juga, umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjalankan amalan sholeh lainnya.

  1. Bulan penuh berkah
Inilah alasan mengapa bulan Ramadhan juga disebut sebagai malam seribu bulan. Karena saat seorang muslim melakukan sebuah kebaikan di bulan Ramadhan, ia akan mendapat keberkahan yang nilainya sama dengan seribu bulan.

  1. Bulan pengampunan dosa dan dikabulkannya doa-doa
Dalam sebuah Hadis Riwayat Bukhari dijelaskan bahwa setiap muslim berkesempatan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya bahkan dengan ibadah yang sempurna pada bulan puasa akan menjadikan kita kembali bagaikan seorang bayi yang baru lahir. Di bulan Ramadhan juga, Allah berfirman bahwa setiap doa yang dipanjatkan maka pasti akan dikabulkan.

  1. Terdapat malam Lailatur Qadar
Malam ini merupakan malam yang didamb-dambakan oleh setiap umat musli saat bulan Ramadhan. Malam yang terdapat di salah satu dari 10 hari terakhir bulan Ramadhan ini merupakan malam yang paling baik diisi oleh doa-doa yang baik dan mukjizat dapat turun di malam Lailatul Qadar.

Setelah mengetahui 5 keutamaan bulan Ramadhan, pastinya kita jadi makin semangat untuk menjalankan ibadah dan terus berbuat kebaikan kepada sesama. Yuk, berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan Ramadhan ini agar dunia yang kita tempati bisa lebih aman dan tentram.

Barang langka itu mahal

Barang langka itu mahal. Semakin antik suatu barang semakin mahal harganya.zhz . Begitupun manusia.., semakin langka semakin mahal nilainya.
Seperti apa sih manusia langka itu?

*YANG LANGKA ITU…*
*ISTRI* yang tunduk patuh pada suami...
*ISTRI* yang senantiasa berseri seri saat dipandang...
*ISTRI* yang ridha terdiam saat suami marah...
*ISTRI* yang tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara...
*ISTRI* yang tercantik di hadapan suami...
*ISTRI* yang terharum saat menemani suami beristirahat....
*ISTRI* yang tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya...
*ISTRI* yang sadar bahwa ridha-Nya ada pada ridha suaminya...

*YANG LANGKA ITU…*
*ANAK LELAKI* yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya...
*ANAK LELAKI* yang mengutamakan dan memperhatikan urusan ibunya...
*ANAK LELAKI* yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak anaknya...
*ANAK LELAKI* yang sadar bahwa surganya ada pada keridhaan ibunya...

*YANG LANGKA ITU…*
*ORANG TUA* yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya....
*ORANG TUA* yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kepada perkara munkar....
*ORANG TUA* yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pada ridha suaminya....

*YANG LANGKA ITU…*
*SEORANG IBU* yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya, Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya ada kelalaian terhadapnya....
*SEORANG IBU* yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak anaknya adalah hasil didikannya yang salah selama ini...
*SEORANG IBU* yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap maka malaikat akan mengijabah do'anya...
karena itu dia akan berhati berhati dalam menjaga lisannya dari berkata yang mengutuk anaknya...

*YANG LANGKA ITU…*
*Anak* yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir...
Meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya...
Dalam kesibukan usahanya...
Dalam kesibukan pekerjaannya...

*YANG LANGKA ITU…*
Orang-orang yang saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran...
yang saling memaklumi jika hal hal di atas lupa atau lalai dilakukan....
Sehingga saling memaafkan diantara mereka...
Maka rahmat Allah berada diantara mereka....
Dan Allah dengan kemurahanNya memaafkan kesalahan kesalahan mereka...

*MARI KITA JADI MANUSIA LANGKA*

*Syair Indah Sang Lima Waktu*

๐ŸŒฟ Bila *Subuh* utuh
๐ŸŒฟ Rizki pun tumbuh
๐ŸŒฟ Hati terasa teduh
๐ŸŒฟ Pribadi tidak angkuh
๐ŸŒฟ Keluarga tidak keruh
๐ŸŒฟ Maka damai berlabuh...

๐ŸŒฟ Bila *Dzuhur* teratur
๐ŸŒฟ Diri jadi jujur
๐ŸŒฟ Hati tidak kufur
๐ŸŒฟ Jiwa selalu bersyukur
๐ŸŒฟ Amal ibadah tidak udzur
๐ŸŒฟ Keluarga akur
๐ŸŒฟ Maka pribadi jadi makmur...

๐ŸŒฟ Bila *Ashar* kelar
๐ŸŒฟ Jiwa jadi sabar
๐ŸŒฟ Raga jadi tegar
๐ŸŒฟ Senyum pun menyebar
๐ŸŒฟ Insya Allah rezeki lancar...

๐ŸŒฟ Bila *Maghrib* tertib
๐ŸŒฟ Ngaji menjadi wajib
๐ŸŒฟ Wirid jadi karib
๐ŸŒฟ Jauh dari aib
๐ŸŒฟ Insya Allah syafaat tidak raib...

๐ŸŒฟ Bila *Isya* terjaga
๐ŸŒฟ Malam bercahaya
๐ŸŒฟ Hati damai sejahtera
๐ŸŒฟ Insya Allah hidup pun bahagia..

*HIKMAH PAGI INI*

Assalamualaikum wr.wb_
Cara Allah menyayangimu bukan dengan *meringankan* masalahmu, tapi dengan *menguatkan Jiwamu* sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak *Menyerah*๐Ÿ™
Cara Allah menyayangimu bukan dengan *Mengurangi beban* yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan *Pundakmu,* sehingga kau mampu memikul *Amanah* yang diberikan kepadamu๐Ÿ™
Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju *Sukses,* tapi dengan *Kesulitan* yang kelak baru kau sadari bahwa *Kesulitan* itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan *Istimewa*๐Ÿ™
Hidup itu ...
Butuh masalah supaya kita punya kekuatan.
*Butuh* pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras,
*Butuh* air mata supaya kita tahu merendahkan hati,
*Butuh* dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai,
*Butuh* tertawa supaya kita tahu mengucap syukur,
*Butuh* senyum supaya tahu kita6 punya cinta,
*Butuh* orang lain supaya tahu kita tidak sendiri๐Ÿ™

*Beberapa luka tidak diciptakan untuk Sembuh,* tidak pula untuk menetap๐Ÿ™
Jika ia berakhir dengan ke *IKHLASAN,* ia akan lahir menjadi Cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah๐Ÿ™
Berbahagialah pada taqdir dengan penerimaan yang tulus, Sungguh mengajari hati *BERBAIK SANGKA* itu Indah๐Ÿ™
Niscaya kita semua diberikan *Keselamatan, Kesehatan, Kekuataan, Kesabaran dan Rezeki yang melimpah,*
_Aamiin Ya Robbal'alamin_๐Ÿคฒ

Awali pagi ini dengan doa dan *Hati yang Ikhlas๐Ÿ™*

*RAHASIA SUJUD​ KETIKA SHOLAT*

​1. *Sujud* melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu :​

- dahi,
- hidung,
- kedua telapak tangan,
- lutut, dan
- kedua ujung kaki (jari).

​2. *Sujud adalah konsep*:​ 
- merendahkan diri,
- memuji Allah SWT, dan
- memohon segala macam hajat kepada Allah swt.

​3. *Sekaligus, mengikis sifat tercela*:​ - riya, - sombong, - ujub, dan 
- takabur dan lain-lain.

​4. *Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University,*
telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.​

​5. *Dalam kajiannya* ditemukan bahwa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud.​
(lebih lama setelah Sholat Subuh).

​6. *Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja,* yaitu pada waktu-2 sholat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, asar, maghrib dan Isya').​
​SubhanAllah...​
​7. *Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.​*
​8. *Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak solat saat ini.​*
​9. *Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak*.​
​10. *Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir.*
​11. *Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk* :​
1. Mencegah pening, 
2. Terhindar migrain,
3. Menyegarkan otak,
4. Menajamkan akal dan 
fikiran (lebih sensitif),
5. Melonggarkan sistem 
pernafasan,
6. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
7. Menjaga dan menguatkan kedudukan
bayi dalam kandungan.
8. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.

​12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang sujud

Senin, 18 Maret 2019

Kisah Sang Rosul

Kisah Sang Rosul
ุฑَุงุญَุชِ ุงู„ุงَุทูŠَุงุฑُ ุชَุดุฏُูˆ ูِู‰ ู„ِูŠَุงู„ู‰ِ ุงู„ู…َูˆู„ِุฏِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi
(Burung-burung berkicauan teramat bahagia di malam kelahiran Baginda Nabi SAW)
ูˆَุจَุฑِูŠู‚ُ ุงู„ู†ُّูˆุฑِูŠَุจุฏُูˆ ู…ِู† ู…َุนَุงู†ِู‰ ุงَุญู…َุฏِ
ูِู‰ ู„َูŠَุงู„ِู‰ ุงู„ู…َูˆู„ِุฏِ
Wa bariqunnuri yabdu, min ma’aani Ahmadi,
Fi layaa lil maulidi

(Dan kilatan cahaya terpancarkan penuh makna-makna dari Ahmad, yakni Baginda Nabi SAW)
Abdullah nama ayahnya Aminah ibundanya
Abdul Muthallib kakeknya Abu Thalib pamannya
Khadijah istri setia Fathimah putri tercinta
Semua bernasab mulia Dari Quraisy ternama
Inilah kisah Sang Rasul Yang penuh suka duka
Ooh penuh suka duka …

Dua bulan di kandungan Wafat ayahandanya
Tahun Gajah dilahirkan Yatim dengan kakeknya
Sesuai adat yang ada Disusui Halimah
Enam tahun usianya Wafat ibu tercinta

Delapan tahun usia Kakek meninggalkannya
Abu Thalib pun menjaga Paman paling membela
Saat kecil penggembala Dagang saat remaja
Umur dua puluh lima Memperistri Khadijah

Di umur ketiga puluh Mempersatukan bangsa
Saat peletakan batu Hajar Aswad mulia
Genap empat puluh tahun Mendapatkan risalah
Ia pun menjadi Rasul Akhir para Anbiya

*DICARI Teman Yang Bisa Men-Sholatkan Kita... Ketika KITA WAFAT*

*Duka cita di zaman sekarang*
Karangan Bunga tidak menambah apa-apa
Ada seseorang yang kami kenal..., 
sebagai seorang yang diberikan kedudukan yang tinggi di dunia ini dihadapan manusia.

Beberapa waktu yg lalu..., beliau rahimahullah wafat
Masya Alloh.., selang satu jam tersiar berita duka, semua masyarakat bergerak. Tamu berdatangan ke rumah megahnya. Tidak sampai tiga jam, jalan raya di sekitar rumah duka, penuh degan karangan bunga yg tersurat dari rupa-rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga oleh polisi militer. Patroli pengawal disiapkan, panitia pengurusan jenazah didatangkan khusus.
Keluarga tidak mau pengurusan oleh jamaah Masjid.
_Tak masalah_
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan siap dishalatkan.
Diluar rumah orang ratusan sudah berjejalan hadir. Maka diputuskan jenazah dishalatkan di masjid.
Segera kami siapkan, masjid siap, jenazah sudah dihadapan imam, tetapi....
yang berbaris dibelakang imam baru enam orang! Subhanallah, kami susul para pelayat di luar masjid.

*"ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA"*

*```Banyak sekali orang yang tegesa-gesa ketika membaca Al-Fatihah di saat shalat.. tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan shalatnya.
Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.
Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman:
"Aku membagi al-Fatihah menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."```*
■ *```Artinya, tiga ayat di atas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.```*
■ *```Ketika Kita mengucapkan "AlhamdulillahiRabbil 'alamin"```*
*```Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."```*
■ *```Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim```*
*```Allah menjawab: "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku."```*
■ *```Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin".```*
*```Allah menjawab: "Hamba-Ku memuja-Ku."```*
■ *```Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”.```*
*```Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan Hamba-Ku.”```*
■ *```Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.” ```*
*```Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi)```*
■ *```Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. ```*
*```Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.```*
■ *```Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.```*
■ *```Barangsiapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)```*
*```Sahabat jika artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan , sampaikan walau satu ayat```*
*```Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam; "Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada```*
*```(HR. Muslim).```*

*‼๐ŸŒ™ SIAPKAN BEKAL RAMADHAN MULAI HARI INI ๐ŸŒ™‼*



๐Ÿ’ข Kaum muslimin rahimakumullah, alhamdulillah Allah Ta’ala masih memberi kita kesempatan untuk menghirup udara dan memanfaatkan waktu sampai detik ini.

๐Ÿ“† Seiring dengan berjalannya waktu, hari berganti pekan ,pekan pun berganti bulan. Tak terasa, 57 hari lagi RAMADHAN In sya Allah.....
๐ŸŒ™ Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Datangnya sekali setahun saja. Sungguh sayang kalau ia berlalu sia-sia.
๐Ÿ‘ฅ Seseorang akan menyesal....
Bila terjun dalam peperangan......
Tapi tanpa persiapan.....

๐Ÿ‘ฅ Seseorang akan menyesal....
Bila dapati Ramadhan
Tapi tanpa bekal mapan...

 Kalau tahun lalu, kita menyongsong Ramadhan dengan tangan kosong. Tahun ini kita berusaha mempersiapkan bekal ilmu jauh hari sebelumnya.
 Kalau tahun lalu, kita alpa membaca Al-Quran. Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini kita bisa banyak membaca dan mentadabburinya.
๐Ÿ•๐ŸนKalau tahun lalu, puasa kita hanya sebatas lapar dan dahaga. Tahun ini kita berjuang menggandengkan puasa dan amal shalih lainnya.
๐Ÿ› Kalau tahun lalu, kita sibuk dengan baju baru dan dekorasi rumah. Tahun ini kita berusaha lebih bijak dalam menentukan prioritas kesibukan.
๐ŸŒ™ Ramadhan sudah di ambang pintu kita, Tamu istimewa kaum mukminin...
Mari menyambutnya dengan Ilmu, Agar meraih jannatun na'iim.

๐Ÿ“š Bekal ilmu yang dikumpulkan lebih awal insyaallah akan mendatangkan banyak kebaikan bagi kita pada bulan Ramadhan kelak.
๐Ÿ’ Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun ini.
๐Ÿ’ Semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan,
Serta sukses menjalaninya hingga akhir....

๐Ÿ’Ž Mari siapkan diri kita secara lahir bathin untuk menyambut bulan Ramadhan yang mulia.
๐Ÿ’Ž Apabila kita berdoa meminta kepada Allah agar dipertemukan dengan Ramadhan, maka ️jangan lupa untuk berdoa kepada Allah agar memberikan *BARAKAH* untuk kita di dalam Ramadhan.
 Sebab yang penting bukan bertemu Ramadhan, tapi yang terpenting adalah
AMAL APA YANG AKAN KITA KERJAKAN DI BULAN RAMADHAN!!

ุงู„ู„ู‡ู… ุจู„ุบู†ุง ุฑู…ุถู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ุงู† ูˆุจุงุฑูƒ ู„ู†ุง ููŠู‡ ......
ุขู…ูŠู† ......

๐Ÿ’Ž Ya Allah pertemukanlah kami dengan Ramadhan...dan berkahilah kami di dalamnya.......aamiiin
___

 *Abu Syamil Humaidy* ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
 Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

๐ŸŒ Sumber : RISALAH SUNNAH
══════ ๐ŸŒบ๐ŸŒบ ══════ 
Repost by : 
 *MUSLIMAH ISTIQOMAH*