Kamis, 12 Desember 2019

*10 RUMUS MENGHADAPI KESULITAN*

Assalamualaikum wr.wb.
شيخ عمر المقبل
القَاعِدَة1⃣ لَسْتَ وَحْدَك
*"RUMUS PERTAMA:"*
_Anda tidak sendirian (banyak yang lebih susah darimu)._
القاعدة2⃣: (لَا يَقدِرُ اللهُ شَيئًا إِلّا لِحِكمَة).
*"RUMUS KEDUA:"*
_Allah tidak mungkin menakdirkan sesuatu melainkan pasti ada hikmahnya._
القاعدة3⃣: (جَالِبُ النَّفعَ وَدَافِعُ الضُّرّ هُوَ اللهُ فلَا تَتَعلَّق إِلّا بِه).
*"RUMUS KETIGA:"*
_Satu²nya Yang kuasa mendatangkan manfaat dan menolak mudharat adalah Allah, karena itu jangan bergantung kecuali kepada Allah._
القاعدة4⃣: (مآ أصَابَكَ لَم يَكُن لِيُخطِئَك ، وَمآ أَخْطَأَك لَم يَكن لِيُصِيبَك).
*"RUMUS KEEMPAT:"*
_Apa yang telah ditetapkan untuk Anda tidak akan meleset dari Anda dan apa yang tidak ditetapkan untuk Anda tidak akan mengenai Anda._
القاعدة5⃣: (اَعرِفْ حَقِيقَةَ الدُّنيا تَستَرِحْ).
*"RUMUS KELIMA:"*
_Kenalilah hakikat dunia, pasti Anda tenang._ (Ini dunia bukan surga, pasti tidak luput dari masalah.
Yang enak terus itu adanya hanya di surga dan yang tidak enak terus itu adanya di neraka)

القاعدة6⃣: (أَحسِنِ الظَّنّ بِرَبّك).
*"RUMUS KEENAM:"*
_Berprasangka baiklah kepada Rabb Anda, Allah._
(Allah tidak pernah membencimu apalagi meninggalkanmu)
*مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ*
*Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,*
Adh-Dhuhaa, Ayat 3

القاعدة7⃣: (اِختِيارُ اللهِ لَكَ خيرٌ مِنْ اِختِيارِك لِنَفسِك).
*"RUMUS KETUJUH:"*
_Yang dipilihkan Allah untuk Anda pasti lebih baik daripada pilihan Anda untuk diri Anda sendiri._
(orang yang diuji masalah itu orang istimewaNya, jika shabar maka surga menanti)

القاعدة8⃣: (كُلَّمَا اشْتَدَّتِ المُحِنَّةُ قَرُبَ الفَرَجُ
*"RUMUS KEDELAPAN:"*
_Semakin sulit ujian berarti semakin dekat jalan keluar._
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
_Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan,_
*إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا*
*Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.*
Al-Insyirah, Ayat 5 - 6

القاعدة9⃣: (لَا تُفَكِّرْ فِى كَيفِيّةِ الفَرَجِ فَإنّ اللهَ إذَا أرآدَ شَيئًا هَيَّأَ لَهُ أسْبَابَه بِشَكْلٍ لَا يَخْطُرُ عَلَى بَالٍ).
*"RUMUS KESEMBILAN:"*
_Jangan berfikir tentang bagaimana jalan keluar karena sesungguhnya Allah jika menghendaki sesuatu pasti menyiapkan solusinya, ada cara yang tidak terbayangkan_
(Taqwakan diri dan terus bertawakkal).

... ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
.... _Barangsiapa *bertaqwa* kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya,_
*وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا*
*dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa *bertawakal* *kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.* *Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya.* *Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.*
Ath-Thalaq, Ayat 2 - 3

القاعدة:🔟 (عَلَيكَ بِدُعَاءٍ مَن بِيَدِه مَفَاتِيحُ الفَرَج).
*"RUMUS KESEPULUH:"*
_Jangan berhenti berdo'a kepada Dzat yang di TanganNya semua kunci jalan keluar._
*يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ*
*Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.*
Al-Baqarah, Ayat 153

*Tambah Ilmu tambah Keimanan semoga Tambah Ketaqwaan dan Istiqomah dlm Kebajikan*
*Mari dirikan sholat berjamaah di Masjid. lanjut mendo'akan kedua orangtua, keluarga dan sesama muslim.*
_Wasssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh._

Sabtu, 07 Desember 2019

"SUAMI DAN ISTRI"

"SUAMI DAN ISTRI"
Seorang suami Bertengkar dengan istrinya dan pergi Meninggalkan Rumah.
Saat berjalan tanpa tujuan Ia Baru Sadar bahwa Ia sama Sekali tidak Membawa uang.
Ia Lapar sekali, ingin makan.
Acong Pemilik Restoran melihat seorang laki laki separuh baya itu Berdiri Cukup lama didepan Restorannya, lalu Bertanya.
"Pak, apakah Engkau ingin Memesan makanan?"
“Ya, tapi aku tidak Punya Uang,"
jawab laki laki itu dengan malu-malu.

"Tidak Apa-apa, aku Akan Memberi Gratis".
Laki laki itu Segera Makan.
Kemudian air Matanya mulai Berlinang.
“Ada apa Pak ?"
tanya Acong Pemilik Warung.

“Tidak apa-apa, Aku Hanya terharu Karena Seorang yang Baru Kukenal Memberi aku makan sedangkan istriku telah Mengusirku dari rumah.
Kamu seorang yang Baru Kukenal tapi Begitu Peduli Padaku.
Acong Pemilik warung itu Berkata ;
"Pak, mengapa kau Berpikir Begitu *Renungkan hal ini,* Aku Hanya Memberimu semangkok bakmi & Kau begitu Terharu, ... Sedangkan ...
Istrimu telah Memasak nasi lauk, dll mengurus anakmu Setiap Hari sampai kamu setua ini dari seorang pemuda dan mengurus anakmu hingga dewasa,
*Harusnya kamu Berterima Kasih Kepadanya ..."*

Laki laki itu Kaget Mendengar Hal tersebut.
Mengapa untuk semangkok bakmi dari *orang yang Baruku Kenal* aku Begitu Berterima Kasih,
... Tapi ...
*Terhadap Istriku* yang Memasak Untukku dan mengurus anakku selama

*Bertahun-tahun* ,
*Aku tak Pernah Berterima Kasih* .

Laki laki itu Segera Bergegas Pulang
Begitu Sampai di Ambang Pintu rumah,
ia Melihat Istrinya dengan Wajah Cemas.

Ketika Melihat suaminya,
Kalimat Pertama-tama yang Keluar dari Mulutnya adalah

*"Mas.., Kau sudah Pulang, Cepat masuk, aku Telah Menyiapkan Makan Malam."*
Mendengar Hal itu,
si Laki laki tidak dapat Menahan Tangisnya dan *Menangis* dihadapan Istrinya .

Sahabatku,
Kadang Satu Kesalahan, Membuat kita *Begitu Mudah Melupakan Kebaikan* yang Telah kita Nikmati tiap hari.

Sekali Waktu kita Mungkin akan Sangat Berterima Kasih untuk Suatu Pertolongan Kecil yang Kita Terima.
Namun kita *sering tidak Sadar & Lupa Berterima Kasih Akan Kebaikan-kebaikan* dari Orang-orang yang Sangat Dekat Dengan Kita.
Berterimakasih lah Kepada :
*Ayah - Ibu* ... kita
*Istri / Suami* ... kita
*Pegawai Rumah Tangga* ... kita
*Pegawai di kantor* ... kita
*Office boy di kantor* .... kita
*Semua Orang orang Terdekat* dengan kita

Hidup itu Indah, *kalau kita Pandai*
Berterima Kasih dan Bersyukur ...
Belajar menerima apa adanya ...

Ketika *GELAP,*
baru tersadarkan apa arti dari *TERANG.*

Ketika *KEHILANGAN,*
baru tersadarkan arti dari *MEMILIKI*

Ketika *BERPISAH,*
baru tersadarkan arti dari *KEBERSAMAAN* .

Kemarin sudah *TIADA,*
besok belumlah *TIBA,*
kita hanya punya *1* hari, yaitu *HARI* ini.
Jangan sesali yang telah berlalu, itu *perbuatan sia-sia.*

*Syukuri* apa *yang telah dimiliki,* agar kebahagiaan selalu berada disisi kita
Dalam kehidupan *NYATA,*
kadang kita suka mempermasalahkan hal yang *KECIL,*
yang tidak *PENTING,* sehingga akhirnya merusak *NILAI* yang *BESAR* .

Persahabatan yang *INDAH* selama puluhan tahun *BERUBAH* menjadi permusuhan yang *HEBAT* , karena *SEPATAH* kata *PEDAS* yang tidak *DISENGAJA* .
Keluarga yang *RUKUN* dan *HARMONIS* pun bisa *HANCUR* hanya karena perdebatan *KECIL* yang tidak *PENTING* .
yang *REMEH* kerap dipermasalahkan,
tetapi yang lebih *PENTING* dan berharga *LUPA* dan *TERABAIKAN* .

Seribu *KEBAIKAN* sering tidak *BERARTI, TAPI SETITIK* kekurangan *DIINGAT* seumur hidup.
Mari belajar *MENERIMA* kekurangan apapun yang ada -dalam kehidupan kita-,
Bukankah tak ada yang *SEMPURNA* didunia ini ... ?

*SEHATI* bukan karena saling *MEMBERI* ,
tetapi sehati karena saling *MEMAHAMI* .

*BETAH* bukan karena *MEWAH* , tetapi betah karena saling *MENGALAH*
*INDAH* bukan karena selalu *MUDAH*
tetapi *INDAH* karena dihadapi bersama setiap *KESUSAHAN* ...

🙏😇

Semoga bermanfaat ...