Rabu, 21 Oktober 2020

Wasiat Penting Imam Syafi'i Menjelang Kematiannya



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Syafi'i merupakan salah satu ulama kelahiran Palestina yang memiliki peran penting dalam sejarah pemikiran Islam. Dialah sang peletak dasar mazhab fikih Syafii, salah satu dari empat mazhab yang dianut kalangan ahlus sunnah wa al-jama'ah (Aswaja).

Nama lengkapnya Muhammad bin Idris bin 'Abbas bin 'Usman bin Syaafi' bin Saaib bin 'Ubaid bin 'Abdu Yazid bin Haasyim bin 'Abdul Mutthalib bin 'Abdul Manaf. Dia dilahirkan di Ghaza pada pada 150 Hijriyah dan meninggal dunia di Fusthat, Mesir, pada 204 Hijriyah atau 819 Masehi. 

Menjelang kematiannya, Imam Syafi'i pun memberikan nasihat penting kepada muridnya, Al-Muzanni. Imam Syafi'i mewasiatkan kepada muridnya agar selalu bertakwa kepada Allah, mengingat akhirat, mengikuti kebenaran, sabar menghadapi musibah, dan berbuat baik. 

Berikut nasihat Imam Syafi'i menjelang kematiannya, seperti dikutip dari buku Biografi Imam Syafi’i: Kisah Perjalanan Hidup Sang Mujtahid karya Tariq Suwaidan.

Imam Syafi'i berkata, "Bertakwalah kepada Allah dan ingatlah selalu akhirat dalam hatimu. Jadikan kematian selalu di matamu dan jangan lupa keadaanmu kelak di hadapan Allah. Jadilah selalu bersama Allah dan jauhi larangan-Nya. Tunaikan kewajiban-Nya dan berjalanlah di jalan keberanan di mana pun kau berada."

Imam Syafi'i melanjutkan, "Jangan kau anggap remeh nikmat Allah kepadamu, walaupun sedikit. Terimalah ia dengan rasa syukur. Jadikan diammu sebagai tafakur, bicaramu sebagai dzikir, dan pandanganmu sebagai usaha mengambil pelajaran. Maafkan orang yang menzalimimu. Jalin silaturahim dengan orang yang memutuskannya, bersikaplah baik kepada orang yang bersikap buruk kepadamu, bersabarlah atas musibah, dan mintalah ampunan Allah dari neraka dengan takwa." 

Al-Muzanni meminta lagi tambahan nasihat dari gurunya itu. Imam Syafi'i pun melanjutkan nasihatnya dengan berkata, "Jadikan kejujuran sebagai lisanmu, menjaga amanat sebagai tiangmu, rahmat sebagai buahmu, syukur sebagai pembersihmu, kebenaran sebagai perniagaanmu, kasih sayang sebagai hiasanmu, Alquran sebagai kecerdasanmu, ketaatan sebagai hidupmu, keridaan sebagai amanatmu, pemahaman sebagai mata hatimu, harapan sebagai kesabaranmu, dan takut sebagai pakaianmu."

Imam Syafi'i melanjutkan, "Jadikan sedekah sebagai pelindungmu, zakat sebagai bentengmu, rasa malu sebagai pemimpinmu, kesabaran sebagai menterimu, tawakkal sebagai tamengmu, dunia sebagai penjaramu, kemiskinan sebagai tempat tidurmu, kebenaran sebagai penuntunmu, haji dan jihad sebagai tujuanmu, Alquran sebagai temenmu berbicara, dan Allah sebagai penghiburmu. Barangsiapa menjadikan semua ini menjadi sifatnya maka surga akan menjadi tempatnya," ujar Imam Syafi'i. 

Agar Hati Selalu Gembira

 


Bismillaah...

Agar Hati selalu gembira/happynies menurut Al Quran surat Ar Ra'd(13): ayat 28...Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah *hati* menjadi *tenteram*
Ada 3 jenis *Hati/Qolbu* menurut Al Quran :
1. *Qolbun Saliym*
atau *hati yang suci* Qs.As Shaffat(37):84...(Ingatlah) ketika ia datang kepada Rabb-nya dengan *hati yang suci*
Maksud: "datang kepada Tuhannya" ialah mengikhlaskan *hatinya* kepada Allah dengan sepenuh-penuhnya.
Ini berkaitan dengan ayat (99 sd 103).....kisah Ibrahim memohon anugerah *anak yang shaleh dan shabar*
2. *Qolbun Maridl*
atau *Hati yang Sakit* Qs.Albaqarah(2):10...Dalam *hati mereka ada penyakit* , lalu ditambahkan Allah penyakitnya, dan bagi mereka *siksa yang pedih*, disebabkan mereka berdusta.
Maksud : *penyakit* yakni keyakinan mereka terhadap *kebenaran* Nabi Muhammad Saw lemah, itu menimbulkan kedengkian,iri-hati, dan dendam thdp Nabi Saw, agama, dan orang-orang Islam.
3. *Qolbun Mayyit*
atau *Hati yang Mati* Qs.Albaqarah(2):7...Allah telah *mengunci-mati hati* dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka *siksa yang amat berat*
Semoga bermanfa'at dan mendapat hidayah dari Sang Khaliq Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun..
Wallahu'alam bishshawab...
🙏🏻

Jumat, 16 Oktober 2020

_*POSTINGAN YANG RIYA ATAU KITA YANG TERLAMPAU SUUDZON*_



 _*POSTINGAN YANG RIYA ATAU KITA YANG TERLAMPAU SUUDZON*_

Andai orang lain tak memposting kegiatan sedekah nasi bungkus di hari Jumat, kita mungkin nggak kepikiran untuk melakukan hal yang sama.
Andai orang lain nggak pernah memposting foto foto keindahan bumi Alloh tempat dia travelling, kita mungkin nggak akan tau kalo ciptaan Allkh itu bener bener Maha Indah.
Andai orang lain nggak memposting resep resep keren beserta foto masakan jadinya, mungkin menu kita hanya Telor dadar, Telor ceplok saja, nggak kepikiran buat menvariasikan menjadi beragam rasa.
Andai orang lain nggak memposting sedekah seragam sekolah bersih ke sekolah sekolah yang mayoritas muridnya adalah kaum dhuafa, andai dia nggak memposting kegembiraan ananda dhuafa menerima seragam baru, setelah bertahun tahun hanya memiliki 1 seragam yg udah koyak, udah kekecilan, udah tak lengkap kancingnya...mungkin kita nggak akan kepikiran melakukan sedekah yang sama.
Andai orang lain tak memposting kegiatan mereka membagikan alquran ke mushola mushola kampung, ke TPA TPA, ke majlis ta'lim, ke pesantren pesantren, dan kemudian alquran itu sampai pada tangan yg tepat, selalu dibaca, sehingga insyaallah menjadi amalan sedekah jariyah, mungkin kita gak akan kepikiran bersedekah dengan cara yang sama.
Kalau orang lain nggak pernah memposting foto foto Mesjid Nabawi, foto foto Mesjidil Haram, nggak menceritakan ketentraman bathin yang mereka rasakan selama ibadah disana, mungkin kita nggak akan pernah disentuh oleh rindu yang dahsyat untuk juga ingin melakukan ibadah yg sama disana.
Postingan postingan orang lain, acapkali membuka cakrawala pikiran kita, bahwa sedekah itu banyak jenisnya, nggak sekedar sedekah ala konvensional memberi sekian ribu pada pengemis yg mengetuk pintu atau meminta di pinggir jalan.
Andai kita bisa menerima setiap postingan orang lain sebagai wahana meningkatkan kualitas diri kita menjadi hamba Allah yg lebih baik dari hari ke hari.
*Tapi... kalau segalanya kita tuduh riya, kalau semua tulisan kita sangka pamer,* lalu postingan postingan itu tak ada lagi, lalu dari mana kita bisa tau pengalaman pengalaman hebat orang lain?
Kalau seluruh goresan kegiatan baik, tak ada lagi yang share atau posting, lalu bagaimana kita bisa belajar kalau segala hal hebat hanya untuk dipendam?
*Urusan niat, biarlah menjadi urusan mereka dengan Allah saja, tak perlu kita mengintervensi urusan hati seorang hamba dengan Tuhannya.*
Kita nggak perlu repot repot memastikan orang lain mampu memanage niat postingannya, cukuplah kita memanage hati kita saja untuk nggak gampang menuduh orang lain riya, cukuplah kita memanage hati kita saja agar selalu positif dan terbuka menerima hal hal baik yang disampaikan orang lain.
Adalah suatu hak positif kalau kita mengingatkan orang lain untuk tulus, tapi akan lebih bernilai positif lagi kalau kita juga selalu mengingatkan hati sendiri untuk tak gampang menuduh/memvonis negatif.
*Andai dia riya, lalu pahala sedekahnya menguap bak embun di jemur cahaya, mungkin dia mendapat ganti pahala karena dia telah menginspirasi orang lain untuk melakukan kegiatan baik seperti postingannya.*
Andai dia pamer, lalu kehilangan pahala atas pamernya, tapi postingannya bisa jadi menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi pembacanya. Lalu dia taubat sama Alloh atas sikap pamer yang pernah dia lakukan, dan Alloh mengampuninya, lalu postingan yang telah di-share kemana mana itu Alloh hitung sebagai amalan jariyah sebagai Ilmu yang bermanfaat bagi khalayak, bisa saja kan?
Semoga di sisa umur kita, sampai ujung usia, sampai akhirnya nyawa tak lagi bersatu di raga, kita semua menjadi bagian penghuni bumi yang selalu membawa kebaikan dan kebermanfaatan. Aamiin.
Semangat....
Tetap berlomba-lomba lah dalam kebaikan dan Amal Sholeh.
Semoga Alloh merahmati kita semua. Aamiin..

*Mustajabnya doa orang tua pada anaknya*



 *Mustajabnya doa orang tua pada anaknya*

Dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:
ثلاثُ دَعَواتٍ لا تُرَدُّ : دعوةُ الوالدِ ، و دعوةُ الصائمِ ، و دعوةُ المسافرِ
"Ada tiga doa yang tidak tertolak:
[1] doa orang tua (kepada anaknya)
[2] orang orang yang berpuasa
[3] doa orang yang sedang safar"
(HR. Al Baihaqi dalam Sunan-nya no. 6619, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah).
Dalam riwayat lain :
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ : دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِه
"Ada tiga doa yang mustajab tanpa diragukan lagi:
[1] doa orang yang terzalimi
[2] doa orang yang sedang safar
[3] doa orang tua kepada anaknya"
(HR. At Tirmidzi no. 1905, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).
Hadits ini menunjukkan doa orang tua kepada anaknya itu mustajab. Baik doa ayah maupun doa ibu. Namun doa ibu lebih mustajab lagi. Al Munawi rahimahullah menjelaskan:
( ودعوة الوالد لولده ) لأنه صحيح الشفقة عليه ، كثير الإيثار له على نفسه ، فلما صحت شفقته : استجيبت دعوته ، ولم يذكر الوالدة مع أن آكدية حقها تؤذن بأقربية دعائها إلى الإجابة من الوالد ؛ لأنه معلوم بالأولى
"[doa orang tua kepada anaknya] diijabah karena rasa sayang orang tua yang tulus kepada anaknya, dan orang tua banyak mendahulukan anaknya daripada dirinya sendiri. Sehingga kita doa disertai rasa sayang yang tulus, mengakibatkan dikabulkan doanya.
Dalam hadits ini tidak disebutkan lafadz "al walidah" (ibu) padahal ibu lebih ditekankan lagi haknya dan lebih besar kemungkinan dikabulkan doanya daripada ayah, ini dikarena keutamaan ibu sudah ma'lum (diketahui semua orang)" (Faidhul Qadir, 3/301).
Yang perlu kita camkan setelah mengetahui ini:
* Carilah doa kebaikan dari orang tua anda.
* Berusahalah agar orang tua tidak mendoakan keburukan pada anda.
* Doakan kebaikan bagi anak-anak anda.
* Tahan lisan dari doa keburukan terhadap anak-anak anda.
Semoga Allah memberi taufik.

*DO'A PAGI*

 


*DO'A PAGI*

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا حَلاَلاً طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا.
_“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal yang baik, dan amal yang diterima"._
*Yaa اَللّهُ ..*
*Yaa Rabbanaa*..
Berkahilah umur kami...
Berilah kesehatan pada kami...
Angkatlah penyakit dan Sembuhkanlah, bila ada keluarga kami yang sedang sakit saat ini.....
Murahkanlah rejeki kami...
Berkahilah kami taufik dan hidayahMu..
امين يا رب العالمين
*Dzikir pagi
😘
*اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ.*
*أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ*
*اللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآ إِلٰهَ إِِلآّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَ أَبُوْءُ بذنبِي ، فَاغْفِرْلِيْ ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلآّ أَنْتَ*
*“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yang kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”*
Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, juga saudara kita yg terkena musibah semoga diberi ketabahan dan kemudahan ...
*Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin...
🤲🏻
*
Wildan Abby Tsaqif, Raffa Fadillah dan 1 lainnya

Utk pertama kalinya saya mengetahui info ini...


 

Utk pertama kalinya saya mengetahui info ini...

*Subhanallah ...Allahu Akbar...*
*Setiap kita mengetahui
😘
Bahwa waktu siang 12 jam
Bahwa waktu malam 12 jam
Bahwa setahun 12 bulan
*Akan tetapi apakah anda tahu
😘
- Bahwa huruf :
‎ لا إله إلا الله
*Lailaha ilallah*
Berjumlah 12 huruf.
- Bahwa huruf :
‎محمد رسول الله
*Muhammad Rasulullah*
Berjumlah 12 huruf
- Dan huruf :
‎ ابو بكر الصديق
*Abu Bakar Shidiq*
12 huruf
- Dan huruf :
‎عمر ابن الخطاب
*Umar bin Khatab*
12 huruf
- Dan huruf :
‎ عثمان ابن عفان
*Usman bin Afan*
12 huruf
- Dan huruf :
‎علي*
‎ بن ابي طا لب
*Ali bin Abithalib*
12 huruf
*SubhanAllah Robbil 'alamin.*
*Allahumma sholli 'alaa nabiyyina Muhammad*
*Wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in.*
🎁
*Hadiahku hari ini.*
_ Aku tidak menghadiahkan kpd anda lilin dan Es, karena keduanya akan meleleh.
_ Aku tidak menghadiahkan kpd anda Bunga Melati dan Mawar karena keduanya akan layu.
_Namun aku menghadiahkan untuk anda :
‎ سبحان الله *Subhanallah*
‎ والحمدلله *Walhamdulillah*
‎ ولا إله إلا الله *Wa lailaha ilallah*
‎ والله أكبر *Wallahu Akbar*
Karena hadiah itu kekal utk anda di timbangan (Akhirat)
_Aku memohon kepada Allah yg Maha Agung utk diri kita:
*Agar menjauhkan kita* dari 3 perkara
😘
*Kefakiran*
*Kesempitan*
*Kegalauan*
*Dan menjaga untuk kita 3 perkara
😘
*Diri kita*
*Keluarga kita dan*
*Agama kita*
*Dan membahagiakan kita dengan 3 perkara
😘
*Luasnya Rizki*
*Syukur Ni'mat*
*Panjang Umur...*
*Dan memalingkan kita dari 3 perkara
😘
*Neraka Jahannam*
*Mata yang Dengki*
*Bara Kebencian*
*Dan membantu kita atas 3 perkara Mengingat-Nya
😘
*Mensyukuri-Nya*
*Ibadah kpd-Nya*
*Aamiin*
*Semoga Allah membahagiakan waktu2 kita dengan segala kebaikan.*
*Pernahkah Anda mendengar Vitamin *(ص)*
Itu adalah :
- *Shoum*
- *Sholat*
- *Shodaqoh*
- *Shobar*
- *Shilaturrahim*
- *Shiddiq*
- *Shahabat Sholih/ah*
Itu merupakan *VITAMIN* terpenting yang memberikan *GIZI bagi RUH kita.*
_Obat yg menjadikan kehidupan tidak akan pernah Cemas/Gelisah.
komposisi :
‎لا إله إلا انت سبحانك إني كنت من الظالمين
*Laa Ilaaha Illa Anta Subhaanaka Inni Kuntu Minadzoolimiin*
Cara pemakaiannya :
Lebih baik dibaca dalam keadaan anda Sujud.
(dalil Qur'an dgn membaca kalimat tsb ) :
Maka kami perkenankan baginya dan kami selamatkan dia dari kegelisahan dan begitulah kami menolong orang2 beriman.
( Qs Al anbiya' 88 )
Suplemen pada Obat :
📝
Obat ini memiliki Suplemen yg menyebabkan ketenangan bagi jiwa kita...
Rileks dan mengusir Rasa takut, Sedih, Depresi,dan menolak Kanker Dosa dan Tumor Maksiat beserta Buruknya Akhlaq.
Lama pengobatan :
Seumur Hidup
‎لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
*Laa Ilaaha Illa Anta Subhaanaka Inni Kuntu Minadzoolimiin*

KENAPA HARUS SHOLAT BERJAMA'AH DI MASJID


 

KENAPA HARUS SHOLAT BERJAMA'AH DI MASJID

01. Setiap langkah menghapus dosa dan menaikkan derajat_
02. Didoakan malaikat_
03. Mendapat cahaya sempurna di hari qiyamat_
04. Diampuni dosa²nya seperti bayi yang baru lahir_
05. Malaikat berebut untuk mencatat_
06. Allah menjaga kekhusyuan hati kita_
07. Disaksikan sebagai orang yang beriman oleh Allah_
08. Mati dalam keadaan muslim yang fitrah_
09. Mendapat naungan Allah di hari qiyamat_
10. Allah bergembira dengan hamba yang shalat berjama'ah di Masjid_
11. Shaf awal di Masjid itu shaf para malaikat_
12. Shalat subuh berjama'ah pahalanya seperti shalat semalam_
13. Shalat isya berjama'ah pahalanya seperti shalat separuh malam_
14. Berjalan diwaktu subuh menuju Masjid berada dalam rahmat Allah_
15. Mendapat pahala seperti pahalanya haji dan umroh_
16. Pahala mengikuti sunnah nabi_
17. Dijauhkan dari sifat munafiq_
18. Semakin jauh langkah semakin besar pahala_
19. Dijamin hidup bahagia_
20. Dijamin husnul khatimah_
21. Dijamin dapat kavling di surga oleh Allah_
22. Bagi yang tertinggal rakaat bahkan ketika datang shalat sudah bubar, dia tetap mendapat pahala shalat berjama'ah, diampuni dosa²nya meski dia shalat sendiri_
23. Pahala shaf pertama sangat besar._
24. Bila ucapan Aamiin pas dengan ucapan malaikat yang ikut shalat maka dosanya diampuni_
25. Duduk menunggu imam, dicatat oleh malaikat sebagai orang yang shalat_
(Imam Syafi'i)

Ingatlah Allah Waktu Senang dan Lapang


 

Ingatlah Allah waktu senang dan lapang

Allah akan mengingatmu di waktu susah
Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ
“Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)
Allah menolong Nabi Yunus dalam berbagai kesusahan
Di tengah ganasnya lautan
Dalam perut ikan
Karena beliau sering mengingat Allah di waktu lapang
Allah berfirman
ﻓﻠﻮ ﻻ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﺒﺤﻴﻦ، ﻟﻠﺒﺚ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﻳﺒﻌﺜﻮﻥ
“Maka kalau sekiranya dia (sebelumnya) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat).” (QS. Ash Shaaffaat: 144).
Hendaklah, di waktu senang dan lapang:
Shalat malam meminta dan mencari ridha Allah
Banyak bersedekah walaupun sedikit
Membaca Al-Quran
Menunaikan hak Allah pada zakat
Beristigfar dan dzikir, amalan yang mudah
Akan tetapi Allah maha Pengasih lagi Penyanyang
Kapan-pun dan apapun kondisinya
Engkau kembali kepada Allah
Allah terima taubat dan ampuni semua dosa
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu ia berkata,
ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮْﻝُ : )) ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَ ﺗَﻌَﺎﻟَـﻰ : ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ، ﺇﻧَّﻚَ ﻣَﺎ ﺩَﻋَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻭَﺭَﺟَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻴْﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻟَﻮْ ﺑَﻠَﻐَﺖْ ﺫُﻧُﻮﺑُﻚَ ﻋَﻨَﺎﻥَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ، ﺛُﻢَّ ﺍﺳْﺘَﻐﻔَﺮْﺗَﻨِﻲْ ، ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻮْ ﺃَﺗَﻴْﺘَﻨِﻲْ ﺑِﻘُﺮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎ ، ﺛُﻢَّ ﻟَﻘِﻴﺘَﻨﻲْ ﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﻲْ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻟَﺄَﺗَﻴْﺘُﻚَ ﺑِﻘُﺮَﺍﺑﻬَﺎ ﻣَﻐْﻔِﺮَﺓً
“Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allah Azza wa Jalla berfirman,
‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku TIDAK PEDULI.
Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku TIDAK PEDULI.
Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.”
[HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits ini hasan shahih].
Saudaraku,
Ingatlah Allah di saat senang dan lapang
Jangan tunggu taubat di waktu susah saja
Karena kematian bisa datang tiba-tiba