Kamis, 30 Januari 2020

DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH

Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.

Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.

Selasa, 28 Januari 2020

Ibu yang Cantik

Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
"Ma.. mama selalu terlihat cantik.. Aku ingin seperti Mama, tolong beritahu aku caranya, Ma.."

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang Ibu menjawab :

÷ Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah *perkataan yang baik..*

÷ Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah *senyum ikhlas kepada siapa pun..*

÷ Untuk mata yang indah menawan, *lihatlah selalu kebaikan orang lain..*

÷ Untuk tubuh yang langsing, *sisihkanlah makanan untuk fakir miskin..*

÷  Untuk jemari tangan yang lentik menawan, *hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu..*

÷  Untuk wajah putih bercahaya, *bersihkanlah kekotoran batinmu..*

Anakku..

÷ Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu.. Dan ingatlah bahwa *kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian..*

÷ Biasakanlah untuk mengucapkan empat kata kepada siapapun dengan santun : *terima kasih, maaf, tolong dan permisi..*

÷ Jika kamu benar, maka kamu *tidak perlu marah..*

÷ Jika kamu salah, maka kamu *wajib minta maaf..*

÷ Kesabaran dengan keluarga adalah *kasih..*

÷ Kesabaran dengan orang lain adalah *hormat..*

÷ Kesabaran dengan diri sendiri adalah *keyakinan...*

÷ Kesabaran dengan Tuhan adalah *Iman..*

÷ Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa air mata..

÷ Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan..

÷ Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan..

÷ Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik..

÷ Setiap masalah yang timbul bisa menghancurkan atau menguatkanmu..

÷ Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang..

÷ Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik..

÷ Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah.."

Nasehat...
🍄 *untuk aku*
🌴 untuk kamu
💐 untuk kita semua ( Asslmlkm tmn2 walaupun ini sering dimuat di med sos, tapi petuah ibu ke anak tdk luntur oleh waktu wass )

*Semoga bermanfaat..* 🙏🏻

Senin, 27 Januari 2020

Proses Pengecatan di luar dan di dalam Masjid telah selesai










Menyambut Bulan Mulia, Ramadhan Mubarak, Almd Proses Pengecatan di luar dan di dalam Masjid telah selesai....makin kinclong pokoknamah....., selanjutnya penggarapan kanopi teras.

......makin indah, makin betah makin semangat ka masjid nage...
......Marhaban Ya Ramadhan.......

Pengajian Rutin Ibu2 Majlis Talim & Tadarus Masjid Al-Barkah (MATTBA) Setiap Hari Ahad Sore Ba'da Ashar smpe Magrib







UJUB TANPA KITA SADARI

Ujub Ialah Perasaan Kagum Atas Diri Sendiri. Merasa Diri Hebat, Bangga Diri, Terpesona Dengan Kehebatan Diri.

Ujub Lain, Riya' Lain

Kadangkala Riya Dapat Dihindari. Tapi Ujub Masih Ada.

Contoh :

Kita Sholat Tahajjud Diam², Tdk Ada Yang Tau Dan Kita Tidak Cerita Pada Orang,  Dengan Harapan Tidak Riya', Sebab Hanya Karena ALLAH SWT. Tetapi Dlm Hati Berkata-kata,

"Hebat Aku Ini, Bangun Setiap Malam Tak Pernah Gagal Sholat Tahajjud, Orang Lain Tidur Pulas."

Itulah Ujub, Walaupun Org Lain Tidak Tahu Dan Tidak Riya'.

Penyakit Ujub Adalah : Penyakit Hati Yang Paling Tersembunyi.

Perasaan Ujub Bisa Dtg Pd Setiap Saat.

"Org Yang Rajin Ibadah Merasa Kagum Dengan Ibadahnya".

"Orang Yang Berilmu, Kagum Dengan Ilmunya".

"Orang Yang Cantik, Kagum Dengan Kecantikannya".

"Orang Yang Dermawan, Kagum Dengan Kebaikannya".

"Orang Yang Berdakwah, Kagum Dengan Dakwahnya".

Sufyan At-Tsauri Mengatakan :

Minggu, 26 Januari 2020

KEJAMNYA WAKTU SUBUH

Saudaraku..._*
_Saya yakin di antara kita sdh mengetahui keistimewaan waktu Subuh. Hari ini ada baiknya kita melihat waktu Subuh dgn kacamata yg lain, yaitu dari bahaya waktu Subuh bila kita tidak dapat memanfaatkannya._

_Allah bersumpah dalam Al Fajr : “Demi fajar (waktu subuh)”._

_Kemudian dalam Al Falaq, Allah mengingatkan:

*_“Katakanlah! Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”._*

_Ada apa di balik waktu Subuh?_

_Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh?_

_Mengapa harus berlindung kpd yang menguasai waktu Subuh?_

_Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?_

_Ya, ternyata waktu Subuh benar-benar sangat berbahaya!_

*_Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api._*

*_Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan._*

MEMANG SUDAH SAATNYA


● Kalau badanku sudah banyak merasakan serba gak enak, memang sudah saatnya.
● Kalau sedikit-sedikit sakit, memang sudah saatnya.
● Kalau rambutku sudah mulai memutih, memang itu sudah saatnya.
● Kalau gigiku sudah mulai tanggal satu demi satu, memang sudah saatnya.
● Kalau aku sudah mulai pelupa, memang sudah saatnya.
● Kalau sudah mulai banyak capai dan lelah, memang sudah saatnya.
● Kalau aku sering uring-uringan, memang sudah saatnya.
● Kalau aku sudah mulai gampang melankolis, memang sudah saatnya.
————————————————
*Memang Sudah Saatnya*
————————————————
aku lebih mengurangi kehidupan Duniawi dan saatnya mempersiapkan “keberangkatan” (mudik)  menuju *"Kampung Halaman"* yang merupakan *Kehidupan Abadi*.

» Takkan mungkin lagi aku *Menumpuk Harta*, tapi aku harus *Menumpuk Pahala*.
» Takkan mungkin lagi aku *Mengumbar Syahwat*, tapi aku harus *Mengumbar Hasrat Akhirat*.

Sebayaku sudah banyak yang *"Mendahului ku"* untuk menghadap-Nya.
※ Bulan lalu si Fulan,
※ Pekan lalu si Fulana,
※ Sekian hari yang lalu si Fulani,
※ *Wallahu A'lam giliranku masih jauh atau sudah dekat ???*, tapi itu PASTI....
Pada hari apa ; jam berapa ; dan dimana. Tidak satu orang pun yang tahu....

Seandainya saja aku bisa bertanya kepada mereka *"yang sudah disana"* tentang kehidupan di alam sana, mungkin mereka bisa bercerita suka dukanya, sehingga aku bisa mempersiapkan hal-hal terbaik sebagai bekal.

Tanda-tanda itu sudah ada, entah kapan pasti datang. Aku takkan mampu minta penundaan saat Malaikat yang diperintah menghampiriku dan mengabarkan tentang kepulanganku.
Saat hal itu datang, takkan mungkin lagi aku berpamitan pada  anak-anakku, saudara2ku., kerabat dan sahabat.
Mereka yang jauh hanya berucap *Innaa lillaahi Wa innaa ilaihi Rooji’uun* tanpa mungkin bisa memandang wajahku yang terbujur apalagi menghantarkanku ke kubur.

Kesedihan hanya beberapa hari, selebihnya tinggal kenangan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
*"SUDAH SAATNYA KITA MERENUNGKAN HAL ITU"*.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kalimat itu sungguh membuat kita semua merenung: *"Giliran kita Kapan?"*....😩😢

> Dimana kita nanti bertemu Izrail???
> Dalam keadaan bagaimana???
. Berdzikir kah...
. Bernyanyi kah...
. Sholat kah...
Wallahu A'lam.
Yang jelas kita semua bakal menghadapinya...

   *Surah Ali Imran (3): 185*
    —————————————
         *كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْت*
*"Tiap-tiap yang Bernyawa Pasti Akan Merasakan Mati".*