Tampilkan postingan dengan label Kajian Mingguan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Mingguan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Juli 2021

10 Kwalitas pribadi yang disukai



Dalam membangun hubungan dengan orang lain, maka ada kualitas pribadi yang akan membantu Anda dalam membangun relasi yang baik ini. Berikut saya rangkum dari sumbernya berupa 10 kualitas pribadi yang Disukai orang :
  1. Sifat tulus atau ketulusan : sifat ini menyebabkan orang lain nyaman dengan Anda, tidak ada kebohongan atau pura-pura dengan berbagai alasan yang mengada-ada.
  2. Kerendahan hati : siapapun akan menyukai orang yang tidak sombong, bagai padi semakin merunduk semakin berisi.
  3. Kesetiaan : memiliki komitmen dan tidak melanggar janjinya adalah sesuatu yang langka dan diidam-idamkan setiap orang.
  4. Bersikap positif : selalu melihat sisi positif dari suatu kejadian. Lebih suka membicarakan kebaikan orang lain daripada keburukan orang lain.
  5. Ceria : siapapun akan senang jika berhubungan dengan orang berkepribadian ceria karena ia akan selalu menghidupkan suasana Anda.
  6. Bertanggung jawab : orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh. Sehingga ia akan berusaha meminimalisir kesalahan. Bila terjadi kesalahan pun ia akan bersedia menanggungnya.
  7. Percaya diri : berarti ia bisa menghargai dirinya dengan baik, begitu pula menghargai diri orang lain karena ia mengetahui apa yang baik dan buruk terhadap dirinya dan orang lain.
  8. Kebesaran jiwa : mampu memaafkan orang lain dan bisa tegar ketika menghadapi masalah.
  9. Easy going : tidak suka membesar-besarkan masalah kecil malah berusaha mengecilkan setiap masalah.
  10. Memiliki empaty : sifat yang mengagumkan, ia mampu menjadi pendengar yang baik. Ketika terjadi konflik ia akan menempatkan diri sebagai penengah.

Rabu, 21 Juli 2021

8 HAL YANG AKAN HILANG & TAK BERGUNA


1. ILMU yg tak diamalkan.
2. PERBUATAN yg tak ikhlas.
3. HARTA yg tak dinafkahkan.
4. HATI yg tak diisi dengan cinta pada Allah.
5. BADAN yg tak mampu taat pada Allah.
6. CINTA yg tak diikat dengan keridhaan Allah.
7. WAKTU yg tak diguna untuk mendekatkan diri pada Allah.
8. FIKIRAN yg diguna untuk hal yg tak berguna.

Kiriman Hanifah Ghaida Zahirah di FB Forkarisma

Senin, 21 Juni 2021

2 SUMBER MAKSIAT



 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat SUBUH

*2 SUMBER MAKSIAT*
*Ibnul Qayyim* mengatakan,

أَكْثَرُ الْمَعَاصِى إِنَّمَا تَوَلُّدُهَا مِنْ فُضُوْلِ الْكَلَامِ وَالنَّظَرِ وَهُمَا أَوْسَعُ مَدَاخِلِ الشَّيْطَانِ لَا يَمِلَّانِ وَلَا يَسْأَمَانِ
*
📹
Mayoritas maksiat itu terjadi gara-gara berbicara yang tidak perlu dan memandang hal yang tidak perlu dipandang. Ucapan dan pandangan adalah pintu setan yang paling banyak menghasilkan dosa. Sebabnya adalah karena lidah dan mata merupakan dua anggota badan yang tidak pernah jemu dan bosan beraktivitas
📹
*
📚
Badai' al-Fawaid karya Ibnul Qayyim 2/498
```
🎥
Ada dua sumber utama maksiat.```
1️⃣
Membicarakan hal yang tidak perlu dibicarakan. Dari ini muncul dosa mengejek, mengolok-olok, menghina, ghibah dll.
2️⃣
. Memandang hal yang tidak perlu dipandang. Dari ini muncul dosa melihat konten porno, zina, mencuri (karena melihat harta orang lain lantas menginginkannya) dll.
*
🔳
Kiat efektif mengurangi kadar maksiat adalah dengan mengendalikan pandangan mata dan perkataan dengan lisan atau tulisan.*
_
🔘
Mata dan lidah adalah dua makhluk Allah yang luar biasa. Seharian beraktivitas tanpa merasa capek dan bosan._
🔲
Karena karakter ini, keduanya berpotensial besar melakukan _fudhul_, aktivitas manfaat yang seringkali berujung maksiat dan dosa.
🤲
Selamat mendirikan sholat SUBUH semoga semua yg di group ini selamat dunia akhirat nya sucses dunia akhirat nya, selalu sehat dan berkah umurnya.aamiin

Kamis, 03 Juni 2021

OMONG KOSONG

 


🌴🌴🌴

Betapa seringnya angan-angan indah terlintas dipikiran kita

Kadang terbetik di hati ingin berbuat kebaikan

Ingin membantu orang… Ingin beramal

Ingin berdakwah

Ingin beribadah

Ingin ini dan itu

Kita berkoar-koar bagaikan ayam yang hendak bertelur

(tapi kalau ayam ada telornya, he he he)

🌴🌴🌴

Namun pada akhirnya kebanyakan apa yang kita katakan hilang begitu saja

Bak menulis di atas air

Atau melangkah di padang pasir yang kering… hilang bekasnya diterpa angin

🌴🌴🌴

Ada seseorang yang pernah berpesan:

لتكن خطاك في دروب الخير ،، على رمل ندي لايسمع لها وقع،،ولكن آثارها بينة

“Hendaklah langkah-langkah­mu di jalan kebaikan itu, seperti melangkah di pasir yang basah

Tidak terdengan suaranya

Namun bekasnya tampak dengan jelas”.

Iya… biar orang tidak melihat kita

Tapi mereka melihat bekas langkah kita

🌴🌴🌴

Mungkin kiranya nasehat ini bermanfaat buat yang menulis dan yang membaca


 Ditulis oleh Ustadz  DR. Syafiq Riza Basalamah MA حفظه الله


======🌴🌴🌴🌴🌴======

Senin, 29 Oktober 2018

Yu nembang LÉANG-LÉANG

(Bari nyangkéré di Saung Sawah)

Papan kiara ditatah
Iraha jadi lomari
Mun bisa miara létah
Pinasti salamet diri

Ninyuh ubar ku cipati
Diwadahan kana gelas
Jalma sabar éta pasti
Ku Allah dipikawelas

Kapinis hiber dipegat
Ragragna tunggul kalapa
Nu geulis ngumbar aurat
Teken kontrak di naraka

Ngala tutut ka talaga
Saladah reujeung campoléh
Lamun hayang asup sorga
Amal ibadah sing soléh

Ka mana jalan ka Jogja
Ka ditu ka Palimanan
Ka mana jalan ka sorga
Ka ditu ka Pangajian

Ka mana ngaitkeun kincir
Ka wetan katojo bulan
Ka mana ngaitkeun pikir
Ka Allah Nu Mikaheman

Lauk emas dina ganggeng
Disameran ku japati
Boga emas moal langgeng
Teu cara boga pangarti

Limun tawé jajar opat
Lawon sepré gandaria
Lamun teu maliré shalat
Luas mihape sawarga

Nurih lauk di muara
Boboko carang anyamna 
Peurihna adzab naraka
Hamo kabayang ku rasa

Masing asak-asak ngéjo
Bisi tutung tambagana
Masing asak-asak nempo
Bisi kaduhung jagana

Titiran di luhur gunung
Dina tangkal saliara
Mun laku babari pundung
Nu rugi diri nyalira

Ka mana si jangkung hideung
Ka leuwi rek muru mandi
Ka mana mun mikatineung
Ka Gusti Nu Maha Suci

Senin, 08 Oktober 2018

*HASIL SURVEY Ustadz KOMARUDIN*

(Pensiunan RS Islam Jakarta Bagian Kerohanian)

*"Lafadz LaaiIahailallah dan Sakaratul Maut"*
Survei ini disampaikan dalam sebuah ceramah yang diisi (bukan penceramah kondang dan mahal) tapi oleh ustadz Komarudin pensiunan pegawai RS Islam Jakarta bagian kerohanian.
Salah satu kegiatan yang menjadi tanggung jawab beliau adalah membimbing seseorang untuk mengucapkan kalimat *LA ILAHA ILLALLAH* di saat sedang Sakaratul Maut.
Beliau melakukan survey/ riset kecil2an yang hasilnya sangat mengejutkan sbb :
dari 1.000 orang yang sedang mengalami sakaratul maut, Hanya 7 % saja yang mampu mengucapkan Kalimat *LA ILAHA ILLALLAH*.
selebihnya tidak mampu, atau hanya 70 orang saja dari 1.000 orang yang mampu mengucapkan *LA ILAHA ILLALLAH*. Nauzubillahiminzalik....
Kemudian Ustadz Komarudin ini bertanya kepada pihak keluarga dari 70 orang yang meninggal tersebut.
Apa saja kegiatan sehari-hari almarhum/almarhumah ini semasa hidupnya ???
Ternyata jawaban dari pihak keluarga semua rata2 hampir sama, yaitu:_
1. Almarhum/almarhumah ini semasa hidupnya selalu menjaga sholatnya
2. Selalu membaca Al- Qur'an.
3. Selalu tulus dan ikhlas/ Istiqomah dalam bersedekah, meskipun hanya Rp 5.000 perhari.
4. Tidak memakan harta dengan cara yang batil.
5. Tidak memutus tali silahturrahmi dengan siapapun.
Kesimpulan Survey:
Ternyata Perkara mengucapkan kalimat *LA ILAHA ILLALLAH* di saat *Sakaratul Maut* bukanlah Perkara yang Mudah dan Sepele, tetapi ternyata sangat sedikit orang yang mampu melakukannya.
Semoga Survey ini bermanfaat & bisa kita jadikan *Muhasabah*, serta dapat menjadikan kita ketika dipanggil oleh-Nya, termasuk orang-orang yang mendapatkan #Husnul Khotimah#
*JANGAN SEPELEKAN......!!!*
Mari kita persiapkan dengan baik *Mulai Sekarang* In syaa Allah jika ajal datang menjemput, kita bisa tersenyum dan mengucapkan *LA ILAHA ILLALLAH* dengan Lancar, dan wafat dgn *HUSNUL KHOTIMAH*.. Aamiin 🙏😥

Perbanyak mengucapkan Kalimat *"LAA ILAHA ILALLAH"...*
Kita dzikir sebentar ingat اَللّهُ ... *"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”*

Senin, 20 Agustus 2018

*Oase Shubuh:*


Ada yang aneh dari sudut pandang Aisyah r.a. terhadap suaminya, Rasulullah. Ia terheran ketika mendapati Rasul yang begitu menikmati shalat sunnah hingga kakinya bengkak. Apa beliau tidak merasakan sakit itu?

Aisyah pun mengatakan, “Kenapa kau lakukan itu, ya Rasulullah? Bukankah الله telah mengampuni dosa2mu yang dulu dan akan datang?” 
Dengan ringan Rasul menjawab, “Tak patutkah aku untuk menjadi hamba اَللّهُ yang senantiasa bersyukur?”

Kenikmatan beribadah. 
Itulah yang dirasakan Baginda Rasulullah صلى الله عليه وسلم ketika sedang shalat. 
Sedemikian nikmatnya, hingga rasa sakit dari bengkak kakinya tak lagi terasa. Beliau seperti tak ingin menyudahi komunikasinya dengan Yang Maha Kasih, Yang Maha Sayang.

*Dekat tidaknya seseorang dengan اَللّهُ. Juga bergantung pada diri orang itu sendiri. Dan pintu itu ada pada kebersihan hati, kekuatan iman, serta istiqamah dalam mentaati aturan اَللّهُ dalam kehidupan.*

Jumat, 03 Agustus 2018

*IMAM MALIK* *Vs* *IMAM SYAFI'I*

_*"Guru Dan Murid Tertawa Karena Beda Pendapat Tentang REZEKI"*_

.
Imam Malik (guru Imam Syafi'i) dalam majlis menyampaikan :
*Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan meberikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya.*
.
Sementara Imam Syafi'i (sang murid berpendapat lain) :
*Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki?*

*_Guru dan murid bersikukuh pada pada pendapatnya._*
.
Suatu saat tengah meninggalkan pondok, Imam Syafi'i melihat serombongan orang tengah memanen anggur. Dia pun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafi'i memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

*Imam Syafi'i girang, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memanen, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.*
.
Bergegas dia menjumpai Imam Malik sang guru. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, dia bercerita. 
Imam Syafi'i sedikit mengeraskan bagian kalimat, 
*“Seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”*
.
Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. 
Imam Malik berucap pelan, 
*“Sehari ini aku memang tidak keluar pondok...hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur.* 
......Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. 
*Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya.”*
.
Guru dan murid itu kemudian tertawa. Dua Imam mazhab mengambil dua hukum yang berbeda dari hadits yang sama. 
Begitulah cara Ulama bila melihat perbedaan, bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya sendiri saja...

_*Semoga dapat menjadi pelajaran buat kita semua...*_🙏👍🌹🌷🌺

Kamis, 05 Juli 2018

*SEBUAH ANEKDOT YG SANGAT MENYEDIHKAN*

Suatu ketika dua orang yahudi sedang berdiskusi
A : Saya Ingin menulis buku tentang rahasia yahudi dapat menguasai dunia.
B : Saya tidak setuju, 
"Jangan kau tuliskan rahasia keberhasilan kita jadi sebuah buku, jika umat Islam membacanya bisa-bisa mereka berhasil dan mengancam posisi kita"
A : Jangan khawatir "Tidak mengapa kita menulis buku tentang rahasia sukses yahudi, jika dicetakpun orang Islam tidak akan membacanya. Karena mereka tidak suka membaca"

B : Kalo mereka membaca ?
A : Jangan kuatir ! "Jika mereka membacapun, kita tidak perlu khawatir, karena mereka tidak suka berfikir …".

B : "Tapi bagaimana jika ada diantara mereka yang membaca dan mau memikirkannya ?"…
A : "Tenang saja dan tidak perlu khawatir … meski mereka membaca dan memikirkannya, tidak akan menjadi apa apa juga, karena mereka tidak akan mau mengerjakannya"

B : Diam sejenak sambil menarik napas. Lalu bertanya kepada A "Mengapa kamu begitu yakin ?".
*Dengan tenang A Menjawab, "Lihat saja apa yg mereka lakukan terhadap Kitab Suci mereka, mereka hanya jadikan pajangan, mainan, perlombaan, dan maskawin. Kalau saja mereka Membaca , Memikirkan dan Mengerjakannya … tentu Mereka (Umat Islam) SUDAH MENGUASAI DUNIA LEBIH DULU "*

*DULU AKU INI SIAPA & SEKARANG MAU KEMANA ?*

Walaupun tidak mudah untuk dilakukan, tetapi baik untuk di *RENUNG* kan
*Dulu...*
Aku sangat *KAGUM* pada manusia yang :
» Cerdas
» Kaya
» Berhasil dalam Karir
» Hidup sukses &
» Hebat dunianya

*Sekarang...*
Aku memilih untuk mengganti kriteria kekagumanku.
Aku kagum dengan manusia yang hebat di mata ALLAH azza wa jalla, Sekalipun kadang penampilannya begitu biasa & sangat bersahaja

*Dulu...*
Aku memilih *MARAH* ketika merasa *harga diriku* dijatuhkan oleh orang lain yang berlaku kasar kepadaku dan menyakitiku dengan kalimat-kalimat sindiran.

*Sekarang...*
Aku memilih untuk 
*BERSABAR*. Karena aku yakin *ada hikmah lain* yang datang dari mereka, ketika aku mampu untuk *bersabar*

*Dulu...*
Aku memilih *MENGEJAR DUNIA* & *menumpuknya* sebisaku.
Ternyata aku sadari, kebutuhanku hanyalah
*makan & minum* untuk hari ini.

*Sekarang...*
Aku memilih untuk *BERSYUKUR & BERSYUKUR* dengan apa yang ada dan memikirkan bagaimana aku bisa *mengisi waktuku*, dengan apa yang bisa aku lakukan / perbuat & bermanfaat *untuk sesamaku*.

*Dulu...*
Aku berpikir bahwa aku bisa *MEMBAHAGIAKAN* 
» Orang tua
» Saudara &
» Teman-temanku
jika aku berhasil dengan duniaku. Ternyata yang membuat mereka bahagia *bukan itu*, melainkan : 
» Ucapan
» Sikap
» Tingkah laku &
» Sapaanku kepada mereka.

*Sekarang...*
Aku memilih untuk *'membuat mereka bahagia'* dengan apa yang ada padaku, karena aku ingin ke-manfaat-an ku ditengah-tengah mereka.
*(Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfa'at buat manusia lainnya)*.

*Dulu...*
Fokus pikiranku adalah membuat *RENCANA-RENCANA DAHSYAT* untuk *duniaku*, tetapi,
ternyata aku menjumpai teman-teman & saudara-saudaraku begitu *cepat menghadap kepada-NYA*.

*Sekarang...*
yang menjadi *fokus pikiran* & *rencana-rencana* ku adalah : *bagaimana agar hidupku dapat berkenan di mata ALLAH Subhanahu wa ta'ala, jika suatu saat nanti diriku *dipanggil oleh-NYA*

*Τak ada yang dapat menjamin* bahwa *aku* dapat menikmati *teriknya matahari esok pagi*.
*Τak ada yang bisa memberikan jaminan kepadaku* bahwa *aku* masih bisa *menghirup udara esok hari*.
Jadi apabila *hari ini & esok hari* aku masih hidup, itu adalah karena *kehendak & anugerah-NYA semata*.
Jadi bukan kehendak siapa-siapa.

*Renungan ini* mengintropeksi kita, agar lebih mawas diri bahwa :
*DULU aku ini siapa?*
dan
*SEKARANG aku mau kemana?*

*Mari kita renungkan...*

Jumat, 29 Juni 2018

🌀 *~ALLAH MEMANGGIL KITA HANYA 3X SAJA SEUMUR HIDUP..✍🏼*

Assalamualaikum Wr.Wb.
Nasihat ibu kepada-ku...
"Naak.., Allah hanya memanggil kita 3x SAJA seumur hidup."
Keningku berkerut ;
*"Sedikit sekali Allah memanggil kita...?"*

Ibu tersenyum ;
"Iya..., tahu tidak apa saja 3 panggilan itu...?"

Saya menggelengkan kepala...🤔
*1⃣ PANGGILAN PERTAMA adalah ADZAN, ujar Ibu...*
"Itu adalah panggilan Allah yg pertama. 
Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. *Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.*

Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita.
Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas.
Allah tidak marah seketika. 
Dia masih memberikan rahmat-Nya, masih memberikan kebahagiaan bagi umat-Nya, baik umat-Nya itu menjawab panggilan Adzan-Nya atau tidak. 
*Allah hanya akan membalas umat-Nya ketika hari Kiamat nanti."*

Saya terpaku..., mata saya berkaca-kaca.
Terbayang saya masih melambatkan sholat karena ada pertemuan Lah dan lain-lain...😪
SubhanAllah...

Ibu melanjutkan...

Rabu, 30 Mei 2018

Bukti Ketika Allah SWT Mencintai Hambanya

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي فِي السَّمَاءِ فَيَقُولُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ. (رواه البخاري)

"Sesungguhnya apabila Allah azza wa jalla mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata:
“Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!” Maka Jibrilpun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata: “Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintailah dia oleh kalian semua, maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi”.
(Hadith Riwayat Al-Bukhari)

Tentu kita semua berharap agar dicintai Allah. Akan tetapi bagaimanakah caranya agar kita hendak meraih cinta Allah...?

Di dalam Madaarij As-Saalikin, Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah menyebutkan 10 sebab yang dapat mendatangkan kecintaan Allah.

Pertama:
قراءةُ القرآن بالتدبر والتفهّم لمعانيه وما أُريدَ به

Membaca Al-Quran dengan penuh tadabbur serta berusaha memahami makna-maknanya dan maksud yang terkandung di dalamnya.

Kedua:
التقرب إلى الله بالنوافل بعد الفرائض

Mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan amalan-amalan sunnah sesudah amalan-amalan wajib.

Ketiga:
دوام ذكره على كل حال باللسان والقلب والعمل والحال فنصيبه من المحبة على قدر نصيبه من هذاالذكر.

Senantiasa berzikir mengingat Allah dalam setiap masa, baik dengan lisan, hati, perbuatan mahupun keadaan. Kerana kadar kecintaan tergantung pada seberapa besar kadar zikir tersebut.

Keempat:
إيثارُ محابّه على محابّك عند غلَبَات الهوى، والتسَنُّمُ إلى محابّه وإن صَعُبَ المرتقى.

Mengutamakan segala yang dicintai Allah daripada apa yang engkau cintai ketika hawa nafsu berkuasa. Selalu berusaha mencintai segala yang dicintai-Nya meski harus melalui berbagai rintangan

Kelima:
مطالعة القلب لأسمائه وصفاته

Hati senantiasa menelaah dan merenungi nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya.

Keenam:
مشاهدة برِّه وإحسانه وآلائه ونعمه الباطنة

Mengakui berbagai kebaikan dan nikmat-Nya, baik yang bersifat lahir mahupun batin.

Ketujuh:
انكسار القلب بكليته بين يدي الله تعالى

Tunduknya hati dengan segenap jiwa di hadapan Allah ta'ala.

Kelapan:
الخلوة به وقت النزول الإلهي لمناجاته وتلاوة كلامه، والوقوف بالقلب والتأدب بأدب العبودية بين يديه، ثم ختم ذلك بالاستغفار والتوبة.

Menyendiri bersama-Nya saat Dia turun (pada sepertiga malam terakhir) dengan bermunajat kepada-Nya, membaca kitab-Nya, menghadirkan hati dan bersikap dengan adab penghambaan dihadapan-Nya. Kemudian menutup bacaannya tersebut dengan istighfar dan taubat.

Kesembilan:
مجالسة المحبين الصادقين، والتقاط أطايب ثمرات كلامهم كما ينتقى أطايب الثمر، ولا تتكلَّم إلا إذا ترجَّحتْ مصلحة الكلام، وعلمتَ أنَّ فيه مزيدًا لحالك ومنفعةً لغيرك.

Senantiasa duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah dengan jujur. Memetik buah yang baik dari ucapan mereka. Dan tidak berbicara kecuali tampak jelas adanya maslahat dalam pembicaraan tersebut, serta mengetahui bahawa dalam pembicaraan tersebut ada manfaat bagi dirimu dan orang lain.

Kesepuluh:
مباعدةُ كلِّ سببٍ يحولُ بينَ القلب وبينَ اللهِ عزَّ وجلَّ.

Menjauhi semua sebab yang menjadi penghalang antara hati dengan Allah.
(Madarij As-Salikin)

Disamping itu, berdoalah kepada Allah dengan doa nabiyullah Daud AS yang berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أََحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat menghantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang dingin (di padang yang tandus)”.

Bila Rasulullah SAW mengingat Nabi Daud AS beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.
(Hadith Riwayat At-Tirmidzi)

Semoga kita termasuk orang-orang yang mencintai dan dicintai Allah azza wa jalla.

Justeru, berusahalah untuk menyintai dan dicintai...

Senin, 30 April 2018

📕 HADITS -HADITS DHA'IF DAN PALSU SEPUTAR NISHFU SYA'BAN

➡ Hadits pertama :

Hadīts yang diriwayatkan oleh  Ibnu Mājah dari 'Ali bin Abi Thalib radhiyallāhu 'anhu: berkata:

"Diriwayatkan (kata "diriwayatkan" di sini menunjukkan kelemahan)"

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا. فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا

Jika pada pertengahan bulan Sya'ban maka malamnya beribadahlah, siangnya berpuasalah. Sesungguhnya Allāh turun ke langit dunia di malam nisfu Sya'ban sampai terbenam matahari.

Kemudian Allāh berfirman:

فَيَقُولُ: أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا، حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

↝Adakah yang minta ampun kepada-Ku, Aku langsung ampuni dia.
↝Adakah yang meminta rizki kepada-Ku, Aku berikan rizki kepada dia.
↝Adakah seseorang yang terkena penyakit kemudian dia minta sehat kepada-Ku, Aku akan sehatkan dia.

Adakah....adakah....adakah...

Sampai waktu subuh."

Hadīts ini maudhu' (palsu), kenapa?

Karena di dalamnya ada seorang perawi yang bernama Abū Bakar bin Abdillāh.

⇛Imām Ahmad mengatakan, Abū Bakar bin Abdillāh sering memalsukan hadīts. Imām Bukhāri dan Imām Ahmad mengatakan seperti itu.

⇛Imām Nasāi mengatakan matruk, perawi ini ditinggalkan oleh ahli hadīts karena sangat suka memalsukan hadīts. Jadi hadītsnya palsu.

⇛Imām Ibnu Hibban mengatakan bahwa dia adalah seorang perawi yang sering meriwayatkan hadīts-hadīts palsu.



➡ Hadits kedua :

Kemudian hadīts yang lain yang sering dipakai dan terdapat dalam kitāb Kanzul Ummal:

"Barang siapa yang menghidupkan malam Idul 'Ad-ha, Idul Fithr dan malam nisfu Sya'ban maka hatinya tidak akan mati ketika hari-hari semua hati mati."

⇛  Derajat hadīts ini adalah hadīts yang mudhtharib (hadīts yang lemah sekali)   karena di dalamnya ada seorang perawi yang bernama Marwan bin Salim.

⇛Imām Ahmad mengatakan,   Marwan bin Salim ini "laisa bi tsiqah" (Orang yang tidak bisa dipercaya).

Ustadz, Imām Ahmad kok berani sekali ngata-ngatain orang?

"Bukan ngata-ngatain, tetapi ingin menjelaskan kelemahan hadīts."

⇛Imam Ad Daruquthni mengatakan, matrukul, orang ini ditinggalkan hadītsnya.

⇛Yahya ibnu Said Al Qaththan, seorang ulama hadīts , mengatakan: laisa bi syai', perawi ini tidak ada harganya.


➡ Hadits Ketiga :

Ada lagi hadīts yang ke-3 yang berkenaan dengan mengkhususkan amalan pada malam nisfu Sya'ban.

Ingat, di awal pertemuan tadi kita jelaskan bahwa memang malam nisfu Sya'ban malam yang utama, apa keutamaannya?

⇛Keutamaannya yaitu Allāh akan mengampuni seluruh makhluk kecuali yang berbuat syirik, yang bertengkar dan yang hasad.

  Diriwayatkan   dari Mu'ādz bin Jabbal  radhiyallāhu 'anhu, Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang menghidupkan 5 malam, maka wajib baginya mendapatkan surga, yaitu malam hari tarwiyyah (tanggal 7 malam 8 dari bulan Dzulhijjah) malam hari arafah (malam ke 9 bulan Dzulhijjah), malam hari Idul Adh-ha, malam hari Idul Fithr dan malam nisfu Sya'ban."

  ⇛Hadīts ini adalah hadīts yang di dalamnya ada perawi yang matruk sehingga bisa dikategorikan hadīts yang maudhu atau lemah sekali.

Di dalamnya ada seorang perawi yang bernama Abdurrahman bin Zaid Al Ammi, kata Yahya bin Said Al Qaththan: kadzab, tukang dusta.

  Dan kalau ada didalam hadīts ada seorang perawi yang kadzab, itu pasti hadīts palsu.

  ⇛Dan Imām Nasāi mengatakan matruk, hadīts ini adalah lemah sekali  .

Kemudian juga di dalamnya ada seorang perawi yang bernama Suwaib ibn Said, dia dhaif, seorang perawi yang lemah.

Jadi cacat hadīts ini banyak sekali.

📝 Oleh Ustadz Ahmad Zainuddin


     style="display:inline-block;width:300px;height:250px"
     data-ad-client="ca-pub-3876420734938061"
     data-ad-slot="4732006294">

Sabtu, 28 April 2018

Membawa Handphone Kedalam Masjid / di Depan Ka'bah.

(Syeikh Nuruddin Al Banjari)

Syeikh Nuruddin Albanjari dalam sebuah ceramahnya pernah memberi pertanyaan kepada para jamaahnya.

"Kenapa tidak ada seorang pun pemain sepak bola yang membawa handphone mereka masuk lapangan ketika bertanding?"

Jamaah terdiam, tidak ada satu pun yang menjawab.

Kemudian Syeikh melanjutkan.
"Sebab tidak ada kepentingan. Mereka hanya perlu fokus pada permainan mereka."
Jadi kenapa kita perlu membawa handphone ketika masuk ke rumah ALLAH atau Masjid?

Apakah lapangan bola itu lebih mulia daripada masjid? Atau apakah bermain bola itu perlu lebih fokus atau khusyuk daripada shalat ?

Mulai sekarang!, belajarlah!. Belajarlah untuk tidak menyibukkan diri dengan handphone, netbook, dan laptop dalam rumah ALLAH (Masjid) karena tidak ada urusan yang lebih penting daripada urusan kita dengan ALLAH.
"Jaga adab kita dengan ALLAH."

Syeikh Abdurrahman Assudais, Imam Mesjidil Haram, di suatu masa ketika mengimamkan shalat di depan Ka`bah, beliau mendengar suara alunan musik dari salah satu handphone milik seorang jemaah yang turut sholat dibelakangnya.

Setelah selesai shalat beliau bangkit sambil menangis, ia berkata kepada jamaah shalat,
"Saya belum pernah mendengar musik di rumah saya, tetapi hari ini saya mendengar musik di rumah ALLAH".

Mari kita hormati dengan ketaqwaan yg amat sangat pada ALLAH SWT, utamanya pada saat kita berada di dalam masjid ..
Stop atau matikan  HP & sejenisnya di masjid.

Wassalam.

Selasa, 27 Februari 2018

*MENYINDIR DIRI SENDIRI*

Oleh : Abdullah Gymnastiar (A'a Gym)

Tidak tua
Tidak muda
Tidak laki-laki
Tidak perempuan
Kalau sudah taruh HP ditinggal sebentar dilihat lagi, ditutup sebentar dibuka lagi.....

Semua sayang banget sama yang namanya HP,
Bepergian ngantongi HP,
Kumpul-kumpul sama teman bawa tas isinya HP,
Sehari HP bisa keluar masuk dari tas atau saku kemeja lebih dari lima puluh kali .

Habis mandi lihat hp
Habis nyapu lihat hp
Habis masak lihat hp
Habis nyuci lihat hp
Habis makan lihat hp
Habis kedatangan tamu lihat hp
Habis bangun tidur lihat hp
Tengah malam terjaga lihat HP.

Pokoknya asal habis apa saja yang di lihat HP...
Karena setianya sama HP pulsa tinggal sedikit cepat-cepat dibelikan

Lowbatt satu strip bingung cari colokan listrik ,
Sinyalnya lemah bingung cari tempat,
Apa lagi kalau pas lowbatt listrik mati lagi, PLN yang di umpat .. .. ..

Dipanggil suami/istri pura2 tidak dengar,
HPnya bunyi langsung lari mencari di mana hp ditaruhnya tadi.

Pokoknya kalau sudah selesai acara apa saja yang di cari HP...
Kalau perempuan, namanya Nokia Binti Samsung
Kalau laki-laki, namanya Sony Bin Lenovo.
Semoga saya tidak ketularan seperti itu.
Yang merasa seperti itu jangan senyam senyum sendiri...
Nanti suami/istri kita tidak paham dengan sikap kita..

DO'A UNTUK HP
YA ALLAH, ampuni dosa2 saya yang mempunyai HP ini YA ALLAH
Karena saya : 
1. Lebih banyak NGISI PULSA daripada SEDEKAH ...

2. Lebih banyak baca
SMS/WA/FB/BB daripada baca KITAB SUCI ...

3. Lebih sering update status daripada update amal sholih kepadamu YA ALLAH...
4. Lebih sering buka BLUETOOTH daripada BERLUTUT SUJUD...
5. Sering TELPON tapi jarang SILATURAHIM....
6. Isi pulsa 10.000 tidak puas, tapi isi KOTAK AMAL 10.000 aja merasa kebanyakan banget....
7. kalau dengar HP bunyi langsung buru-buru angkat sama cengar cengir, tapi pas suara ADZAN dikumandangkan malah
santai INTERNETAN..

Ya ALLAH semoga.. Allah mengampuni dosa-dosa saya yang punya HP ini...
Dan semoga HP yang saya punya ini semoga bermanfaat buat sarana IBADAH kepadaMu YA ALLAH...
Dan semoga Teman-teman saya yang seperti saya juga ALLAH AMPUNI dosa-dosanya YA, YA ALLAH...
Aamiin..
Edisi bukan nyindir, tapi mengingatkan diriku sendiri
terimakasih dan mohon maaf bila ada yang tersinggung.. saya juga sama tersinggung, hanya untuk renungan lembut tapi nyata...
Semoga bermanfaat.
Boleh di SHARE 👌

Sabtu, 24 Februari 2018

*SESUATU YG KAU KHAWATIRKAN, INI SOLUSINYA :*

Bismillah..
*(Doa doa dari Al Qur an)*
▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
💛 *KHAWATIR HATIMU BERPALING DARI HIDAYAH :*
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب��ُ
RABBANA LAA TUZIGH QULUU BANAA BA'DA IDZ HADAITANAA WAHAB LANA MILLADUNKA RAHMATAN, INNAKA ANTAAL WAHHAB.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kpd kesesatan stlh Engkau berikan petunjuk kpd kami, dan karuniakanlah kpd kami rahmat dr sisiMu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
(QS. 3 : 8)
▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
🌷*INGIN MATI SYAHID :*
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ 🍁
RABBANA AAMANNAA BIMAA ANZALTA WAAT TABA'NAAR RASUULA FAAK TUBNAA MA 'ASY SYAAHIDIIN.
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kpd apa yg Engkau turunkan dan kami tlh mengikuti Rasul, krn itu tetapkanlah kami bersama golongan orang yg memberikan kesaksian.
(QS. 3 : 53)

Dasar Hukum dan Hikmah serta Manfaat Ukhuwah Islamiyah

Pengertian, Dalil dan Hikmah/mamfaat Ukhuwah Islamiyah -Manusia adalah makhluk ciptaan Allah, manusia adalah mkhlluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin sudah menjadi keharusan bagi setiap muslin untuk menjaga hubungan dengan baik, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun dengan Negara. Dalam ajaran agama islam semua manusia sama statusnya di mata Allah, yang membedakan hanya dari tingkat ketaqwaan seseorang. Islam mendidik umatnya melarang besifat individuals, tetapi selalu menyuruh umatnya untuk selalu menjalin hubungan kepada sesamanya, yang dalam agama dikenal dengan ukhuwah islamiyah. Ukhuwah Islamiyah tersebut seharusnya menjadi spirit baru dalam kehidupan beragama, sehingga agama menjadikan sebuah suasana yang menyejukkan, bukan yang menebar kebencian. ukhuwah (persaudaraan) dengan orang Islam tidak menjadi ukhuwah Islamiyah, ketika disertai dengan sikap saling merugikan dan mendhalimi. Tetapi, ketika persaudaraan dengan orang lain meskipun berbeda keyakinan, pada saat itu juga persaudaraan itu menjadi ukhuwah Islamiyah.

Selasa, 13 Februari 2018

KISAH WANITA FILIPINA YANG SHOLIHAH...

Salah satu surat kabar di Saudi menuliskan bahwa seorang lelaki tua di Saudi sedang menghadapi sakratul maut. Ia lalu meminta agar semua anaknya berkumpul utk menyampaikan sebuah wasiat kepada mereka.
Ia berkata kepada anak laki-laki tertuanya, "saya memiliki seorg istri sirri di luar negeri ia berkebangsaan Filipina dan ini alamatnya di salah satu wilayah islami di Filipina. Jagalah ia, wahai anakku! Utk meringankan tanggung jawabku."
Lelaki itupun meninggal, lalu sang anak tertua bersama dg saudara-saudaranya mendatangi hakim setempat utk mengurus harta warisan yg ditinggalkan oleh sang ayah. Tak lupa pula, sang anak tertua mengingatkan hakim ttg isteri sirri ayahnya tsb.
Sang hakim lalu memutuskan utk menghentikan sementara pembagian warisan ini, sampai wanita Filipina tsb hadir di depan hakim.
Lalu bergegaslah anak tertua menuju Filipina mencari alamat isteri ayahnya.
Tak lama setelah dalam proses pencarian, ia menemukan alamat tsb dan mendapati rumahnya yg sangat sederhana.
Diketuknya pintu rmh itu, lalu keluarlah seorang wanita berhijab. Ia memperkenalkan dirinya kpd wanita tsb. Wanita itu lalu berkata, "Saya isteri ayahmu. Berita ttg wafatnya ayahmu telah aku terima."
Sang anak kemudian menyampaikan bhw, ia hrs membawanya ke Riyadh atas perintah hakim utk menerima warisan ayahnya.
Setelah memyelesaikan permasalahan imigrasi, wanita itupun terbang ke saudi. Sesampainya di hadapan hakim, ia lalu menerima bagiannya dari warisan senilai 800.000 riyal (sekitar 2,8 milyar rupiah).
Setelahnya ia meminta kepada sang anak tertua agar menemaninya ke Makkah tuk melaksanakan ibadah umroh.
Sang anak pun memenuhi permintaannya. Kemudian setelahnya ia mengantarkan wanita tsb kembali ke negaranya via Jeddah.
Setelah empat tahun berlalu, sang anak tertua rindu utk mengunjungi ibunya (isteri ayahnya). Ia pun safar ke Filipina.
Sesampainya di sana, ia mendapati keadaan rumah ibunya tak ada perubahan sedikitpun. Sama dg pertama kali ia lihat, baik kondisi dari luar maupun di dalam rmh.
Iapun bertanya, "Ke mana harta yg telah diwariskan oleh ayahku?, aku tidak melihat perubahan pada dirimu."
Wanita itu menjawab, " Ayo, berdiri! ", ia lalu membawanya ke pusat kota, lalu menuju ke Markaz Dakwah Islam Dan Pengurusan Anak Yatim...
"Angkatlah kepalamu, tengoklah tulisan di gedung tsb." Sang anak membaca tulisan di gedung itu, yg ternyata tertulis nama ayahnya yg dijadikan nama markaz tsb. Wanita itu berkata, "Saya namai gedung ini, dan saya telah hibahkan dan sedekahkan sbg sedekah jariyah ATAS NAMA AYAHMU."
Demi menyaksikan dan mendengar penjelasannya, sang anak menangis dan merasa rendah di hadapan kejujuran dan ketulusan wanita ini bersama ayahnya...meski wanita tsb hanya istri sirri tp ternyata sangat mulia hatiny tidak silau dengan harta suaminy ia lbh memilih harta warisan suami sirriny dimanfaatkan untuk di jalan Allah disedekahkan atas nama mendiang suaminya... padahal suami sirriny sangat kaya raya meninggalkan harta warisan yg sangat banyak.
Sekembalinya di Riyadh, pada hari yg sama, ia berkumpul bersama saudara2nya. Ia lalu menceritakan apa yg telah ia saksikan. Dan tidaklah mereka berpisah pd malam itu, kecuali telah terkumpul harta donasi dari mereka sebesar 5 juta riyal (sekitar 17,5 milyar rupiah) utk donasi kebaikan atas nama ayah mereka...
Wanita ini telah mengajarkan kpd mereka sebuah ketulusan dan kedermawanan serta kecintaan thd akhirat...
Sebaik2 wanita muslimah adalah isteri yg sholihah...
✍🏽 Diterjemahkan oleh
Ust. Abu Abdillah Diar
(Semoga Allah mengampuni kedua org tua kita , dan seluruh orang tua kaum muslimin)
____
ISTERI SHALEHAH SELALU MENGINGINKAN SUAMINYA TERSAYANG BISA KUMPUL DISORGA KELAK DENGAN MENYAKSIKAN BUKTI JASA ISTRINYA YANG SHALEHAH NAN BERHATI MULIA KARENA LEWAT PERANTARA DIA MENJADIKAN PEMBERIAN HARTA SUAMINYA MENJADI PEMBERAT AMAL SHOLEHNYA DI YAUMIL MIZAN HARI PENGHITUNGAN SEMUA AMAL ..DAN SUAMUNYAPUN KELAK SANGAT BANGGA ATAS KESHALIHAHAN ISTRINYA 😍😍

-APA ITU "SAKIT"??-

Sakit itu "Zikrullah".
Mereka yang menderitanya akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.
Sakit itu "Istighfar".
Dosa2 akan mudah teringat, jika datang sakit.
Sehingga lisan terbimbing untuk memohon ampun.
Sakit itu "Tauhid".
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?
Sakit itu "Muhasabah".
Kita lg sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi, menghitung2 bekal kembali.
Sakit itu "Jihad".
Kita ketika sakit tak boleh menyerah kalah, diwajibkan terus berikhtiar, berjuang demi kesembuhan.
Bahkan sakit itu "Ilmu".
Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi & pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya. Ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.
Sakit itu "Nasihat".
Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.
Sakit itu "Silaturrahim".
Saat dijenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra ?
Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.
Sakit itu "Penggugur Dosa".
Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia,
Anggota badan yang sakit dinyerikan dan dicuci-Nya.
Sakit itu "Mustajab Do'a". Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta dido'akan oleh yg sakit.
Sakit itu salah satu keadaan yg "Menyulitkan Syaitan".
Diajak maksiat tak mampu - tak mau. Dosa.. Lalu malah disesali.. Kemudian diampuni.
Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis".
Satu sikap ke-Insyaf-an yg disukai Nabi & para makhluk langit.
Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah".
Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.
Sakit itu memperbaiki "Akhlak".
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut & Tawadhu'.
Dan pada akhirnya "SAKIT" membawa kita untuk selalu ingat "KEMATIAN"
Barakallah....

Senin, 05 Februari 2018

Berbuat Baik dan Mengajak Baik

Assalamualaikum wr.wb.
Semangat 

Di muka bumi ini semua suka kpd orang yang baik.
Baik tutur katanya.
Baik akhlaknya.
Baik pikirannya, senantiasa positif.
Baik amal ibadahnya, suka sodaqoh
Dan lain lainnya.

Rasululloh.SAW pernah ditanya oleh seorang sahabat. "Wahai Rasululloh, bagaimana kriteria orang yang baik itu? Rasululloh.SAW menjawab: "Sebaik-baiknya manusia ialah orang yang bermanfaat bagi orang lain".

Jika ia seorang hartawan, hartanya tidak dinikmati sendiri, tapi dinikmati pula oleh tetangga, sanak famili dan juga didermakan untuk kepentingan masyarakat dan agama. Inilah ciri-ciri orang yang baik. Jika berilmu, ilmunya dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak. Jika berpangkat, dijadikannya sebagai tempat bernaung orang-orang disekitarnya dan jika tanda tangannya berharga maka digunakan untuk kepentingan masyarakat dan agama, tidak hanya mementingkan diri dan golongannya sendiri.

Pokoknya segala kemampuan/potensi hidupnya dapat dinikmati orang lain, dengan kata lain orang baik adalah orang yang dapat memfungsikan dirinya ditengah-tengah masyarakat dan bermanfaat.

Rasululloh.SAW pernah ditanya, wahai Rasululloh! Orang yang paling baik itu yang bagaimana? Rasululloh.SAW menjawab : "Sebaik-baiknya diantara kamu ialah orang yang umurnya panjang dan banyak amal kebajikannya".

Sudah barang tentu orang yang semacamn ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebaliknya kalau ada orang yang amalnya baik tapi umurnya pendek masyarakat akan merasa kehilangan. Rasululloh. SAW juga mengatakan, "Seburuk-buruknya manusia yaitu mereka yang panjang umurnya tapi jelek perbuatannya".

Namun begitu orang tersebut mangajak baik, mulai ada masalah, dibenci, dicerca, dikucilkan dan lainnya.
Mengajak jangan korupsi.
Mengajak jangan berzina.
Mengajak jangan berjudi.
Mengajak jangan makan/minuman haram.
Mengajak jangan selingkuh.
Mengajak sholat berjamaah.
Mengajak sodaqoh/zakat.
Mengajak umroh/haji.
Mengajak rukun antar sesama.
Mengajak mencari pemimpin yang FAST (Fathonah, Amanah, Sidiq dan Tabliq)
Mengajak berbuat baik dg suami/istri, anak, saudara, sahabat, tetangga dan orang lain.
Mengajak baik lainnya.

Inilah dunia FATAMORGANA
Yang KHAYAL di NYATAKAN
Yang NYATA di KHAYALKAN.

Semoga kita dilindungi Alloh dari godaan syetan yang terkutuk dan dari perbuatan yg negatif.aamiin

Wassalamu'alaikum wr.wb.