Rabu, 31 Juli 2013

Oase Ramadhan di Forkarisma


Rabu,  31 Juli 2013 M
           23 Ramadhan 1434 H

Bertempat di Masjid Al-Barkah Sudimara

Senin, 15 Juli 2013

Pesan singkat untuk seorang yang sudah dan yang belum mengisi 10 hari terakhir Ramadhan dengan ibadah

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صبحه أجمعين, أما بعد:
Kepada seorang yang sudah mengisi 10 malam terakhir dengan ibadah:
1. Jangan cepat puas dengan apa yang sudah dicapai, karena itu akan menimbulkan penyakitnya orang munafik yaitu malas.
2. Jangan sombong dengan apa yang sudah dicapai karena itu semua taufik dan pertolongan dari Allah Ta’ala.
3. Perhatikan dan kerjakan amalan wajib sebelum amalan sunnah.
4. Perhatikan dan amalkan amalan-amalan inti di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, seperti qiyamul lail, baca Al Quran dan membaca doa:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَني
5. Jangan lupa berdoa agar tetap istiqamah, sebab hati berbolak-balik.
Coba perhatikan baik-baik perkataan ini, semoga bermanfaat:

Bersungguh-sungguh Mencari Lailatul Qadar

بسم الله الرحمن الرحيم ,الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, و بعد:
Semoga penjelasan di bawah ini menggugah penulis dan kaum muslim untuk bersungguh-sungguh, berjuang dengan gigih agar mendapatkan Lailatul Qadar. Allahumma amin.
Pengertian Lailatul Qadar:
Sebuah malam dari malam-malam sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, diturunkan di dalamnya takdir-takdir seluruh makhluk ke langit dunia, Allah mengabulkan doa di dalamnya dan ia adalah malam yang telah diturunkan Al Quran yang Agung. Lihat Mu'jam lughat al-Fuqaha, hal: 326.
Tidak diragukan lagi, Lailatul Qadar akan selalu ada sampai hari kiamat:
Ibnu al-Mulaqqin rahimahullah berkata: "Telah bersepakat beberapa ulama yang dianggap pendapatnya akan adanya selalu lailatul qadar sampai akhir masa". Lihat: al-i'lam bi fawa-idi 'umdat al-ahkam, 5/397.
Dalil yang menunjukkan hal ini adalah, sebuah hadits dari Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu 'anhu, beliau bercerita: "Pernah Nabi Muhammad shallalahu 'alaihi wasallam keluar rumah untuk memberitahukan kepada kami tentang lailatul qadar, ketika itu dua orang dari kaum muslimin sedang bertengkar, kemudian beliau bersabda: "Tadi aku keluar ingin memberitahukan kepada kalian tentang lailatul qadar tetapi si fulan dan si fulan bertengkar lalu ingatan itu hilang, semoga itu lebih baik bagi kalian, maka carilah lailatul qadar di kesembilan, ketujuh dan kelima". HR Bukhari, no. 2023.
Akhir hadits ini menjelaskan awalnya, bahwa lailatul qadar akan selalu ada sampai hari kiamat.
Tidak diragukan lagi, Lailatul Qadar di bulan Ramadhan…

Hutang Puasa Belum Dibayar, sudah Datang Ramadhan lagi?

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين, وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Sebagian muslim yang mempunyai hutang puasa terkadang belum membayar hutang puasanya sampai datang bulan Ramadhan selanjutnya, dalam kasus seperti ini apa yang harus dilakukan dalam perihal mengqadhanya?
Kawanku Pembaca seiman…
Harus diketahui bahwa hutang yang dimiliki seorang hamba kepada Allah Ta’ala lebih berhak ditunaikan oleh hamba tersebut.
Dan maksud hutang seorang hamba kepada Allah Ta’ala adalah ibadah-ibadah yang belum dikerjakan padahal diwajibkan atasnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: