Tampilkan postingan dengan label SQ (Siraman Qolbu). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SQ (Siraman Qolbu). Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Juli 2021

Karakteristik akhlak seorang Muslim


  1. Saliimul Aqidah ( Aqidah yang lurus /benar )

  2. Sohiihul ‘Ibadah ( Ibadah yang benar )

  3. Naafi’un li ghoirihi ( Berguna bagi orang lainnya )

  4. Matiinul Khuluq (Akhlak yang sempurna )

  5. Qadirul alal Kasbi ( Kemampuan berpenghasilan )

  6. Mutsaqqoful Fikri (Intelek dalam pemikiran )

  7. Qowiyyul Jismi ( Jasmani yang kuat )

  8. Mujaahidu li nafsihi (Bersungguh-sungguh thd diri sendiri )

  9. Munazhomu fii syu’nihi ( teratur dalam semua urusannya )

  10. Haritsun ‘ala waqtihi ( Efisien menjaga waktu )

I. Saliimul Aqidah ( Aqidah yang lurus /benar )

  1. Tidak meru’yah (mengambil hukum) selain al-Qur’an yang ma’tsur as- Sunnah

  2. Tidak berhubungan dengan jin

  3. Tidak meramal nasib dengan telapak tangan

  4. Tidak menghadiri majelis dukun dan peramal

  5. Tidak mengusap-usap kuburan, untuk tujuan meminta berkah

  6. Tidak minta tolong kepada orang yang berlindung kepada jin

  7. Tidak tasya’um (merasa sial karena sesuatu)

  8. Tidak bersumpah dengan selain Allah

  9. Ikhlas amal untuk Allah semata

  10. Mengimani rukun iman

  11. Mengimani ni’mat dan siksa kubur

  12. Menjadikan syetan sebagai musuh

  13. Tidak mengikut langkah-langkah syetan

  14. Menerima dan tunduk pada hukum Allah

  15. Mensyukuri Ni’mat Allah saat mendapatkan nikmat

  16. Tidak meminta tolong kepada orang yang telah dikubur

II. Sohiihul ‘Ibadah ( Ibadah yang benar )

  1. Ihsan dalam thoharoh

  2. Bersemangat untuk sholat berjamaah di masjid

  3. Ihsan dalam sholat

  4. Berpuasa fardhu

  5. Berpuasa sunnah, minimal 7 hari sebulan

  6. Qiyamul Lail minimal 1 hari sepekan

  7. Membayar zakat (09:103)

  8. Komitmen dengan adab tilawah

  9. Khusyu dalam membaca Al-Qur’an

  10. Hafal 1 juz Al-Qur’an (30)

  11. Komitmen dengan wirid tilawah harian ( Al-ma’tsurat )

  12. Berdo’a pada waktu - waktu utama

  13. Menutup harinya dengan taubat dan istighfar

  14. Merutinkan dzikir pagi hari

  15. Menyebarluaskan salam

  16. Beri’tikaf pada bulan Ramadhan ( 10 hari terakhir )

  17. Mempergunakan syiwak

  18. Senatiasa menjaga kondisi thoharoh

  19. Niat melaksanakan haji

  20. Menjauhi dosa besar

  21. Merutinkan dzikir sore

  22. Dzikir pada Allah pada tiap keadaan

  23. Memenuhi nadzar

  24. Menahan anggota tubuh dari segala yang haram

  25. Bersemangat untuk berjamaah di masjid

  26. Tidak sungkan adzan

  27. Berniat pada setiap melakukan perbuatan

III. Naafi’un li ghoirihi ( Berguna bagi orang lainnya )

  1. Melaksanakan hak kedua orang tua

2. Ikut berpartisipasi dalam kegembiraan

  1. Membantu yang membutuhkan

  2. Memberi petunjuk orang yang tersesat

  3. Menikah dengan pasangan yang sesuai/Sekufu

IV. Matiinul Khuluq (Akhlak yang sempurna )

  1. Tidak takabur

  2. Tidak Ima’ah ( asal ikut )

  3. Tidak dusta

  4. Tidak mencaci maki

  5. Tidak mengadu domba

  6. Tidak ghibah

  7. Tidak memotong omongan orang lain

  8. Tidak mencibir dengan alasan apapun

  9. Tidak menghina dan meremehkan orang lain

  10. Tidak menjadikan orang buruk sebagai teman / sahabat

  11. Menyayangi yang kecil

  12. Henghormati yang besar

  13. Memenuhi janji

  14. Birrul walidain

  15. Menundukkan pandangan

  16. Menyimpan rahasia

  17. Menutupi dosa orang lain

  18. Memiliki ghirah (rasa cemburu ) pada agamanya

  19. Memiliki ghirah (rasa cemburu) pada keluarganya

V. Qadirul alal Kasbi ( Kemampuan berpenghasilan )

  1. Menjauhi sumber penghasilan haram dan menjauhi riba

  2. Menjauhi riba

  3. Menjauhi judi dengan segala macamnya

4. Menjauhi tindak penipuan

  1. Membayar zakat

  2. Menabung meskipun sedikit

  3. Tidak menunda waktu melaksanakn hak orang lain/ janji

  4. Menjaga fasilitas umum

  5. Menjaga fasilitas khusus

VI. Mutsaqqoful Fikri (Intelek dalam pemikiran )

  1. Baik dalam membaca dan menulis

  2. Membaca 1 juz tafsir Al-Qur’an juz 30

  3. Memperhatikan hukum-hukum tilawah

  4. Menghafalkan separuh hadits Arba’in

  5. Menghafalkan 20 hadits pilihan dari Riyadhus Sholihin

  6. Mengkaji marhalah Makiyah dan menguasai karakteristiknya (Manhaj Haraki : Syaikh Munir Al-Ghodban)

  7. Mengenal 10 sahabat yang dijamin masuk surga

  8. Mengetahui hukum thoharoh ( Fiqh Sunnah : Sayyid Sabiq )

  9. Mengetahui hukum sholat

  10. Mengetahui hukum puasa

  11. Membaca sesuatu yang di luar spesialisasinya, 4 jam setiap pekan

  12. Memperluas wawasan diri dengan sarana-sarana baru

  13. Menyadari adanya perang Zionisme dengan Islam

  14. Mengetahui Ghozwul Fikri

  15. Mengetahui organisasi-organisasi terselubung

  16. Mengetahui bahaya pembatasan kelahiran

  17. Menjadi pendengar yang baik

  18. Berpartisipasi dalam kerja-kerja jama’I

  19. Tidak menerima suara-suara miring tentang Islam

  20. Mengemukakan pendapat

VII. Qowiyyul Jismi ( Jasmani yang kuat )

  1. Bersih badan

  2. Bersih pakain

3. Bersih tempat tinggal

  1. Komitmen dengan adab makan dan minum sesuai dengan sunnah

  2. Komitmen dengan olahraga minimal 2 jam/ pekan

  3. Bangun sebelum fajar

  4. Memperhatikan tata cara membaca yang sehat

  5. Tidak merokok

  6. Menghindari tempat kotor…..

  7. Menghindari tempat-tempat bencana jika masih di luar area

VIII. Mujaahidu li nafsihi (Bersungguh-sungguh thd diri sendiri )

  1. Menjauhi segala yang haram

  2. Menjauhi tempat-tempat bermain yang haram

  3. Menjauhi tempat-tempat maksiat

IX. Munazhomu fii syu’nihi ( teratur dalam semua urusannya )

  1. Memperhatikan penampilan (performance)

  2. Tidak menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga yang menentang dengan Islam

X. Haritsun ‘ala waqtihi ( Efisien menjaga waktu )

  1. Bangun pagi

  2. Menghabiskan waktu untuk belajar

Jumat, 23 Juli 2021

JANGAN PERNAH MENYALAHKAN RENCANA ALLOH SWT



Ada seorang tukang TAHU... Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya.
Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.
Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris.
Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis...
Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba2 ia terpeleset kecemplung sawah...
Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan! Jangankan untung, modal pun buntung!
Mengeluh ia kepada Tuhan, bahkan "menyalahkan" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.
Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang.
Tapi dua jam kemudian ia mendengar kabar, bahwa angkot langganannya yg setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang. Semua penumpangnya tewas! Hanya ia satu2nya calon penumpang yg selamat, "gara- gara" tahu nya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yg sdh remek tadi.
sorenya ada seorg peternak bebek mencari dia dan hendak membeli tahu utk makanan bebek namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yg rusak/hancur krn hny utk campuran makann bebek saja..spontan bapak itu nangis bahagia krn tahunya yg remek dibeli semua oleh peternak bebek itu..
Sahabatku...Doa tidak harus dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh Tuhan dengan sesuatu yg jauh lebih baik daripada yg diminta.
Tuhan Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri.
Karena itu, janganlah jemu berdoa, juga jangan menggerutu, apalagi mengutuk!
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu.
Tuhan mengetahui, sedang manusia tidak mengetahui”.

Senin, 30 April 2018

Air tak selalu jernih



┆begitu juga ucapanku
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶⌣̊✽̶
┏┉⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆Kapas tak selalu putih 
┆begitu juga hatiku
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡..✽̶⌣̊
┏┉⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆Langit tak selalu biru 
┆begitu juga hidupku
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶⌣̊✽̶
┏┉⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆Jalan tak selalu lurus   
┆begitu juga langkahku
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶⌣̊✽̶
┏┉⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆Jika Maaf itu bisa terucap hari ini   
┆Untuk Apa menunggu Hari Raya tiba?
┆Sedangkan hembusan Nafas pun
┆Kita tak pernah tau bila akan
┆Berhenti...
┆maka dari itu ku ingin Mohon Maaf atas
┆Kesalahan Kekhilafan maupun
┆Perbuatan yg sengaja ataupun tidak
┆sengaja..yg membuat sakit hati
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶⌣̊✽̶.
. Sebelum sya'ban usai
. Sebelum Ramadhan datang
┏┉⌣̊┈̥-̶̯͡..̷̴✽̶┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆    Dengan ini saya mengucapkan ......


Selasa, 10 April 2018

Kamu & sahabatmu yg mana?

7 MACAM TEMAN
(hanya 1 yang sampai di akhirat)
1. "Ta’aruffan” yaitu teman kenal secara kebetulan, seperti bertemu di kereta, halte bis, cafe dan lain nya.
2. "Taariiihan” yaitu teman karena faktor sejarah, teman sekampung, sekost, se'almamater dan lainnya.
3. "Ahammiyyatan” yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik dan lainnya)
4. "Faarihan” yaitu teman karean sehobi (hobby motor, nyanyi, futsal dan lainnya)
5. "Amalan” yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru dan lainnya.
6. "Aduwwan” yaitu teman yang terlihat seperti baik, tapi sebenarnya penuh kekebencian
7. "Hubban Iimaanan” yaitu teman yan suka MENGINGATKAN-mu serta •MENGAJAK-mu selalu ke jalan Allah SWT

Dari ke 7 macam teman ini, no.1-6 akan sirna diakhirat, & yang tersisa hanya teman no.7
Namun teman no.7 ini selalu dipandang sebelah mata, selain dinilai sok alim, juga tidak menghasilkan duniawi, apalagi urusan materi
Padahal diakhirat nanti, teman no.7 inilah yang akan diberi SYAFAAT untuk membantu kita masuk ke dalam surgaNYA
Persahabatan yang dilandaskan karena Allah (QS 49:10)
Apabila penghuni surga tidak menemui teman di dunianya, lalu bertanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala : "Yaa Rabb...kami tidak melihat sahabatku yang sewaktu di dunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami"
Maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala berseru : "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah." (HR Ibnu Mubarokh)
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala bisa mengumpulkan kita di akhirat di dalam Jannah FirdausNya

ﺁَﻣِﻴـٍـِـﻦْ ... ﺁَﻣِﻴـٍـِـﻦْ ... ﺁَﻣِﻴـٍـِـﻦْ ﻳَﺂﺭَﺏْ ﺁﻟٌﻌَﺂﻟَﻤِِﻴِﻦْ

Antara Islam dan Iman


Menurut Prof. Dr. HAMKA
(H. Abdul Malik Karim Amarullah).
.
Jika ingin melihat Orang Islam, datanglah ke Masjid pada Iedul Fitri dan Iedul Adha.
.
Tetapi . . . . 
.
Jika ingin melihat orang yang beriman, datanglah ke Masjid di waktu Subuh.
.
Itulah BEDA antara orang Islam dengan orang beriman.
.
"SESUNGGUHNYA, SUBUH ITU HAKIKAT DIRI".
.
๏ Jika Subuhnya senantiasa dipelihara. Itu tanda akan Selamat dari neraka.
.
๏ Jika Subuhnya tiada dia tinggal. Allah melindunginya dari segala aral.
.
๏ Jika Subuhnya didahului dengan Sunat. Pasti seluruh dunia beserta isinya, dia dapat.
.
๏ Jika Subuhnya bergelap-gelap menuju Musholla. Di kegelapan akhirat ia dapatkan cahaya.
.
๏ Jika Subuh hingga awal Dhuha (Isyroq) berwirid pula. Mendapat pahala Umrah dan Haji sempurna.
.
Namun . . .
.
๏ Jika Subuhnya tiada dijaga. Maka pada wajahnya tiada cahaya.
.
๏ Jika Subuhnya sengaja terlupa. Tanda Imannya tiada bernyawa.
.
๏ Jika Subuhnya terasa berat. Tanda munafiq sudah mendekat.
.
๏ Jika Subuh tiada peduli. Tanda Iman menghampiri mati.
.
๏ Jika Subuhnya tiada berjama’ah. Tanda hidupnya akan hilang barokah.
.
๏ Jika Subuhnya tiada ke Masjid. Tanda imannya ada penyakit.
.
๏ Jika Subuhnya selalu terlewat. Tanda imannya semakin cacat.
.
๏ Jika Subuhnya diakhir waktu. Tanda iman semakin kelabu.
.
๏ Jika Subuhnya hari sudah siang. Tanda rezekinya sudah hilang.
.
๏ Jika di waktu subuh masih mendengkur. Tanda syaitan memeluknya dalam tidur.
.
- والله اعلم -
.
.Tidak perlu dibagikan jika anda tidak butuh pahala dan kecintaan Allah Ta'ala.

*Keikhlasan pun Sangat Membutuhkan Kesabaran*

✦✦ Faidah Pagi ✦✦
1) Sabar untuk mengikhlaskan niat dan membersihkannya dari riya' dan tujuan duniawi tatkala sebelum beramal dan juga tatkala sedang beramal.
Jangan pernah membohongi diri, dengan menyatakan saya sedang berjuang di jalan Allah akan tetapi ternyata ada udang di balik batu. Jika engkau membohongi dirimu, yang sekaligus berarti engkau membohongi Allah dan publik maka suatu saat Allah akan memunculkan udangmu tersebut dihadapan publik...maka berhati-hatilah...!
2) Setelah beramal harus sabar agar amalan tersebut tidak dirusak oleh ujub dan takabbur yang sewaktu waktu timbul karena kekaguman terhadap amalan tersebut atau merasa jasa dan peranmu yang besar sehingga jadilah engkau merasa sok "penting". Padahal semua keberhasilanmu datangnya dari Allah semata.
3) Sabar untuk menyembunyikan amalan tersebut dan tidak menampakannya kepada orang lain, karena pahala amalan yg tersembunyi lebih besar. Inipun butuh kesabaran yang besar, karena jiwa selalu ingin menceritakan amalannya kepada orang lain agar dihargai dan dihormati
4) Jika engkau berbuat baik kepada orang lain maka bersabarlah dengan menjaga keikhlasanmu dengan tidak marah tatkala air susumu dengan air tuba oleh orang yang kau bantu. Karena sesungguhnya engkau tidak mengarapkan "balas jasanya" dan tidak pula ucapan "terima kasihnya". Akan tetapi engkau hanya mengharapkan wajah Allah.
Allah berfirman:
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
Setelah itu Allah berfirman :
وَجَزَاهُم بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا
Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, (QS Al-Insan 9, 12)
✒️ Ustadz Firanda Andirja, MA

Rabu, 28 Maret 2018

Doa Untuk Orang Tua

Barusan ikut kajian di Masjid Burj Al Bakrie, pengisi kajian *Ustad Arifin Nugroho*.
Saya pernah datang ke Kairo - Mesir. Pada saat sholat dhuhur ada kajian dari Syaikh yang mengisi kajian sambil berjualan buku. Di akhir kajian, saya sempatkan utk membeli buku yang di jual oleh Syaikh tadi. Judul bukunya "Melipat gandakan keuntungan dengan berbakti kepada orangtua."
Dalam satu bab di buku tersebut di bahas mengenai *Adab kepada orangtua*. Dimana dikatakan bahwa,"Sungguh durhaka seorang anak yang hanya mendoakan kedua orangtuanya hanya 5 kali dalam satu hari."
Saya bingung, kenapa kita udah do'ain orangtua sehari 5 kali, kok masih di bilang anak durhaka ?
Saya coba balik lagi ke masjid tempat saya membeli buku tersebut, saya tanyakan kepada pengurus kajian di masjid itu, di mana saya bisa menemui Syaikh yang kemarin memberi kajian di masjid ini.
Dan setelah saya dapatkan nomor ponselnya, saya hubungi dan kami janjian untuk bertemu di sebuah masjid yang kebetulan beliau sedang mengisi kajian juga.
Selesai kajian, saya bertemu dengan beliau, dan saya bertanya, kenapa kok seorang anak yang sudah mendo'akan kedua orangtuanya 5 kali sehari, masih di katakan anak yang durhaka?
Syaikh itu kemudian meminta kepada saya untuk membacakan do'a untuk kedua orangtua. Dan saya bacakan do'a yang biasa saya baca setelah sholat.
*"Rabighfirli waliwali dayya"* stop kata si Syaikh. Ulangi lagi.
*"Rabighfirli waliwali dayya"* stop, ulangi lagi.
*"Rabighfirli waliwali dayya"* stop, ulangi lagi. Terus saya ulangi sampai sepuluh kali.
Kemudian si Syaikh bertanya kepada saya, "Apakah kamu capek?"
"Tidak Syaikh".
"Apakah kamu sampai berkeringat?"
"Tidak Syaikh".
"Apakah kamu sampai mengeluarkan uang membaca do'a seperti yang kamu baca tadi?"
"Kembali saya jawab tidak Syaikh."
"Kamu gak perlu mengeluarkan uang, kamu gak perlu mengeluarkan keringat, kamu gak perlu mengeluarkan tenaga yang besar hanya untuk membacakan do'a ampunan kepada kedua orangtuamu. Tapi kenapa kamu hanya bisa memintakan ampunan buat orangtuamu sehari semalam cuma 5 kali. Padahal sejak kamu masih berada dalam perut ibumu, berapa banyak keringatnya yang sudah ibumu keluarkan karena beratnya menanggung kamu yang berada di perutnya. Betapa sakitnya ibumu saat melahirkan kamu, berapa besar biaya yang sudah di keluarkan kedua orangtuamu untuk membesarkan kamu. Dan sebagai balasannya, kamu hanya bisa mendo'akan kedua orangtua mu cuma 5 kali dalam sehari semalam? Padahal satu kali saat kamu membacakan do'a untuk kedua orangtuamu, *Rabighfirli waliwali dayya*, saat itu juga satu dosa dari orang tuamu dihapuskan ALLAH."

Dan ada sebuah kisah, dimana ada seorang orangtua yang saat dia dimakamkan penuh dengan dosa, tiba-tiba, saat orangtua tersebut sedang kesusahan di alam kuburnya, ALLAH berikan keringan dan ALLAH berikan kemuliaan. Sampai2 si ahlul kubur bingung, kenapa dia di angkat derajatnya seperti ini? Kemudian jawab malaikat, *"Ini berkat do'a anak anak mu"*.
Masya Allah. Sekarang, apakah kita masih berat untuk membacakan do'a untuk kedua orangtua kita sehari lebih dari 50 kali?
Renungkan lah

Kamis, 15 Maret 2018

SESUATU YG KAU KHAWATIRKAN, INI SOLUSINYA :*

*(Doa doa dari Al Qur an)*
▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
💛 *KHAWATIR HATIMU BERPALING DARI HIDAYAH 
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب��ُ
RABBANA LAA TUZIGH QULUU BANAA BA'DA IDZ HADAITANAA WAHAB LANA MILLADUNKA RAHMATAN, INNAKA ANTAAL WAHHAB.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kpd kesesatan stlh Engkau berikan petunjuk kpd kami, dan karuniakanlah kpd kami rahmat dr sisiMu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
(QS. 3 : 8)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
🌷*INGIN MATI SYAHID 
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ 🍁
RABBANA AAMANNAA BIMAA ANZALTA WAAT TABA'NAAR RASUULA FAAK TUBNAA MA 'ASY SYAAHIDIIN.
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kpd apa yg Engkau turunkan dan kami tlh mengikuti Rasul, krn itu tetapkanlah kami bersama golongan orang yg memberikan kesaksian.
(QS. 3 : 53)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
😓 *TERKENA KESUSAHAN 
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ 🌷
HASBI YALLAH LAA ILAAHA ILLAA HUWA 'ALAIHI TAWAK KALTU WA HUWA RABBUL 'ARSYIL 'ADHIIM.
Cukuplah Allah bagiku ; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy (singgasana) yg agung.
(QS. 9 : 129)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
🌸 *MEMOHON KPD ALLAH AGAR SHALAT KITA BESERTA KELUARGA TERJAGA 
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ 🍀
RABBIJ 'ALNII MUQIIMASH SHALAATI WA MIN DZUR RIYYATI RABBANA WA TAQABBAL DU 'AA.
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yg tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doa kami.
(QS. 14 : 40)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
💓 *MOHON INGIN ISTRI DAN KELUARGAMU MENYENANGKAN DAN MENYEJUKKAN HATI 
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا 🌺
RABBANAA HABLANAA MIN AZWAA JINAA WA DZURRIY YATINAA QURRATA A' YUN WAAJ 'ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAA.
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kpd kami pasangan kami dan keturunan kami sbg penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang orang yg bertaqwa.
(QS. 25 : 74)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
💝 *RUMAH YANG PENUH KEBERKAHAN 
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين��َ
RABBI ANZILNII MUNZALAM MUBAARAKAA, WA ANTA KHAIRUL MUNZILIIN.
Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yg diberkahi, dan Engkau adalah sebaik baik pemberi tempat.
(QS. 23 : 29)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
😰👌 *DIJAUHKAN DARI GANGGUAN SYETAN 
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ 💚
RABBI A'UDZU BIKA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI, WA 'AUDZU BIKA RABBI AYYAH DHZURUUN.
Ya Tuhanku, aku berlindung kpd Engkau dari bisikan bisikan syetan. Dan aku berlindung pula kpd Engkau ya Tuhanku agar mereka tidak mendekati aku.
(QS. 23 : 97 - 98)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
💢 *TAKUT MASUK NERAKA 
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا 💦
RABBANAASH RIF 'ANNAA 'ADZAABA JAHANNAMA, INNA 'ADZAA BAHAA KAANA GHARAAMAA.
Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal.
(QS. 25 : 65)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
🌻 *PERMOHONAN KPD ALLAH AGAR MENERIMA AMAL BAIKMU 
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ 🍂
RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII'UL 'ALIIM.
Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh Engkaulah yg Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
(QS. 2 : 127)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
😔👆*KESEDIHAN YANG MENDALAM 
إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه 🍃
INNAMAA ASYKUU BATS TSII WA HUZNII ILAALLAH.
Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.
(QS. 12 : 86)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓