Minggu, 02 Februari 2025

*10 Nasehat Sebelum Ramadhan*



Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail (Ketua PP IKADI ):

Sekarang sudah hampir memasuki bulan Ramadhan. Maka biasakanlah beberapa perkara ini untuk menghadapi bulan Ampunan;

1. Sudahilah/perbaikilah segala macam bentuk permusuhan dengan sesama manusia.
Karena permusuhan itu penghalang diampuninya dosa.
Nabi salallahu Alaihissalam bersabda :

فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا.”
Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan.
Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.
”(HR. Muslim)

2. Tinjaulah Makanan kalian, pastikan kehalalannya. Sampai antum masuk pada bulan Ramadhan dengan makanan yang halal.
Karena makanan yang halal salah satu sebab diampuni dosa, dimudahkan untuk melakukan ketaatan kepada Allah.
Tidak layak bagi kaum muslimin yang puasa, tapi berbuka dengan makanan haram.

3. Latihlah diri antum dengan puasa dari sekarang (masih tersisa 17 hari lagi) meskipun hanya dengan puasa senin kamis.
4. Biasakan hati kalian dari sekarang untuk bisa melakukan qiyamul lail 11 rakaat meskipun dengan baca surat-surat pendek.
5. Biasakan mulai dari sekarang untuk rajin sedekah meskipun dengan 1 junaih (700 rupiah) , agar malaikat selalu mendoakanmu :
اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ (Muttafaq Alaihi)

6. Jagalah lisan dari segala bentuk celaan, sehingga terbiasa tatkala bulan Ramadhan dengan lisan yang bersih dari umpatan.
7. Bacalah Al-Qur'an, jangan meningglakan Al-Qur'an.
وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan".
(QS. Al-Furqon : 30 ).
Bacalah 1 juz dari sekarang, jangan nunggu Ramadhan saja rajinnya.

8. Sambunglah silaturahmi mulai dari sekarang meskipun dengan hanya menelpon saudaramu.
9. Jagalah pandangan kalian terhadap wanita atau dari tontonan haram, jangan pandang manusia dengan pandangan syahwat, kedengkian atau menganggapnya remeh/mengolok-oloknya.
10. 3 Amalan yang tidak ada selain di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan, Qiyam Ramadhan dan Lailatul Qodr. Jangan sibuk dengan sinetron, semua film yang diputar pada bulan Ramadhan akan diulang, tapi perkara 3 tadi tidak bisa diulang kecuali antum masih hidup pada Ramadhan depannya.
Semoga kita menjadi golongan yang beruntung untuk dapat meraup ampunan sebanyak-banyaknya dari Allah Ta'ala.
بارك الله فيكم. ...

Kamis, 23 Januari 2025

Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadhan



Persia pan diri menyambut bulan Ramadhan adalah hal yang dianjurkan bagi seluruh umat muslim di dunia. Allah SWT pun telah mengkhususkan bulan Ramadhan sebagai bulan dengan keutamaan yang istimewa sehingga menjadi salah satu sarana untuk mencapai tingkat kesempurnaan di hadapan Allah SWT. 

Persiapan diri yang baik secara fisik maupun mental dalam menyambut puasa Ramadhan sangatlah penting. Secara mental, kita harus mampu dalam mempersiapkan diri dengan hati yang bersih (tulus dan ikhlas) dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sementara itu, fisik dinilai penting untuk menjaga metabolisme tubuh dalam mempersiapkan puasa Ramadhan.

Kamis, 12 Desember 2024

Berpuasa Ramadhan Tapi Hanya Dapat Lapar dan Dahaga

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Pada Ramadhan umat Islam menjalankan ibadah puasa. Mereka tidak boleh melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa seperti makan dan minum, berhubungan badan di siang hari.

Namun bagaimana dengan ungkapan para ulama atau ustadz bahwa jangan sampai berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus?

Ungkapan ini pada dasarnya, ada dasarnya. Hadits Rasulullah SAW menyampaikan mengenai hal ini, beliau bersabda: 

Artinya, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR An-Nasa’i)

Rabu, 13 November 2024

Amanah Penguasa

 


Oleh AUNUR ROFIQ

Orang yang menerima amanah sebagai penguasa merupakan karunia dari Allah SWT. Segala perbuatannya akan dipertanggungjawabkan. Agar efektif menjadi penguasa, maka hendaknya ada beberapa kewajiban.

Selasa, 29 Oktober 2024

Sejarah Penamaan Rabiul Akhir dan Peristiwa Penting di Dalamnya


Rabiul Akhir atau Rabi‘uts Tsani merupakan bulan ke-4 dalam kalender Hijriah atau penanggalan berbasis bulan (lunar calendar), tepatnya setelah Rabiul Awwal, sebelum Jumadal Ula.

Pada zaman Jahiliyah, bulan Rabiul Akhir ini disebut dengan bulan Wubshan atau Wabshan. Bulan Rabiul Awwal disebut dengan bulan Khawwan atau Khuwwan. Sedangkan bulan Jumadil Ula disebut dengan al-Hanin. (Abu Bakar Muhammad, Jamhartul Lughah, [Beirut: Darul ‘Ilmi] 1987, jilid 3, hal. 1311).

Yang pertama memberi nama bulan Rabiul Akhir menurut satu pendapat adalah buyut kelima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yakni Kilab bin Murrah. Penamaan itu tidak terlepas dari peristiwa alam musim rabi‘ atau musim semi yang terjadi di Jazirah Arab. Pada musim itu rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan banyak yang berbuah.