REPUBLIKA.CO.ID, WINTER PARK --- Seorang warga Seattle, Washington, Amerika Serikat, Maggie Mohamed sangat menantikan bisa menghabiskan bulan suci ramadhan di negara asalnya, Mesir. Namun dengan adanya pandemi virus corona membuat penerbangan menuju ke negaranya pun tak bisa dilakukan.
Meski begitu, Mohamed punya teman dan kerabat untuk menemani berbuka puasa alakadarnya. Pria yang berusia lebih dari 65 tahun itu mengaku tak bisa mengambil risiko untuk kembali ke negara asalnya. "Sangat menyedihkan, tetapi kami sangat senang, saya tak menganggapnya sebagai hukuman. Saya menganggapnya sebagai seruan bangkit," tutur Mohamed seperti dilansir HuffPost pada Sabtu (18/4).
