Tampilkan postingan dengan label Sunah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunah. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2018

SUNNAH YANG TERLUPAKAN: MAKAN DENGAN TIGA JARI & MENJILATI TANGAN SEBELUM DICUCI


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Sahabat yang Mulia Ka’ab bin Malik radhiyallahu’anhu berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَأْكُلُ بِثَلاَثِ أَصَابِعَ وَيَلْعَقُ يَدَهُ قَبْلَ أَنْ يَمْسَحَهَا
“Dahulu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam makan dengan tiga jari dan menjilati tangannya setelah makan sebelum beliau bersihkan.” [HR. Muslim]
Al-‘Allamah An-Nawawi rahimahullah berkata,
اِسْتِحْبَاب لَعْق الْيَد مُحَافَظَة عَلَى بَرَكَة الطَّعَام وَتَنْظِيفًا لَهَا وَاسْتِحْبَاب الْأَكْل بِثَلَاثِ أَصَابِع ، وَلَا يَضُمّ إِلَيْهَا الرَّابِعَة وَالْخَامِسَة إِلَّا لِعُذْرٍ بِأَنْ يَكُون مَرَقًا وَغَيْره مِمَّا لَا يُمْكِن بِثَلَاثٍ وَغَيْر ذَلِكَ مِنْ الْأَعْذَار
“Dan diantara pelajaran hadits ini adalah disunnahkan menjilat tangan yang dipakai makan sebelum dicuci, demi mendapatkan keberkahan makanan yang mungkin terdapat di sisa makanan di tangan dan agar tangannya lebih bersih. Dan disunnahkan makan dengan tiga jari, dan janganlah seseorang menggunakan jari yang keempat dan kelima kecuali karena suatu ‘udzur (alasan yang membolehkan), seperti jika makanannya berupa kuah atau selainnya yang tidak mungkin memakannya dengan tiga jari, dan alasan-alasan lainnya.” [Syarhu Muslim, 13/203]