Tampilkan postingan dengan label Diskusi Forkarisma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diskusi Forkarisma. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 November 2017

WANITA

<3 INI DIA KEISTIMEWAAN WANITA <3

WANITA ITU TIDAK MINTA BANYAK
Ia hanya ingin didengarkan.
Ia hanya ingin dihargai.

WANITA ITU TANGGUH
Ia mampu tetap tersenyum ketika hatinya bersedih.
Ia mampu tetap berharap walau kadang dikecewakan.

WANITA ITU MOTIVATOR
Ia dapat menjadi pendukung sejatimu seumur hidup.
Ia mampu membuat semangatmu kembali menyala ketika engkau mencoba menyerah.

WANITA ITU PEMAAF
Ia akan memaafkan ketika engkau mencoba membohonginya.
Ia akan memaafkan ketika engkau mencoba memarahinya.

Bukan karena ia lemah..
Melainkan karena kekuatan kasih sayang yang ingin ia tunjukkan agar engkau tetap bahagia.

WAHAI LELAKI
Wanita itu diciptakan dari tulang rusukmu.
Jagalah kehormatan dan hargailah keberadaan mereka.

Muliakanlah mereka sebagaimana engkau muliakan Ibu.
Cintailah mereka seperti mereka yang selalu setia mencintaimu.

Dan.. bimbinglah mereka menuju tempat terhormat kelak.
Agar ia menjadi bidadari yang bertahta di syurga

Rabu, 18 Oktober 2017

*"GERAKAN 1821"*

*Para Ayah dan Bunda yang baik hati, khususnya yg mempunyai anak SMA ke bawah (SMP, SD, TK)..., betapa dasyatnya pengaruh HP terhadap perkembangan anak-anak kita.*
*Anak-anak semakin egois,* *susah dikendalikan dan terkena dampak negatif lainnya.*
*Untuk itu mari kita Lawan dengan "Gerakan 1821".*

*Apa itu "Gerakan 1821"?*
*Gerakan 1821 adalah himbauan kepada para orangtua untuk melakukan puasa gadget/HP,*
*hanya 3 jam saja, yaitu mulai jam 18.00 s/d 21.00.* 
*Simpan dulu HP-mu Ayah, Bunda, simpan dulu BB, Tab dan laptop nya.*
*Temanilah anak-anak kita,*
*hanya 3 jam saja.*
*Bersama mereka,*
*dengan sepenuh hati..sepenuh jiwa & raga kita.*

*Apa yang harus dilakukan selama 3 jam?*
*3B: Bermain, Belajar, Bicara (Ngobrol).*
*Iya, cuma 3 jam dan 3B saja.*
*Bermain apa saja,*
*boleh mainan tradisional, bermain petak umpet, tebak-tebakan, pokoknya apa saja.*

*Bisa juga menemani mereka belajar.*
*Belajar agama dan apa saja yg positif.*
*Bisa mengerjakan PR, belajar ilmu baru, berbagi pengalaman pengetahuan dan yang lainnya.*

*Juga bisa diisi dengan banyak ngobrol.*
*Bicara, bicara, dan bicara.* 
*Ajak anak-anak bicara.* 
*Topiknya bisa apa saja.*
*Lebih utama bicara tentang mereka, pengalaman mereka, keinginan mereka, pokoknya apa saja.*

*Hanya 3B : bermain, belajar, bicara, dan tidak semuanya harus dilakukan pada saat yang sama, bisa dijadwal dan dibuat se-enjoy mungkin.*
*Bisa dikombinasikan.*
*Pilih aktivitas yang nyaman dilakukan bersama.*

*Mari Ayah ... ayo Bunda.*
*Puasa gadget/HP dan TV..*
*Hanya 3 jam saja.*
*Jam 18 s/d 21 saja!*

*Ingat ya...1821...!*
*Mari kita coba...!*

*Semoga Bermanfaat....!*
*(Sharing gerakan ini yang digagas oleh program PSPA nya Program Sekolah Pengasuhan Anak.)*
(Mohon disampaikan kpd para Ortu) Demi anak2 kita. Terimakasih..


Hal

*Tiga hal yang membawa penyakit :*
1) ﺍﻟﻜﻼﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
1. Banyak bicara
2) ﺍﻟﻨﻮﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ 
2. Banyak tidur
3) ﺍﻷﻛﻞ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
3. Banyak makan
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎﺀ ﺗﻬﺪﻡ ﺍﻟﺒﺪﻥ :
*Empat hal yang merusak badan :*
1) ﺍﻟﻬﻢ
1. Duka
2) ﺍﻟﺤﺰﻥ
2. Sedih
3) ﺍﻟﺠﻮﻉ
3. Lapar
4) ﺍﻟﺴﻬﺮ
4. Tidak Tidur Malam
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺰﻳﺪ ﻓﻲ ﻣﺎﺀ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﻭﺑﻬﺠﺘﻪ :

*Empat hal yang menambah cerah wajah :*
1) ﺍﻟﺘﻘﻮﻯ
1. Taqwa
2) ﺍﻟﻮﻓﺎﺀ
2. Jujur
3) ﺍﻟﻜﺮﻡ .
3. Pemurah
4) ﺍﻟﻤﺮﻭﺀﺓ
4. Jaga Kehormatan
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺠﻠﺐ ﺍﻟﺮﺯﻕ :

*Empat hal yang menarik rezeki :*
1) ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻠﻴﻞ
1. Qiyamul Lail
2) ﻛﺜﺮﺓ ﺍﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ ﺑﺎﻷﺳﺤﺎﺭ
2. Banyak istighfar waktu 2/3 malam 
3) ﺗﻌﺎﻫﺪ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ
3. Biasa Bersedeqah
4) ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻨﻬﺎﺭ ﻭﺁﺧﺮﻩ
4. Berdzikr waktu awal pagi dan petang
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭثلاثة ﺗﻤﻨﻊ ﺍﻟﺮﺯﻕ

*Tiga hal yang menjauhkan rezeki :*
1) ﻧﻮﻡ ﺍﻟﺼﺒﺢ
1. Tidur waktu pagi
2) ﻗﻠﺔ ﺍﻟﺼﻼﺓ
2. Sedikit sholat
3) ﺍﻟﻜﺴﻞ
3. Malas
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻛﻠﻤﺎ ﻫﻤﻤﺖ ﺑﻔﻌﻞ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﺗﺬﻛﺮ ﺛﻼﺙ ﺁﻳﺎﺕ :

*Setiap kali ingin membuat maksiat* *ingat*
*tiga ayat :*
1-" ﺃﻟﻢ ﻳﻌﻠﻢ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺮﻯ "
"Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah sedang melihat"

2-" ﻭﻟﻤﻦ ﺧﺎﻑ ﻣﻘﺎﻡ ﺭﺑﻪ ﺟﻨﺘﺎﻥ "
"Siapa yang takut kepada kedudukan Tuhannya baginya dua syurga"

3-" ﻭﻣﻦ ﻳﺘﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻪ ﻣﺨﺮﺟﺂ “
"Siapa yang bertaqwa kepada Allah. Dia jadikan baginya jalan penyelesaian"
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻻ ﺗﺒﺨﻞ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻜﻠﻤﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺍﺻﺤﺎﺑﻚ ﻭﺍﺣﺒﺎﺑﻚ .. !!

*Ternyata Cuma 1.5 jam saja Umur Kita hidup di DUNIA 🌎 ini.*
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur'an sebagai sumber kebenaran yang hakiki
🔎 *1 hari akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎 *24 jam akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎 *3 jam akhirat = 125 tahun dunia*
🔎 *1.5 jam akhirat = 62.5 tahun dunia*
Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1.5 jam saja.
Pantaslah kita selalu diingatkan tentang masalah waktu. 
Allah berfirman : *"Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa saja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia)"*
Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk meniti perjalan hidup kita ini.
*Kuatkan berfikir utk akhirat*.
Karena dunia ini akan kita tinggalkan.
 *Tiga hal yang membawa penyakit :*
1) ﺍﻟﻜﻼﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
1. Banyak bicara
2) ﺍﻟﻨﻮﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ 
2. Banyak tidur
3) ﺍﻷﻛﻞ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
3. Banyak makan
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎﺀ ﺗﻬﺪﻡ ﺍﻟﺒﺪﻥ :
*Empat hal yang merusak badan :*
1) ﺍﻟﻬﻢ
1. Duka
2) ﺍﻟﺤﺰﻥ
2. Sedih
3) ﺍﻟﺠﻮﻉ
3. Lapar
4) ﺍﻟﺴﻬﺮ
4. Tidak Tidur Malam
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺰﻳﺪ ﻓﻲ ﻣﺎﺀ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﻭﺑﻬﺠﺘﻪ :

*Empat hal yang menambah cerah wajah :*
1) ﺍﻟﺘﻘﻮﻯ
1. Taqwa
2) ﺍﻟﻮﻓﺎﺀ
2. Jujur
3) ﺍﻟﻜﺮﻡ .
3. Pemurah
4) ﺍﻟﻤﺮﻭﺀﺓ
4. Jaga Kehormatan
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺠﻠﺐ ﺍﻟﺮﺯﻕ :

*Empat hal yang menarik rezeki :*
1) ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻠﻴﻞ
1. Qiyamul Lail
2) ﻛﺜﺮﺓ ﺍﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ ﺑﺎﻷﺳﺤﺎﺭ
2. Banyak istighfar waktu 2/3 malam 
3) ﺗﻌﺎﻫﺪ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ
3. Biasa Bersedeqah
4) ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻨﻬﺎﺭ ﻭﺁﺧﺮﻩ
4. Berdzikr waktu awal pagi dan petang
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭثلاثة ﺗﻤﻨﻊ ﺍﻟﺮﺯﻕ

*Tiga hal yang menjauhkan rezeki :*
1) ﻧﻮﻡ ﺍﻟﺼﺒﺢ
1. Tidur waktu pagi
2) ﻗﻠﺔ ﺍﻟﺼﻼﺓ
2. Sedikit sholat
3) ﺍﻟﻜﺴﻞ
3. Malas
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻛﻠﻤﺎ ﻫﻤﻤﺖ ﺑﻔﻌﻞ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﺗﺬﻛﺮ ﺛﻼﺙ ﺁﻳﺎﺕ :

*Setiap kali ingin membuat maksiat* *ingat*
*tiga ayat :*
1-" ﺃﻟﻢ ﻳﻌﻠﻢ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺮﻯ "
"Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah sedang melihat"

2-" ﻭﻟﻤﻦ ﺧﺎﻑ ﻣﻘﺎﻡ ﺭﺑﻪ ﺟﻨﺘﺎﻥ "
"Siapa yang takut kepada kedudukan Tuhannya baginya dua syurga"

3-" ﻭﻣﻦ ﻳﺘﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻪ ﻣﺨﺮﺟﺂ “
"Siapa yang bertaqwa kepada Allah. Dia jadikan baginya jalan penyelesaian"
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻻ ﺗﺒﺨﻞ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻜﻠﻤﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺍﺻﺤﺎﺑﻚ ﻭﺍﺣﺒﺎﺑﻚ .. !!

*Ternyata Cuma 1.5 jam saja Umur Kita hidup di DUNIA 🌎 ini.*
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur'an sebagai sumber kebenaran yang hakiki
🔎 *1 hari akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎 *24 jam akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎 *3 jam akhirat = 125 tahun dunia*
🔎 *1.5 jam akhirat = 62.5 tahun dunia*
Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1.5 jam saja.
Pantaslah kita selalu diingatkan tentang masalah waktu. 
Allah berfirman : *"Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa saja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia)"*
Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk meniti perjalan hidup kita ini.
*Kuatkan berfikir utk akhirat*.
Karena dunia ini akan kita tinggalkan.

Fokus akhirat
Itulah tempat kita akan hidup seterusnya.

*Ingatlah ini :*
untuk diri saya sendiri.
*Mayat orang Islam yang tidak sembahyang pada 1000 tahun dulu masih disiksa hingga kini.*

Allahuakbar!!! 1 waktu kita tinggalkan sholat sama dengan 8000 tahun siksaan neraka. Jika kita sehari 5 waktu x sholat?
5 x 8000 = 40.000
tahun.

Fokus akhirat
Itulah tempat kita akan hidup seterusnya.

*Ingatlah ini :*
untuk diri saya sendiri.
*Mayat orang Islam yang tidak sembahyang pada 1000 tahun dulu masih disiksa hingga kini.*

Allahuakbar!!! 1 waktu kita tinggalkan sholat sama dengan 8000 tahun siksaan neraka. Jika kita sehari 5 waktu x sholat?
5 x 8000 = 40.000
tahun.


Senin, 20 Maret 2017

7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad!

1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.

2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.

3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.

4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.

5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.

6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.

7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Minggu, 22 Januari 2017

SOMBONG

Oleh: Iqbal Aji Daryono

Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada rasa sombong meski cuma seberat dzarrah pun.

Hadis riwayat Ibnu Mas'ud itu selalu bikin merinding. Dzarrah adalah biji sawi, dan ada juga yang menerjemahkannya dengan 'atom'. Yowis pokokmen sesuatu yang ukuran dan massa jenisnya kueciiiiil byanget, gitu lah.

Bayangkan saja, jika ada sak-iprit saja kesombongan di hati kita, kita nggak akan masuk surga. Lha kalo nggak ke surga, lantas ke mana? Kita tahu jawabannya.

Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain, kata Nabi. Itu sifat dasar Iblis. Nah, ini semakin bikin merinding. Kita tidak pernah 100% tahu yang manakah kebenaran itu. Karena itulah tiap kali mengatakan sesuatu yang kita anggap benar, masih perlu disusul dengan kalimat "Wallahu a'lam". Sebab pada hakikatnya manusia tidak tahu sepenuhnya, dan hanya Tuhan yang tahu.

Maka selalu tertancap di ingatan saya ucapan Cak Nun di UII waktu itu. "Tugas kita bukanlah menjadi benar, sebab kita tidak pernah sungguh-sungguh tahu yang manakah yang benar. Tugas kita hanyalah berikhtiar, agar terus-menerus cenderung kepada kebenaran."

Sementara itu, apa yang kita yakini benar belum tentu diyakini juga oleh orang lain sebagai benar. Mumet, kan? Lalu siapa yang sombong?

Barangkali yang sombong adalah orang yang tahu (dengan kacamatanya sendiri) bahwa sesuatu hal adalah tidak benar, tapi tetap ia ikuti dan ia katakan benar. Jadi yang paham apakah seorang manusia sombong, menolak kebenaran atau tidak, hanyalah si manusia itu sendiri, dan Tuhan Yang Maha Mengetahui Isi Hati. Bukan manusia lain sebagai penilainya.

Makna sombong yang kedua adalah meremehkan orang lain, menganggap orang lain lebih rendah, sembari meletakkan diri sendiri lebih tinggi. Ini yang paling sulit bahkan mendekati mustahil untuk dihindari oleh spesies manusia.

Kita merasa lebih pintar, lebih berilmu, lebih kritis, lebih intelek daripada orang lain. Maka kita sombong. Kita merasa lebih sholeh, lebih taat beribadah, lebih syar'i, lebih membela agama ketimbang orang lain. Berarti kita sombong. Kita merasa lebih jujur, lebih bersih, lebih toleran, lebih cinta damai dibanding orang lain. Sudah jelas, itu artinya kita sombong.

Bahkan, kita merasa lebih-tidak-sombong alias lebih tawadhu' dibanding orang lain pun, pada hakikatnya kita sudah sombong. Kita bilang "Aku mungkin tidak sholeh, tapi setidaknya aku tidak pernah merasa baik." Nah, itu artinya secara sangat halus kita bilang bahwa kita baik, bukan? Ya, kita merasa baik karena berperangai baik berupa "tidak pernah merasa baik". Apakah itu bukan sejenis kalimat yang menjebak hati kita sendiri hingga menjadi sombong?

Padahal, tidak akan masuk surga orang yang di hatinya ada rasa sombong meski cuma seberat atom pun. Omaigat....

Saya sadar saya sendiri orang yang sombong. Sangat sombong. Saya sering merasa lebih pintar, lebih logis, lebih kritis, lebih terampil menulis, lebih lucu, lebih sayang anak, lebih gayeng, lebih islami (dalam konsep Islam yang saya yakini) dibanding banyak orang lain. Saya beristighfar dan meminta maaf kepada sampean semua.

Mungkin permintaan maaf ini justru malah membuat saya jatuh ke perasaan "lebih rendah hati dan lebih gampang meminta maaf daripada orang lain", dan artinya membuat saya jauh lebih sombong lagi. Tapi ya gimana, Bang. Emangnya bisa kita benar-benar steril dari rasa sombong?

Oh, Anda bisa? Jika Anda punya hati yang bisa aman dari rasa sombong, mohon sampaikan di komen. Saya berjanji, jika diparingi umur, saya akan sowan dan berguru kepada Anda. Matur nuwun saestu. Saya sangat mengharapkan itu.

Allahu ta'ala a'lam.

Rabu, 20 Januari 2016

Inilah 6 Cara Istri Menyambut Suami Saat Pulang Kerja, Cara Nomor 3 Sangat Di Sukai Para Suami

Reportase Terkini - Saat suami pulang ke rumah. Setiap suami yang pulang dari kerja ingin dapat bersantai sesampainya dirumah Kehadiran istri dan anak-anak yang menyenangkan dirumah tentu dapat menjadi pelebur kelelahannya setelah bekerja seharian dengan berbagai aktivitas dan problematika didalamnya.
Wanita idaman pria yang sesungguhnya adalah wanita yang dapat menjadi pendampingnya yang menyejukkan hati di berbagai situasi atau kesempatan. Berkaitan dengan hal tersebut, coba kita lihat keseharian dalam rumah tangga yang tampak simpel, namun cukup berarti dimata pria.

Cara istri menyambut suami saat pulang kerja merupakan momen yang harus diperhatikan. Lalu, sikap seperti apa sih yang diharapkan suami saat melihat sang istri dirumah, saat ia baru saja pulang kerja? Berikut ini penjelasannya:

Senin, 04 Januari 2016

Nabrak Masjid

Ada yang tau, artikel tentang opo iki…? Mobil nabrak masjid…? Motor…? Atau siapa yang kecelakaan gitu…?
Misalnya, tar malem, ada Barcelona vs Real Madrid, jam 03.30 sampe jam 5. Nabrak “jam” ke masjid. Kita diskas yuk? Kudu gimana?
Apa berani ninggalin manisnya ujung-ujung pertandingan, untuk kemuliaan Allah dan masjid-Nya? Atau biasanya juga ga ke masjid? He he he. Atau janjian aja sama imamnya… “Pak Imam, mulainye jam 5 aja ya jamaah shalat shubuhnya…” He he.
Berani ninggalin dunia untuk Allah, berani maksimalisasi ibadah untuk Allah, insyaAllah ada lompatan besar pada perubahan hidup.

Kamis, 22 Oktober 2015

Belajar dari Keharmonisan Rumah Tangga Rasulullah

DUA insan yang saling mencinta bersatu dalam ikatan suci dan berada dalam satu atap yang sama, akan merasakan hiruk pikuk berumah tangga. Di dalamnya terdapat beberapa ujian dan tantangan yang mungkin belum pernah mereka rasakan. Tapi, cobalah kita tengok rumah tangga Rasulullah SAW.
Di bawah naungan rumah tangga yang bersahaja, di situlah tinggal sang istri, pahlawan di balik layar, pembawa ketenangan dan kesejukan. Rasulullah SAW bersabda, “Dunia ini seluruhnya adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatan dunia adalah istri yang shalihah,” (Lihat Shahih al-Jami’ ash-Shaghir karya al-Albani).
Di antara keelokan budi pekerti Rasulullah SAW dan keharmonisan rumah tangga beliau ialah memanggil Aisyah RA dengan nama kesayangan dan mengabarkan kepadanya berita yang membuat jiwa serasa melayang-layang.
Aisyah RA menuturkan, “Pada suatu hari Rasulullah SAW berkata kepadanya, ‘Wahai ‘A’isy (panggilan kesayangan Aisyah RA), ini adalah malaikat Jibril menyampaikan salam untukmu’,” (Muttafaqun alaih).

Rabu, 29 Juli 2015

Rahasia Kecerdasan Orang-orang Yahudi: Ambil yang Baik, Buang yang Buruk

anak yahudi
DALAM Qur’an, tertulis bahwa kebanyakan dari golongan Yahudi ialah diberi karunia berupa kepintaran akal. Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar ?”
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Senin, 06 Juli 2015

7 Fakta Aneh di Sekitar Kita

1. GAJI pemain sinetron bisa mencapai puluhan juta padahal tak jarang adegan filmnya mempertontonankan pergaulan bebas, tawuran, bunuh-membunuh [terutama fim remaja] sedangkan gaji guru masih ada yang tidak lebih dari satu juta rupiah, padahal ilmu yang diajarkannya jelas bermanfaat seumur hidup.
2. Orang tua sering merasa bangga anaknya mampu juara kelas, padahal baca Al-Qur’an saja tidak becus. Harusnya anak-anak itu setidaknya bisa mengkhatamkan Al-Qur’an baru bisa disebut juara, dan masalah nilai akademis Insya Allah akan baik, karena dasar ilmu agama itu akan menjadikan karakternya kuat untuk mengejar ilmu pengetahuan setelah membaca ayat-ayat Allah yang menegaskan keutamaan menuntut ilmu.
3. Kita lebih kasihan melihat pengemis di pinggir jalan lalu sedekah seribu/ dua ribu padahal bisa jadi ‘mengemis itu profesi yang gajinya melebihi pegawai negeri’. Jika ingin sedekah, mengapa tidak kita masukkan saja ke kotak amal tempat ibadah, atau kita tabung lalu saat uang cukup banyak kita belikan kitab suci dan kita hibahkan, Insya Allah itu akan jauh lebih bermanfaat untuk memperdalam ketakwaan pada Allah, semoga pahalanya mengalir baik untuk siapapun yang membaca kitab suci tersebut maupun untuk kita sendiri.
4. Seorang anak hanya karena nilai salah satu mata pelajaran rendah di saat ulangan sampai dipukul, padahal bisa jadi nilai mata pelajaran yang lain bagus. Justru orang tua harus paham kelebihan anaknya pada mata pelajaran apa sehingga ke depannya tahu harus dimotivasi kuliah jurusan apa, bukan malah dipaksakan untuk matian-matian pada satu jenis mata pelajaran hingga bisa jadi mata pelajaran lain terabaikan.
5. Banyak yang berpikir malunya jika menguliahkan anaknya di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, hanya karena kita berada di Negara Indonesia. Padahal, justru karena kita berada di negara Indonesia maka lapangan kerja dari jurusan tersebut terbuka lebar, terutama untuk guru sebab otomatis mata pelajaran tersebut tidak akan pernah dihapus. Lalu profesi lain bisa menjadi penulis, penyunting buku, usaha penerbitan, penulis skenario, dosen/praktisi bahasa, reporter/wartawan, pembuat kata-kata bijak/menarik untuk tampilan baju, dan lain-lain.
6. Beli kosmetik berharga ratusan ribu berasa murah, sedangkan beli buku yang jelas manfaatnya seumur hidup dan tak lebih dari lima puluh ribu dikatakan mahal. Hidup tanpa gadget [handphone] serasa dunia hampa, sedangkan hidup tanpa baca Al-Qur’an seolah biasa. Traktir pacar hingga ratusan ribu dianggap kewajaran, sedangkan membelikan oleh-oleh untuk saudara/orang tua dianggap berlebihan.
7. Dipuji ibu dengan ujaran “Anakku, cantik/tampan” cuma dianggap “Wajar namanya ibu sendiri, udah basi”, giliran pacar yang bukan mukhrim yang memuji “Langsung tak tidur semalaman karena terbayang-bayang, seolah tak pernah mendengar pujian itu seumur hidupnya.”

Kamis, 23 April 2015

DUIT KALO DIKIT MAU DATENG LAGI



Suatu hari istri dari KH. Rahmat Abdullah, mengeluh tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit. Ustadz Rahmat pun menjawabnya dengan tenang "Santai aja, ibu. Duit kalo tinggal dikit artinya mau dateng lagi." Subhanallah ungkapan yang sangat singkat, namun padat, begitulah kelebihan yang Allah berikan kepada para ulama, sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair خير الكلام ما قل ودل "Sebaik baik perkataan yang sedikit dan argumentatif". Ungkapan Ustadz Rahmat mengajarkan kita bahwa uang itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagian nya untuk membantu sesama. Uang itu bagaikan air yang di dalam gelas, jika belum kita minum, maka air di dalam botol tak akan bisa mengisinya. Uang itu bagaikan air jika ditahan dia kotor, adapun jika kita melepasnya maka ia akan bersih. Uang itu bagaikan air, jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri, karenanya nabi saw berujar ما حالطت الصدقة مالا إلا أفسدته "Tidaklah sedekah bercampur dengan harta, melainkan ia akan merusak harta tersebut", ia akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui anak kita yang sakit sehingga harus ke dokter, handphone kita yang hilang, mobil kita yang rusak, dan lain lain yang menguras harta kita. Uang itu seperti udara, ia selalu mengisi ruang yang kosong, karenanya berbagi dan kosongkanlah ,biarlah Allah dengan caraNya mengisi kehampaan itu. @faisalkunhi