Saya menziarahi seorang kawan yg kematian ibunya yang selalu dijaganya selama ini, dia berbisik kepada saya sewaktu bersalaman:
"Telah HILANG PINTU SYURGA di RUMAH saya..."
Saya hanya mengucap ta'ziah dan menyantuninya dengan nasehat untuk mengikhlaskan dan bersabar.
Apa maksud ucapannya PINTU SYURGA di RUMAH nya telah HILANG ????
Ini adalah satu PERKATAAN orang yang ber ILMU, orang yang MENGETAHUI......
Apa yang disebut oleh kawan saya ini pernah disebut oleh sorang tabi’in Iyas bin Mu’awiyah, yang menangis tersedu-sedu ketika meninggal salah seorang dari orang tuanya.
Ketika ditanya pada beliau:
“Mengapa engkau menangis sedemikian rupa?"
Maka beliau menjawab:
“Aku tidak MENANGIS karena KEMATIAN, sebab yang HIDUP pasti akan MATI...."
Akan tetapi yang membuat aku menangis karena dahulu aku memiliki DUA PINTU ke SYURGA... ,
tetapi hari ini TERTUTUPlah SATU PINTU dan tidak akan di buka lagi sampai hari Kiamat.
Aku memohon kepada ALLAH TA'ALA agar aku bisa menjaga pintu SYURGA yang keDUA."
Apa yang disebut oleh Iyas ini adalah berkaitan dengan sabda Rasulullah SAW diriwayatkan dari Abu Darda RA. ;
Rasulullah SAW bersabda:
الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ
ORANG TUA ( ibu & ayah) adalah PINTU SYURGA yang paling tengah .
Kamu bisa MENSIA-SIA kan pintu itu atau kamu MENJAGA nya . (HR. Ahmad 28276, Turmudzi 2022, Ibn Majah 3794, dan dihasankan oleh Syuaib al-Arnauth).