Senin, 25 September 2023

Kisah Sakaratul Maut Nabi Ibrahim yang Paling Ringan, tapi Terasa Sakit Sekali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap manusia akan merasakan seperti apa sakitnya ketika roh dicabut dari jasad atau sakaratul maut. Saat itu tak ada yang satupun orang yang dapat menolong. Sedang orang yang sakaratul maut merasakan kesakitan yang luar biasa sakitnya.

Tak ada rasa sakit melebihi sakitnya ketika sakaratul maut. Bahkan para nabi dan para rasul pun merasakan perih dan sakitnya sakaratul maut. Dalam kitab at Tadzkirah , Imam Qurthubi menukil sejumlah riwayat yang menjelaskan tentang rasa sakit sakaratul maut yang juga dirasakan para nabi dan para rasul.

Misalnya saja nabi Ibrahim ketika ditanya Allah SWT tentang rasa sakit dicabutnya roh mengatakan bahwa rasanya seperti kain basah yang disetrika. 

وذكر المحاسبي في الرعاية : أن الله سبحانه قال لإبراهيم عليه السلام : يا خليلي كيف وجدت الموت؟ قال : كسفود محمي جعل في صوف رطب ثم جذب، قال : أما إنا قد هونا عليك 

Artinya: Al Muhasibi menyebutkan dalam kitab ar Ri'ayah: bahwa Allah SWT berkata kepada nabi Ibrahim Alaihissalam: "Wahai kekasihKu, bagaimana kamu merasakan mati? 

Jumat Berkah di Masjid Al-Barkah (22 Sept 23)

 Alhamdulillah.. Jumat Berkah di Masjid Al-Barkah.. Khususon Jumat Berkah dri Bu Santi yg akan melaksanakan Umroh besok ahad.. Semoga menjadi Pribadi yg lebih baik dan Mabrur... Aamiin ya robal Alamiin






Selasa, 15 Agustus 2023

Semarak HUT RI Ke 78 di Grumbul Al-Barkah



Tiga Keutamaan Istighfar


Dalam perjalanan hidup ini, ada saja kesalahan dan kekhilafan yang kita lakukan, baik disengaja maupun tidak disengaja. Untuk itu, kita harus senantiasa beristighfar pada Allah SWT seraya meminta ampun atas segala dosa dan menyesalinya serta bertekad untuk tidak mengulanginya di kemudian hari.

Ternyata hikmah dan keutamaan istighfar tidak hanya tentang pengampunan dosa, tetapi juga tentang hati yang tenang dan rezeki yang tidak disangka-sangka, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar dari setiap kesempitannya, kelapangan dari setiap kesedihannya, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.” (HR Abu Daud).

Dari hadis Rasulullah SAW tersebut dapat dipahami bahwa ada tiga keutamaan istighfar.