Minggu, 27 November 2016

Subhanallah ....Lamarannya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Menghafal Al-Quran, Inilah yang Terjadi Berikutnya!

Daud Dzal Aidi, begitulah nama lengkap pemuda tersebut, seperti sebuah nama nabi yang tercantum di dalam Al-Quran pada surat Shad [38] ayat 17, “Daud yang memiliki kekuatan”.
Orang tua Daud bukan seorang ulama, tapi kedua orang tuanya cinta terhadap ulama, nama anaknya itu pun adalah sebuah pemberian dari seorang ajengan yang alim dan hafizh di daerah Garut.

Minggu, 06 November 2016

SAYA HANYA MENGINJAK AL QUR'AN JAKARTA

Dosen yang terkenal liberal itu mulai berceramah. Namun, ia tidak langsung masuk ke mata kuliahnya. Ia justru berbicara tentang fenomena umat Islam yang menurutnya pemarah. Ada yang memprotes adzan, marah. Ada yang membakar Al Quran, marah. Ada yg melecehkan surat Al Maidah, marah. Padahal, menurutnya, yang dibakar itu hanya kertas. Sedangkan Al Quran yang sebenarnya ada di *_lauhul mahfudz_*. Tak bisa dibakar, tak bisa dilecehkan. _“Saya benar-benar heran dengan umat Islam. Terlalu lebay, menurut saya. Hanya karena ada yang menginjak mushaf Al Quran, mereka marah lalu ribuan orang menggelar demonstrasi di mana-mana. Padahal yang dibakar itu cuma kertas. Hanya media tempat menulis Al Quran. Al Quran aslinya ada di lauhul mahfuzh,”_ kata dosen itu. _“Saya pikir para mahasiswa harus dicerdaskan soal ini.”_ Ruang kuliah itu hening beberapa saat. Sebagian mahasiswa agaknya setuju dengan pemikiran sang dosen. Hingga kemudian, seorang mahasiswa yang dikenal cerdas mengacungkan tangan. _“Memang Al Quran itu, hakikatnya ada di lauhul mahfuzh,”_ katanya sambil berjalan mendekati dosen. _“Maaf, Pak. Boleh saya melihat makalah Bapak?”_ Wajah mahasiswa lainnya menegang. Mereka khawatir akan ada insiden yang tidak terduga antara mahasiswa yang dikenal sebagai aktifis dakwah itu dengan dosennya yang liberal. _“Makalah ini bagus Pak,”_ Wajah-wajah yang tadinya sempat tegang kini normal kembali. Namun itu hanya sesaat, karena setelah itu, mahasiwa tersebut melempar makalah ke lantai kemudian menginjaknya. _“Sayang sekali analisanya kurang komprehensif”_ Tak cukup menginjak. Ia ludahi makalah itu kemudian ia injak-injak lagi. Praktis makalah tersebut menjadi kotor dan rusak. Di dekatnya, sang dosen melotot. Mukanya merah padam. Kedua telapak tangannya menggenggam erat. _“Kurang ajar! Kamu menghina karya ilmiah saya. Kamu menghina pemikiran saya,”_ kata sang dosen sembari melayangkan tangannya ke arah mahasiswa. Namun, dengan cekatan mahasiswa itu menangkisnya. _“Marah ya Pak? Saya hanya menginjak kertas. Saya hanya meludahi kertas. Saya hanya melecehkan kertas. Saya tidak melecehkan pemikiran Bapak karena pemikiran Bapak ada di kepala Bapak. Saya kan tidak menginjak kepala Bapak. Saya pikir Bapak harus dicerdaskan soal ini.”_ Mendengar itu, sang dosen tak bisa berkata apa-apa lagi. Ia seperti mendapatkan serangan balik yang mematikan. Segera, buku-bukunya dikemasi dan ia meninggalkan ruang kuliah itu dengan muka merah padam. *Semoga tambah ilmu pengetahuan untuk kita semua* Mari jaga Al Quran, jangan sampai orang2 kafir melecehkannya!!

Filosofi Gula & Kopi ☕

Kasus 1
Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?

Gula lah yg disalahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit

Kasus 2
Jika kopi terlalu manis
Siapa yg disalahkan?

Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis

Kasus 3
Jika takaran kopi & gula balance
Siapa yg di puji...?

Tentu semua akan berkata...
Kopinya mantaaap

Kemana gula yg mempunyai andil
Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap

Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...

akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut..PENYAKIT GULA

BEGITUlah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang....
Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan...

IKHLASlah seperti GULA...
LARUTlah seperti GULA...

Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!

Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...

tapi untuk DIRASAkan..."

*"Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi tetaplah berbuat baik"*

Percakapan Obrolan Berakhir

Minggu, 16 Oktober 2016

*Hikayat Kisah Seekor Burung Pipit dan Cicak*

Dahulu saat Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrut datanglah burung pipit yg bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu diatas api yang membakar Nabi Ibrahim AS.
Cicak yg melihatnya tertawa.
Hai pipit...
Bodoh dan sia-sia yg kau lakukan itu.
Paruhmu yg kecil hanya bisa menghasilkan bbrp tetes air saja.
Manalah mungkin bisa memadamkan api itu.
Wahai cicak...
Memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yg besar itu.
Tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yg Allah cintai di dzalimi.
Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak.
Tapi Allah akan melihat di mana aku berpihak.
Cicak terus tertawa...
Dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yg membakar Nabi Ibrahim AS...
Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yg membakar Nabi Ibrahim AS...
Tapi Allah melihat di mana ia berpihak.
Hikayat ini terjadi skrg.
Saat Alquran dihinakan seorang kafir...
Saat Islam diinjak bahkan dinistakan.
Aku bertanya padamu sahabat.
Di mana kau berpihak..?
Sungguh memang pendapatmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah.
Tapi Allah akan mencatat di mana kau berpihak...
Semoga kita dipihak burung pipit.

Kamis, 13 Oktober 2016

*P E S A N* *untuk* *ANAK LAKI LAKI*

Penting Untuk Laki Laki Muslim Mohon Anak2 Kita Suruh Baca ini Utk Pengetahuan 👍👍🌺💐🌺👳🌺💐🌺

*P E S A N*
*untuk*
*ANAK LAKI LAKI*
Apabila Orang tua kita meninggal...........

Turunlah dalam liang kubur dan sambutlah jenazah Beliau........... !

Buka penutup keranda *(tempat usungan jenazah)*, angkat jenazah Ibu Ayah kita.

Biarkan kita yang memutarkan mayat Ibu Ayah kita menghadap ke Kiblat........ !

*Kita yang melakukan* !

Bukan hanya menyaksikan saja orang lain yang melakukan.

*Allahu Robbi*........

Terakhir kali ini Aku melihat ayah Ibu.........
🌹Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh Beliau.....

🌹Pegang perlahan-lahan badan ayah Ibu kita............

🌹Arahkan Beliau dengan baik-baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok ayah Ibu kita............

🌹Ayah ibu .........., terakhir kali inilah Aku melihat Mu.........😭

🌹Terlintas dalam hati kita sambil memegangnya…......

🌹Kenanglah pengorbanan ibu saat mengandung kita, saat terlahir tangannya lah yang mengelus lembut wajah kita

🌹Ingat sejak kita bayi, kitalah yang mengencingi wajahnya, kaki kitalah yang menendang nendang wajahnya, tapi ibu tetap tersenyum,..tangan yang penuh kelembutan yang menyuapi makanan ke mulut kita, tak rela sehelai nyamukpun menggigit tubuh kita, siang malam ditungguinya istirahat kurang tidurnya terganggu oleh kita... Sekarang tidur untuk selamanya

🌹Ingat hari pertama kita bisa berjalan, bisa bicara, hingga sampai besar tak jarang kita membentak bahkan memaki ibu bapak kita, tatapan kita yang sinis ucapan kita yang sering melukai ..........

🌹 kita bisa bersekolah kita bisa berpakaian yang layak tetapi dibalik itu ayah kita peras keringat banting tulang agar kita tidak dihina orang, ayah cari pinjaman uang kesana sini mengurangi makan menjual barang kesayangannya agar terpenuhi kebutuhan anaknya

🌹 Akankan kita rela sebagai anak ... Ayah ibu kita terhimpit tanah kubur, melolong menjerit diliang lahat menanti doa dari anak yang soleh soleha ??

🌹Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam Belia..
🌹Hari terakhir ini lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal Beliau kecuali hanya Doa :
*Ya Allah*............

*_Aku angkat tanganku Ya Allah_*..............

*_Aku ridho Kau ambil ayah Ibuku Ya Allah_*............

* Ayah Ibu yang mendidik membesarkan Aku_*.

*_Ya Allah hari ini Aku tinggalkan ayah Ibu Ya Allah_*.

*_Aku serahkan ayah Ibu atas urusan Mu belaka Ya Allah_*.............

*_Aku tengadahkan tanganku Ya Allah_*...........

*_Kami memohon dengan sangat Engkau ampunkan dosa-dosa ayah Ibuku,Ya Allah_*........ !

*_Kasihani ayah Ibuku Ya Allah_*!

*_Ya Allah luaskan dan lapangkan kuburnya, terangi dan cahayai kuburnya, bahagiakan dialam kuburnya jangan sedikitpun tersiksa aku titip orang tuaku ya Allah ...

*_Ya Allah jadikan setiap tetesan darahnya, keringatnya selama membesarkan aku menjadi saksi betapa beliau menyayangi aku..

*_Ya Allah sayangi Beliau dan masukan ke surgamu tanpa hisab Ya Allah_*...........

Maka akan beruntunglah ayah Ibu kita, apakah Allah akan menolak do'a itu......... ?

Allah SWT tak akan menolak do'a ikhlas yang datang dari seorang anak yang soleh soleha

Pesan ini bagi sahabat-sahabat yang selagi Ayah ibu masih hidup. Doakan mereka, sayangi mereka & hormati serta muliakan disisa umur mereka...... karena Ridho Alloh SWT adalah Ridhonya Orang tua.... Murka Alloh adalah Murkanya Orang tua....

Dan bagi Sahabat-sahabat yang Ayah ibu telah tiada, mari kita bersama-sama mendo’akan Beliau............ !

*Ada waktu kita pasti akan mengalaminya.... di pendam, diinjak2 dan di tinggalkan sendirian oleh orang di sekitar kita yg kita cintai..... Mudah2an pas giliran kita Allah SWT perintahkan malaikat Rahmatnya buat menemani kita....... Aaamiiiin*