Minggu, 28 Februari 2021

MENGHISAB DIRI DI DUNIA



🌴🌴🌴

Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata:

وإنما خف الحساب على قوم حاسبوا أنفسهم في الدنيا ، وإنما شق الحساب يوم القيامة على قوم أخذوا هذا الأمر من غير محاسبة

“Hisab menjadi ringan bagi orang yang menghisab dirinya di dunia. Dan hisab menjadi berat pada hari kiamat bagi orang yang melakukan urusan tanpa muhasabah..” (Hilyatul Auliya 2/157)

🌴🌴🌴

Muhasabah diri itu pada dua tempat:

⚉ Yang pertama : sebelum beramal.

Ia memeriksa apakah amalnya sesuai syariat atau tidak. Jika sesuai, apakah ia ikhlas atau mengharapkan selain Allah ‘Azza wajalla..

⚉ Yang kedua : adalah setelah beramal.

Bila amal kebaikan ia muhasabah adakah kekurangan yang terjadi padanya..?

🌴🌴🌴

Bila amal keburukan maka ia segera bertaubat dengan taubat nasuha dan membalasnya dengan amal salih..

🌴🌴🌴

Bila amal yang mubah ia mempertanyakan tentang sebab ia berbuat demikian. Mengapa ia melakukan perbuatan tersebut. Kemudian ia melihat bagaimana pengaruhnya untuk keimanan dan ketaatannya..

===🌴🌴🌴🌴======

PADA AKHIRNYA SEMUANYA BERAKHIR SAMA


 

SAAT USIA 50-AN.... "CANTIK DAN JELEK, SAMA SAJA".

(Tak ada yang melirik lagi).

SAAT USIA 60-AN...  "PENDIDIKAN TINGGI DAN PENDIDIKAN RENDAH, POSISI TINGGI DAN POSISI RENDAH, SAMA SAJA".

(Sudah Pensiun, tak ada lagi Boss atau Bawahan).

SAAT USIA 70-an... "RUMAH BESAR DAN RUMAH KECIL, SAMA SAJA". (Sudah tidak lincah, hanya butuh ruang kecil untuk bisa duduk).

SAAT USIA 80-an (kalau masih hidup) 

"PUNYA UANG DAN TIDAK PUNYA UANG, SAMA SAJA". (Saat itu uang tak lagi bisa membeli steak/rendang/kikil yang lezat, dan tak bisa lagi travel jauh2).

SAAT USIA 90-an... "TIDUR DAN BANGUN, SAMA SAJA",

(Karena setelah bangun, tetap tidak tahu apa yg akan dilakukan).

SAAT AJAL TIBA. "KAYA DAN MISKIN, SAMA SAJA".

(Kita hanya akan dikubur;  orang-orang akan menangisi kita kemudian melupakan kita, karena mereka sudah dipenuhi oleh persoalan hidupnya masing-masing).

Oleh karena itu, semasa hidup, _*JANGAN SOMBONG*_ atas apa yg dimiliki, karena semua akan _*BERAKHIR SAMA*_. Jangan habiskan waktu mencari uang sampai lupa membantu yang membutuhkan dan berbagi waktu dengan orang-orang tercinta dan orang-orang yang merindukan bantuan.

Selalu _*BERBUAT BAIKLAH*_ sampai akhir hayat, karena pada akhirnya semua tak akan membawa apa-apa, hanya *AMAL yang akan mengikutimu dan KEBAJIKAN* yang akan dikenang. 


*Semoga bermanfaat.....☝️🤝🤝*

Senin, 22 Februari 2021

SANG GULA



🍃 BBG AL ILMU🍃

🌴🌴🌴

Beliau bernama Imam Muhammad bin Maimun Abu Hamzah, sang gula.

Mengapa beliau dijuluki dengan “sang gula”??

🌴🌴🌴

Mari kita simak keterangan Imam Adz Dzahabi:

“Beliau bukanlah seorang penjual gula, akan tetapi dinamakan as sukkari (sang gula) karena manisnya tutur kata beliau.”

(Siyar A’laamin Nubalaa’ 7/386)

🌴🌴🌴

Benar memang, saat telinga ini disapa dengan rangkaian kata yang penuh dengan kesantunan dan kelembutan, maka akan terasa manis di dalam jiwa, rasa yang lebih manis dari gula dan madu.

Bukankah sesendok gula yang disajikan dengan umpatan dan cacian akan terasa pahit di dalam hati?!

“Kata-kata yang baik adalah sebuah sedekah.”

Sabda Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam Shahih Bukhari dan Muslim.

🌴🌴🌴

Rasanya tidak berkebihan jika kita berharap lahirnya “sang gula – sang gula” berikutnya untuk menghiasi layar kehidupan keluarga, pergaulan, dunia dakwah dan SOSMED kita.


(Terinspirasi oleh Faidah Syaikh Shalih bin ‘Abdil ‘Aziz As Sindi)


Muhammad Nuzul Dzikri,  حفظه الله تعالى


======🌴🌴🌴🌴🌴======

Minggu, 21 Februari 2021

MERENUNGI KEHIDUPAN DUNIA

 


🌴🌴🌴

Hidup di dunia bagaikan kapal yang berlayar di atas lautan.. 

Kapal itu dapat berlayar bila ia tidak dipenuhi air laut..

Bila dipenuhi air laut maka akan tenggelam..

🌴🌴🌴

Demikian pula hidup di dunia..

Kita akan dapat berlayar menuju akherat..

Bila hati tak dipenuhi cinta dunia..

Namun bila hati dipenuhi cinta dunia..

Ia akan karam dan terombang ambing dalam lautan syahwat dan hawa nafsu..


=======🌴🌴🌴🌴🌴=======

UTUSAN SETAN



🌴🌴🌴

عن الفضل بن أبي عياش قال : كنت جالسًا مع وهب بن منبه ، فأتاه رجل، فقال : إني مررت بفلان وهو يشتمك. فغضب، فقال: ما وجد الشيطان رسولًا غيرك؟ فما برحت من عنده حتى جاءه ذلك الرجل الشاتم، فسلم على وهب، فرد عليه، ومد يده، وصافحه، وأجلسه إلى جنبه .

Dari Al Fadhl bin Abi Ayyasy berkata, “Aku duduk bersama Wahb Bin Munabbih. lalu ada seorang Laki laki datang. Ia berkata, “Sesungguhnya aku melewati si fulan dan ia mencaci maki kamu.”

🌴🌴🌴

Maka Wahb marah dan berkata, “Apakah setan tidak menemukan utusan selain kamu..?”

🌴🌴🌴

Tak lama orang yang mencaci itu datang dan mengucapkan Salam kepada Wahb. Maka wahb membalas salamnya, menyambutnya dan menyalaminya serta mendudukkannya di sampingnya..”

(Sifatushofwah 1/457)

🌴🌴🌴

Kalau kita..

Mungkin marah dan balas mencacinya..


======🌴🌴🌴🌴🌴======