Minggu, 30 Desember 2018

SKENARIO ALLAH MEMANG INDAH..

Terkadang kita selalu berpikir, mengapa seringkali terjadi hal-hal yang tak sesuai dengan harapan kita.
Plot cerita yang telah dirancang sebelumnya seringkali tidak berjalan mulus dikarenakan hadirnya hal-hal di luar kendali kita.
Tak jarang diri ini tak kuasa menahan emosi yang muncul.
Tapi di situlah letak nikmat dari ujian-Nya.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui ,” (Qs. Al-Baqarah : 216)
Berbahagialah menjadi seorang Muslim... 
Di saat cobaan datang bertubi-tubi, seorang Muslim diajarkan bagaimana mengelola hati sehingga hatinya tetap sabar dan yakin akan hadirnya sentuhan hangat tangan Sang Khalik.

“Barang siapa yang tidak ridha terhadap ketentuan-Ku, dan tidak sabar atas musibah dari-Ku, maka carilah Tuhan selain Aku.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Di saat nikmat turun dari langit, seorang Muslim diajarkan bagaimana menata hati sehingga hatinya senantiasa bersyukur dan menepis jauh kemungkinan munculnya dengki.
Jika kita yakin bahwa semua skenario ini telah dirancang dengan rapi oleh Sang Sutradara Alam Semesta, maka tak perlu takut..
Tersenyumlah...
Jika kita tahu bahwa Sang Khalik tak akan pernah menzhalimi hamba-hamba-Nya, maka tak usah gelisah...
Tersenyumlah...
Jika kita faham bahwa hanya Sang Allah yang mengetahui apa yang baik untuk kita, maka tak perlu risau...
Tersenyumlah...
Jika kita mengerti bahwa skenario Allah itu adalah skenario yang paling indah, maka tak usah gundah...
Tersenyumlah..
Ketika Allah sedang menyulam kehidupan hamba-Nya, tak perlu Allah mengungkap rencana-Nya, karena Allah ingin semua itu akan terasa indah pada waktunya.
Allah ingin melihat hamba-Nya gigih dalam menjalani prosesnya.
Allah ingin melihat hamba-Nya bercucuran air mata, bersimpuh di malam hari menghadap-Nya.
Allah ingin melihat tegarnya dada hamba-Nya, bersabar dalam menerima cobaan-Nya.
Allah ingin melihat senyum dan ucapan syukur keluar dari mulut hamba-Nya tatkala Allah merealisasikan doa hamba-Nya dan rencana terbaik-Nya.
Ruang lingkup penglihatan Allah sangat sangat jauh bila dibandingkan dengan ruang lingkup penglihatan hamba-Nya.
Ibarat seseorang yang melihat dari dalam lubang, dan seorang yang lain melihat dari atas menara. Maka, seseorang yang melihat dari atas menara jangkauan pandangannya akan lebih luas dari jangkauan pandangan seseorang yang melihat dari lubang.
Oleh karena itu...
wajar jika banyak keputusan Allah yang berbeda dari keinginan kita. Karena Allah melihat dari sudut pandang yang luas.

Mempertimbangkan berbagai macam pertimbangan, merencanakan sesuatu dari data yang lebih lengkap.
Tak pantas bila kita menyalahkan skenario yang Allah buat...
Allah telah merancang skenario yang sempurna.
Terkadang Allah menyembunyikan mutiara yang indah di balik sebuah kotak yang terlihat kusam.
Kita tak bisa dengan mudahnya menyalahkan setiap kejadian buruk di hadapan, karena siapa tahu kejadian yang indah sedang menunggu selangkah dua langkah di depan kejadian buruk yang menimpa kita itu.
Semua pasti akan indah pada waktunya...
Seringkali selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah..
“Allah, apa yang engkau lakukan?”
IA menjawab, “menyulam kehidupanmu”.
Dan aku menjawab : 
“tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semua memakai warna yang cerah?”

Kemudian Allah menjawab :
“Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga akan menyelesaikan pekerjaan-Ku. Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke syurga dan mendudukkanmu di pangkuan-Ku, dan kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku”

Skenario Allah memang indah...
Salam persaudaraan

Mabit Anak2 Remaja Forkarisma












Mabit Anak2 Remaja Forkarisma Tanggal 29-31 Desember 2018 Mulai Ba'da Isya sampai Waktu Dhuha, 
Insya Alloh banyak ilmu yg di dapat

Mahkota

🧕🌹 Ku awali pagi ini dgn "Bismillahiirramanirahim
*1. Mahkota Dzikir 
Laa ilaaha illAllahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku wallahul hamdu wahuwa 'alaa kulli sya'in qadiir.

*2. Mahkota Tasbih 
Subhanallah wabihamdihi 'adada khalqihii waridha nafsihii wa zinata 'arsyihii wa midaada kalimaatihi

*3. Mahkota Doa 
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wafil 'aakhirati hasanatau waqinaa 'adzaa bannaar

*4. Mahkota Istighfar 
Allahumma Anta rabbii Laa ilaaha illaa anta, khalaktani wa anaa abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wawa'dika mas tatha'tu, a' uudzubika min
syarri maa shana'tu, wa abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u bidzanmbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirufz
dzunuuba illaa anta.

*5. Mahkota Perlindungan 
Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil Ardhi walaa fis-samaa-i wahuwas samii'ul 'aliim.

*6. Mahkota Pelepas Bencana 
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadzh-dzhalimiin.

*7. Mahkota Penenang Hati 
Laa haula walau quwwata illaa bilaahil 'aliyyil 'adzhiim.

_Saudaraku..._
-Jadikanlah Mahkota-mahkota ini menghiasi kepala dan membasahi Lisan kita.

*🌾Bulir Ibrah dan Hikmah🌾*

Dinukil dan diselia dari 
_*"Akhirat adalah Negeri Kejutan"*_
Salim A. Fillah, 11 Desember 2018

***
Akhirat adalah negeri kejutan. Banyak ucap yang diremehkan ternyata dosa mencelakakan. Banyak amal dibanggakan ternyata sedebu berhamburan.
Akhirat adalah negeri kejutan. Banyak dosa yang menghantui ternyata paling diampuni. Banyak amal ringan dan terlupakan ternyata menyelamatkan.
Akhirat adalah negeri kejutan. Banyak kekasih yang dimesrai ternyata musuh bebuyutan. Banyak saudara yang tersisih ternyata setia mendoakan.
Akhirat adalah negeri kejutan. Yang tertabir dibuka, yang terkarunia ditanya, yang terlaku dihisab, yang terjadi diadili.
Akhirat adalah negeri kejutan. Ke sanalah diri kita kan digiring pergi. Maka di dunia yang kita perjalani, semoga Allah kuatkan diri untuk menambah bekal, mengurangi beban, memperbanyak pembela, menyedikitkan pendakwa.
***